Diskusi Penelitian tentang Puella Magi Madoka Magica

Discussion in 'Obrolan Otaku' started by Dejiko, 27 August 2013.

  1. Dejiko

    Dejiko 6 years old Staff Member

    2.326
    547
    253
    Pembukaan
    [​IMG]
    Ini adalah sebuah review yang saya buat setelah menonton PM3. Ada penilaian tersendiri yang membuat saya berpikir kalau PM3 itu worth untuk saya review. Di samping itu saya pun ingin menyampaikan beberapa buah pemikiran setelah saya menonton acaranya. Saya hanya menonton series dan movienya. Di tambah baru2 ini saya mendengar drama CD-nya yang berisi tambahan dan penjelas cerita dari versi seriesnya. Kalau manganya sendiri saya belum baca karena saya tidak terlalu suka baca manga online. Kalau di tanya apa dasar PM3 cukup worth untuk saya review? Mungkin inti dasarnya karena ceritanya sesuai dengan selera saya. Saya suka cerita yang unik, yang nggak banyak orang bisa pakai atau tiru. Well, PM3 adalah salah satunya. Perlu diingat yang saya tulis di bawah mengandung sangat banyak spoiler. Selain itu mungkin akan sulit buat kalian mengerti jika belum menonton hingga tamat Anime Series PM3 minimal sekali.

    Mahou Shoujo
    Keunikan dari PM3 adalah jalan ceritanya. Mereka memakai mahou shoujo sebagai plot dan type. Tapi mahou shoujo yang satu ini lain daripada yang lain. Dimana-mana kita tahu kalau tokoh-tokoh mahou shoujo dalam cerita apapun dan serial apapun pasti memerangi kejahatan. Entah itu melawan iblis yang tujuannya menguasai dunia atau apa, terserah. Pokoknya seperti itu yang umum terjadi. Menakhlukan iblis jahat demi menjaga perdamaian bumi, cinta, kebenaran, atau apalah itu. Sekilas PM3 juga sama. Mereka berubah, mereka melawan Majo (witch/penyihir) dan mengalahkan mereka agar tidak memakan manusia sebagai korban pengaruhnya. Yang berbeda adalah tidak semua Mahou Shoujo di PM3 melakukan hal tersebut untuk kebaikan. Walau memang Mami melakukannya untuk hal tersebut. Madoka dan Sayaka melakukan hal yang sama seperti Mami karena mereka dituntun oleh Mami. Kyouko awalnya juga melakukan hal yang sama (dan itupun atas ajakan Mami). Tapi setelah kematian ayahnya, ia mulai menyadari bahwa tidak ada gunanya melakukan sesuatu untuk orang lain. Ia mulai sadar bahwa berkorban kebaikan untuk orang lain hanya akan memberi penyesalan pada diri sendiri. Majo memangsa manusia, Mahou Shoujo memangsa Majo. Itulah yang ia pelajari (makan memakan akan saya perjelas di bawah)

    Bagi banyak orang hal ini mungkin memang tidak benar. Saya pun tidak bisa membantahnya. Namun konsep cerita menjelaskan demikian. Saya juga tidak membantah kalau dalam beberapa kasus kebaikan pada orang lain bisa berarti penyesalan untuk diri sendiri. Dan itu bukan hanya terjadi pada Kyouko. Sayaka yang mengharapkan kesembuhan atas Kyousuke juga merasakan demikian. Pada awalnya ia berpikir optimis bahwa apa yang akan ia korbankan dengan apa yang menjadi harapannya (kesembuhan Kyousuke) itu sepadan. Ia berkata pada Madoka dan Kyouko bahwa ia tidak menyesal menjadi Mahou Shoujo. Namun tetap saja itu cuma awalnya saja. Pada akhirnya ia tetap merasakan penyesalan ketika tahu Hitomi (sahabat Madoka dan Sayaka) menyimpan perasaan pada Kyousuke dan akhirnya berpacaran dengannya.

    Di titik ini, setelah melihat yang dialami Sayaka dan Kyouko, mungkin beberapa penonton sudah berpikir akan benarnya berkorban untuk orang lain itu merugikan. Harapan bisa berubah menjadi bumerang yang menyerang pemiliknya kembali. Tetapi menurut saya bukan hal itu yang ingin diperlihatkan dari cerita PM3. Karena pada akhirnya Madoka memberi permohonan untuk keselamatan orang lain (untuk harapan madoka akan saya bahas nanti). Yang bisa kita petik dari PM3 adalah kenyataan mungkin tidak selalu sesuai dengan yang kita harapkan. Tetapi kunci utama tetaplah tidak menyerah sampai akhir. Karena jika kau menyerah habislah sudah. ^^

    Konsep jalan cerita
    [​IMG]
    Sekarang pembahasan baru, yaitu soal konsep jalan cerita. Pada kebanyakan Mahou Shoujo di cerita lain, mereka memiliki sumber kekuatan sihir dalam diri mereka. Seolah-olah mana mereka terisi bersama dengan energi fisik mereka. Seperti ketika makan, tidur, mandi, dan lain sebagainya. Tapi PM3 berbeda. Mereka tidak bisa memakai sihir mereka sembarangan. Walaupu dengan kekuatan sihir, mereka mampu mengeluarkan kekuatan luar biasa, jumlah kekuatan sihir mereka tetap terbatas. Memudarnya warna Soul Gem yang mereka miliki akan membuatnya menjadi Grief Seed yang mengeluarkan Majo. Satu-satunya jalan hidup adalah untuk bertarung. Namun mereka tidak membunuh sembarangan. Mereka membutuhkan Grief Seed agar Soul Gem tetap cerah. Familiar tidak mengeluarkan Grief Seed. Ia harus memakan beberapa korbam manusia dulu sebelum akhirnya menjadi Majo. Menurut saya konsep ini sangatlah menarik terlepas dari berbagai konflik yang juga terjadi dalam cerita. Jika kau menjadi Mahou Shoujo cuma karena ingin menjadi pembela kebenaran, kemudian memilih menghabisi setiap familiar yang kau temui, mungkin kau hanya akan mati kehabisan cahaya Soul Gem sebelum akhirnya bertemu dengan Majo (kembali ke poin awal lagi). Walaupun sepertinya hal itu belum pernah terjadi pada Mami.

    Soul Gem
    [​IMG]
    Mengenai Soul Gem, awalnya benda ini dianggap sebagai benda yang membuat mereka berubah menjadi Mahou Shoujo. Selain itu benda ini dianggap sebagai tempat penyimpanan kekuatan sihir mereka dan juga bisa jadi detector pencari Majo. Semakin cerah Soul Gem, berarti semakin banyak kekuatan sihir yang mereka miliki. Tapi ternyata tidak. Soul Gem lebih dari itu. Saya awalnya berpikir, apa yang akan terjadi jika Soul Gem itu hancur? Apa mereka tidak akan bisa berubah lagi? Atau mereka akan mati? Awalnya saya berpikir mungkin tidak akan terjadi apa-apa pada mereka. Lalu bagaimana dengan Soul Gem yang telah menghitam? Ternyata Soul Gem yang menghitam berubah menjadi Grief Seed, lalu melahirkan Majo. Soul Gem seperti artinya, yaitu batu jiwa. Jadi jiwa dikeluarkan lalu dibentuk sebuah wujud agar dapat mengeluarkan potensi maksimalnya. Tubuh hanyalah mediator dari Soul Gem tersebut. Dan bukan hanya Soul Gem, saya pun yakin Grief Seed juga dibuat oleh jiwa. Majo atau familiar memakan manusia dengan membawa mereka pada tindakan bunuh diri dan berbagai kematian lainnya. Lalu mereka memakan jiwa dari korban-korbannya. Familiar yang memakan cukup banyak jiwa akan menjadi Majo. Ketika Majo dibunuh, ia mengeluarkan Grief Seed. Grief Seed digunakan Maho Shoujo untuk menghindari Soul Gem berubah menjadi Grief Seed. Dan terakhir Incubator menggunakan Grief Seed yang sudah kosong sebagai sumber energi. Itulah rantai makanan yang terjadi.

    Kyubey :
    Alasan Kyubey menjadikan Soul Gem sebagai wadah jiwa pengganti tubuh adalah karena ia yakin manusia takkan mampu bertarung dengan baik jika menggunakan tubuh yang mereka miliki sekarang. Ia berpikir akan lebih praktis jika memindahkan jiwa keluar dari tubuh. Sehingga ketika nanti bertarung lalu terluka parah, mereka dapat menyembuhkannya menggunakan sihir tanpa mentoleransi rasa sakit. Nah sekarang saya berpikir, jika Soul Gem adalah jiwa asli dan tubuh hanyalah mediator, itu artinya Mami tidak benar-benar mati. Hanya kepalanya saja yang terpenggal tetapi Soul Gemnya masih tidak apa-apa. Lalu dimana dia sekarang? Terkurung di dalam dunia Majo? Tidak mungkin. Karena dunia paralelnya akan menghilang ketika Majo dikalahkan bersama dengan keluarnya semua manusia di dalamnya. Apakah ini murni kesalahan pengarang cerita?

    Edit:
    Berdasarkan sebuah sumber, karena soul gem mami terletak di kepala sebagai penjepit rambut, maka tertelannya kepala Mami juga membuat soul gem nya tertelan. Dan kejadian tesebut yang telah membunuh Mami.

    Trigger
    Dan sekarang saya ingin membahas trigger dalam cerita PM3. Kita semua tahu kalau ada 5 orang Mahou Shoujo di dalam cerita. Namun terkadang kita tidak sadar kalau kelima orang ini bisa berkumpul atas suatu event-event tertentu. Permainan waktu yang dilakukan Homura membuat sang pengarang harus memikirkan matang-matang tentang trigger. Contohnya jika Homura tidak menjadi Mahou Shoujo, maka sampai akhirnya Walpurgist Night(Walpurgistnacht) muncul hanya Madoka dan Mami yang menjadi Mahou Shoujo. Dan jika hanya mereka berdua yang menjadi Mahou Shoujo, maka mereka akan mati ketika melawan Walpurgist Night. Ketika Homura menjadi Mahou Shoujo namun belum mengetahui rahasia Kyubey, maka sampai akhir mereka bertiga akan menghadapi Walpurgist Night. Di sini saya kurang tahu apakah mereka bertiga menang atau tidak. Tetapi yang bisa saya analisis adalah, kematian Mami tidak terhindarkan ketika melawan Walpurgist Night. Madoka menggunakan seluruh kekuatannya dan mengubah dirinya menjadi Majo. Di garis waktu ini Homura telah mengetahui rahasia Kyubey. Ia kembali ke masa lalu dan memburu Kyubey.

    Dan ini adalah analisis saya. Madoka menjadi Mahou Shoujo sekitar seminggu sebelum Homura pertama kali masuk sekolah. Jika Homura bangun lebih awal dan membunuh Kyubey, maka ia dapat mencegah Madoka menjadi Mahou Shoujo di titik ini. Namun Homura masih gadis polos berkacamata saat ini. Tindakannya masih didasari keragu-raguan. Bahkan ia tidak berani mengatakan secara langsung bahwa Kyubey menipu mereka. Kemudian Kyubey kedua (Kyubey pertama telah dibunuh Homura) muncul ketika Madoka dan Sayaka sedang berada di toko musik. Pertemuan Madoka dan Sayaka dengan Kyubey kedua di toko musik memicu pertemuan mereka dengan Mami. Dengan begini, kedepannya Madoka dan Sayaka akan menjadi Mahou Shoujo. Intinya, kemunculan Kyubey kedua akan memicu Sayaka menjadi Mahou Shoujo. Lalu mengenai kemunculan Kyouko, Kyouko akan muncul jika Mami mati. Seandainya Mami masih hidup, mereka mungkin akan bertarung atau Kyouko akan pergi tanpa perlawanan. Namun jika Mami masih hidup, Sayaka menjadi Mahou Shoujo, maka Kyouko akan mengakrabkan diri dengan Sayaka walaupun sebenarnya Sayaka tidak menyukainya dan menganggapnya seperti musuh. Lalu jika Sayaka menjadi Mahou Shoujo, maka kematiannya berubah menjadi Majo tidak terhindarkan. Tidak peduli apakah Mami masih hidup atau tidak. Semua terjadi karena penyesalannya atas permohonan yang ia buat. Jika Mami mati terbunuh Majo boneka (yang memakan kepalanya), hal itu akan menambah stress yang ia miliki. Mengenai kematian Mami dengan Majo boneka, Mami akan mati jika bertarung sendiri. Namun seandainya Madoka menjadi Mahou Shoujo lebih awal atau Mami bertarung berdua bersama Homura, maka kematiannya di sini akan terhindarkan. Jika Homura masih menjadi gadis polos berkacamata di saat Mami melawan Majo boneka, walaupun Madoka belum menjadi Mahou Shoujo, Mami akan mengizinkannya bertarung bersama dirinya. Namun jika Homura telah menjadi gadis dingin dan berperan antagonis, Mami akan mengikatnya dengan pita di pintu masuk dan ia akan bertarung sendirian. Dan kita tahu hal itu memicu kematian Mami. Jika Mami masih hidup setelah melawan Majo boneka, Madoka dan Sayaka belum menjadi Mahou Shoujo, maka Madoka akan menjadi Mahou Shoujo sesuai janjinya kepada Mami (walau hanya dengan permohonan kue yang besar). Intinya hidup matinya Mami di titik ini, akan memicu Madoka menjadi Mahou Shoujo atau tidak. Jika Mami masih hidup, Madoka dan Sayaka menjadi Mahou Shoujo, Kyouko datang ke kota Mitakihara dan bertarung dengan Sayaka, maka mereka akan tahu rahasia asli dari Soul Gem. Hal ini juga memicu stress pada Sayaka. Setelah Sayaka menjadi Majo, Mami akan mencoba membunuh semua Mahou Shoujo yang lain. Mami akan membunuh Kyouko, namun Mami tidak berhasil membunuh Homura karena Madoka lebih dulu membunuhnya.

    Cukup paham mengenai peraturan triggernya?

    Wish
    [​IMG]
    Sekarang mengenai wish. Kyubey menjelaskan kalau apapun yang kau jadikan harapan sebagai alasan menjadi Mahou Shoujo, maka hal itu dapat menjadi kekuatanmu. Contoh yang jelas adalah Sayaka. Karena ia mengharapkan kesembuhan (pada Kyousuke), maka ia mendapat kemampuan tambahan yaitu penyembuhan cepat. Lalu Mami mengharap pertolongan/keselamatan pada dirinya ketika kecelakaan. Mami mendapat kemampuan tambahan berupa pita. Analisis saya mungkin karena permohonan untuk diselamatkan berarti berharap agar tetap hidup. Jika berharap untuk tetap hidup artinya berharap agar tetap terikat di dunia ini. Yah, itu mungkin satu-satunya pemikiran logis yang bisa saya pikirkan (walaupun saya masih berpikir ini kurang nyambung). Kyouko berharap agar orang-orang mempercayai ajaran ayahnya. Atas harapannya itu, pengikut ayahnya semakin banyak Maka dari itu ia mendapat kekuatan tambahan berupa replication atau jurus menggandakan diri (diberi nama “Rosso Phantasma” oleh Mami pada drama CD 3). Homura mendapat kekuatan mengendalikan waktu karena permohonannya untuk mengembalikan waktu pertemuannya dengan Madoka sehingga dia bisa mengubah takdirnya. Saya rasa itu cukup jelas.

    Namun berbeda dengan kasus Madoka. Saya sangat yakin ia membuat permohonan yang berbeda-beda karena ada banyak pemicu yang mempengaruhi waktu perubahannya menjadi Mahou Shoujo. Seperti yang dijelaskan di Drama CD 1, Madoka berharap agar kucing yang ia temui di jalan (bernama Amy) dapat terselamatkan. Tetapi itu terjadi tanpa adanya campur tangan Homura dan saya yakin Madoka menjadi Mahou Shoujo ketika bertemu Kyubey yang pertama. Jika Homura membunuh Kyubey pertama dan mencegah perubahan Madoka beberapa hari, maka ia akan berubah menjadi Mahou Shoujo dengan harapan sebuah kue besar. Dan masih ada permohonan lain ketika Madoka berubah menjadi Mahou Shoujo tepat saat kemunculan Walpurgist Night. (dalam suatu garis waktu, Madoka berubah menjadi Mahou Shoujo dan mengalahkan Walpurgist Night dengan satu serangan. Namun malah memicunya berubah menjadi Majo yang jauh lebih kuat).

    Lalu apa yang menjadi permohonan terakhir Madoka? Permohonan Madoka mulai terlihat pada episode 12 dalam series.

    Madoka :
    Setelah itu apa yang terjadi? Yang sebagian besar orang paham adalah Madoka menjadi (semacam) dewi. Kemudian tatanan dunia berubah. Semua Majo digantikan oleh hantu yang serupa. Tetapi saya akan membahasnya lebih lengkap menurut sudut pandang saya.

    “I wish to erase all witches before they are born. All witches in all the universes, both past and future... With my own hands! I don’t care what I become”. Itu artinya Madoka menghapus keberadaan Majo dari dunia. Namun tidak benar-benar menghilangkan mereka. Mereka tetap ada namun berada di dunia yang berbeda dari dunia manusia. Mungkin di dunia yang diciptakan Madoka dan di dalam sana Madoka memerangi mereka semua (yang digambarkan lebih besar daripada bumi). Kenapa tidak langsung berharap menghilangkan keberadaan Majo? Karena jika ia berharap seperti itu, hubungan timbal balik antara incubator dan manusia dapat ikut terputus. Dan akhirnya manusia akan tetap tidur di gua hingga sekarang. Harapan ini juga yang membuat menghilangnya keberadaan Madoka dari dunia. Tidak ada yang ingat kalau Madoka pernah ada di dunia ini, kecuali Homura. Penyebab hanya Homura yang ingat mengenai Madoka mungkin karena ia menjadi satu-satunya saksi deklarasi Madoka sekaligus hanya dia yang ingat tentang dunia yang lama. Mungkin juga karena dia telah melewati banyak dimensi dunia. Tetapi saya kurang yakin karena di dunia yang baru, ia tidak menjadi pengendali waktu lagi dan kekuatannya bukan lagi mengendalikan waktu. Atau mungkin juga karena ketika ia dikembalikan ke dunia baru, ia membawa pita yang dipakai Madoka.

    “All those who have fought against witches, who believe in hope as magical girls... I don’t want to see them cry. I want them to be smiling to be very end.”. Madoka memberitahu seluruh mahou Shoujo yang ada di masa lalu dan masa yang akan datang bahwa tidak ada yang salah bertarung demi sebuah harapan. Ia tidak ingin semua doa mereka berakhir dengan keputus-asaan. Madoka mengorbankan dirinya sendiri untuk menanggung seluruh kutukan yang dimiliki Mahou Shoujo. Pesan tersebut berdengung kepada seluruh Mahou Shoujo yang dilanda keputus-asaan

    “If any rule or law stands in the way of that... I will destory it. I will rewrite it. That is my prayer. That is my wish.” Ini adalah permohonan Madoka yang mengharapkan perubahan hukum tatanan dunia. Pada awalnya Soul Gem yang memudar akan melahirkan Grief Seed. Namun sekarang, Soul Gem yang memudar akan hancur dan pemiliknya akan menghilang dari dunia. Majo yang awalnya mereka lawan, telah berganti menjadi Wraith yang terlahir dari kutukan-kutukan yang berasal dari emosi manusia. Sambil para Mahou Shoujo menghabisi hantu tersebut, mereka juga memanen sumber energi yang dipakai oleh incubator. Kurang lebih seperti itu hukum dunia baru yang berasal dari harapan Madoka.

    Lalu apa yang menyebabkan Homura yang awalnya memiliki kekuatan mengendalikan putaran waktu berubah menjadi pemegang panah seperti Madoka? Mungkin orang-orang berpikir bahwa itu pemberian Madoka. Tetapi saya pikir tidak sesederhana itu. Dalam analisis saya terdapat jawaban yang mungkin lebih bisa saya yakini. Homura mendapat kekuatan mengendalikan waktu karena permohonannya untuk mengulang kembali pertemuannya dengan Madoka. Jika di dunia ini Madoka sudah tidak ada, maka tidak ada alasan untuk Homura mengharapakan hal demikian. Lalu kenapa ia dapat panah? Saya berpikir mungkin Homura memberikan harapan yang sama seperti Madoka. Maka dari itu ia mendapat kekuatan yang serupa dengan Madoka. Dan menurut pendapat saya, Homura mengharapkan keselamatan Amy (kucing Madoka) karena itulah permohonan pertama Madoka ketika menjadi Mahou Shoujo. Hal ini juga berkaitan ketika Madoka berbicara berdua dengan Homura ketika baru pulang dari rumah Mami. Madoka meminta jika terjadi apa-apa padanya, ia harap Homura mau menjaga Amy untuknya.

    Penutup
    [​IMG]
    Sebagian besar pernyataan yang saya tuliskan berdasar dari analisis dan buah pikiran. Namun ada juga informasi yang saya dapatkan ketika browsing di internet. Satu2nya sumber yang saya pakai adalah versi Series, Movie, dan Drama CD. Jadi jika ada di antara kalian yang memiliki informasi yang lebih benar atau sebuah pemikiran yang kalian temukan sendiri, saya harap anda mau membaginya bersama saya. Saya membuat tulisan ini seharian dengan mengumpulkan informasi selama beberapa hari. Walaupun memang PM3 adalah anime yang telah rilis beberapa tahun silam, tetapi tidak ada salahnya kita membahasnya lagi. Mengetahui Movie 3-nya akan keluar oktober tahun ini di bioskop jepang =))

    Bisa jadi bakal ada hal yang bakal saya tambah lagi. (Atau mungkin juga tidak ^_^)
     
    Last edited: 18 September 2013
  2. Dejiko

    Dejiko 6 years old Staff Member

    2.326
    547
    253
    Penelitian Puella Magi Madoka Magika -part 2-

    Jika kemarin saya membahas tentang MadoMagi berdasarkan cerita series, movie 1-2 (yang tidak jauh beda dengan series) dan drama CD, maka part 2 akan saya khususkan membahas movie 3 nya yang berjudul The Rebellion Story atau yang berarti Cerita Pemberontakan. Perlu diingatkan sekali lagi bahwa tulisan di bawah ini mengandung banyak spoiler dan mungkin kau tidak akan paham jika belum menonton anime dan movie 3 nya minimal sekali.

    Pertama-tama, saya ingin membuka topik ini dengan sebuah ringkasan cerita, bersama dengan impresi atau tanggapan saya terlebih dahulu. Bisa dibilang ini cuma sekedar kilas balik walaupun mungkin akan ada sedikit penjelasan alur cerita.

    [​IMG]
    Cerita diawali dengan penawaran kontrak dari kyuubey dan MC yang dilakukan oleh hachikuji mayoi dari monogatari series pertarungan Madoka, Sayaka, Kyoko, dan Mami melawan Nightmare. Sekilas mungkin kau akan mengira mereka melawan Witch. Tapi tidak. Di ‘sini’ mereka menyebutnya Nightmare. Monster yang terlahir dari mimpi buruk seseorang. Setelah itu adegan berganti dengan memperlihatkan Madoka yang baru bangun tidur. Setting, suasana, dan pemandangan yang tidak asing. Sama persis seperti pembukaan series/movie, dimana setelah bangun, Madoka membangunkan ibunya, ngobrol dengannya di toilet, sarapan pagi, dan terakhir berangkat sekolah. Hal ini memberi saya kesan “Apakah ini sudah menjadi tradisi?”. Satu-satunya yang berbeda adalah Madoka telah bertemu Kyubey dan telah memakai cincin Soul Gem yang membuktikan bahwa dirinya adalah Mahou Shoujo. Sedikit banyak saya berpikir apakah movie ini bersetting di another story? Atau mereka ingin melakukan flashback? Kalau flashback tidak mungkin soalnya sekarang sudah ada kyubey dan seharusnya tidak.

    Setelah dimanjakan oleh opening berjudul Colorful, adegan berganti dengan Madoka yang mendatangi teman-temannya menuju sekolah. Sejauh ini belum ada perubahan sampai saya melihat ada Kyoko yang memakai seragam sekolah di antara mereka, menggantikan peran yang seharusnya (dulu) dimainkan Hitomi. Di samping itu Sayaka pun sudah menjadi Mahou Shoujo (terlihat dari cincinnya). Hal ini mengingatkan saya ketika Madoka berbicara pada Ibunya, ia mengatakan tentang masalah yang dhadapi Hitomi semenjak berpacaran dengan Kyousuke. Itu artinya disini Kyousuke telah sembuh dan satu-satunya orang yang dapat melakukannya adalah Sayaka (tonton ulang Beginning Story kalau masih bingung penyebabnya). Oke, ada banyak possibility yang bisa membuat ini terjadi. Jadi saya coba ikutin ceritanya lebih dalam.

    Sedikit selipan, mungkin kalian masih ingat dengan trigger yang saya buat di part 1. Dimana saya menjelaskan bahwa sebuah terjadinya/tidak terjadinya suatu hal dalam cerita, akan memicu terjadinya/tidak terjadinya hal yang lain. Dimana pula saya menyimpulkan bahwa kelima mahou shoujo hampir tidak mungkin berkumpul bersama dan bertarung sebagai tim. Satu-satunya cara agar mereka dapat berkumpul bersama adalah Homura membunuh Kyubey pertama yang akan membuat kontrak dengan Madoka (dengan harapan kesembuhan Amy, kucing Madoka). Yang akan menunda perubahan Madoka seminggu kedepan. Kemudian menyerang Kyubey kedua di toko musik tempat Madoka dan Sayaka berada. Yang akan memicu pertemuan Madoka dan Sayaka dengan Mami, yang juga memicu Sayaka kedepannya menjadi Mahou Shoujo. Dan terakhir menyelamatkan Mami sebelum terbunuh oleh Charlotte, Witch kue. Dengan begini Madoka akan menjadi Mahou Shoujo kedepannya. Kyoko otomatis akan datang jika Sayaka menjadi Mahou Shoujo. Tapi sayangnya rute ini akan memicu para mahou shoujo di bunuh oleh Mami ketika Sayaka berubah menjadi Witch.

    Kelas dimulai dan munculah murid baru, yang tidak lain tidak bukan yaitu Homura. Dan di sini Homura masih memakai kacamata dan mengikat rambutnya. Namun walaupun begitu, ia telah menjadi Mahou Shoujo. Di sini saya langsung berkesimpulan pastilah Homura telah mengenal Madoka dan yang lainnya. Karena dengan dirinya menjadi Mahou Shoujo membuktikan kalau ia datang dari masa depan.

    Singkat cerita Homura sudah masuk bagian dari tim. Dijelaskan bahwa Homura telah bersama mereka selama sebulan. Homura dan Madoka kencan ngobrol di taman dan berbicara tentang pengandaian-pengandaian. Mereka saling berpikir bahwa seperti pernah bertemu sejak lama. Tidak lama kemudian, Bebe, nama panggilan (dalam bahasa itali artinya bayi) yang diberikan Mami kepada semacam Witch piaraannya, merasakan kehadiran Nightmare. Kalian yang menonton series/movie 1 mungkin tidak asing dengan sosok Bebe. Benar. ialah Charlotte, Witch yang telah membunuh Mami sebelumnya. Hal ini menjadi tanda tanya besar dari saya kenapa ia bisa akrab dengan Mami. Dan terlebih kenapa ia bisa hadir di antara mereka.

    Nightmare Hitomi telah membesar, kepala bulat ala pacman dan 2 tangan raksasa di sisi-sisinya telah terlihat. Sekarang saatnya untuk kelima Mahou Shoujo berubah. Dan apa yang terjadi? Hensin! Perubahan itu sungguh memikat mata saya. Lagu perubahannya juga bagus. Menyesuaikan dengan sifat karakter masing-masing (Madoka girlish music, Kyoko soft-hard music, etc). Yah, setidaknya di dalam cerita gelap kita butuh sedikit kecerahan :D . Semua karakter menari ketika berubah. Well, mereka kan juga perempuan. Apa ini hiburan tersendiri untuk para pedofil loliconia di luar sana? Hiburan tidak berakhir disitu. Setelah berubah, mereka menyebut diri mereka “Puella Magi Holy Quintet”. Dat name =)) *lirik Mami*. Dan hiburan terakhir adalah ketika mereka telah mengurung Nightmare di atas meja dan mulai bernanyi diiringi musik ringan. Cake... Cake... Round Cake~. Di sini saya sempet puter ulang setelah lagunya selesai. Hahaha... Mother of Song! Dan intinya semua berakhir dengan cerah. Tetapi di bagian akhir, Homura berkata pada dirinya sendiri “Apa tidak apa-apa jika terus bertarung seperti ini?”. Oww... the climax would be happen soon!

    Homura bercerita kepada Kyoko bahwa ia merasakan sesuatu yang aneh. Tanpa alasan yang jelas ia meminta Kyoko untuk pergi ke Kasamino, kota asal Kyoko. Beberapa kali mereka mencoba pergi menggunakan bus dan juga berjalan kaki, mereka tidak pernah bisa menuju Kasamino. Mereka berkesimpulan bahwa telah terperangkap di dalam Mitakihara palsu dan sepakat untuk tidak melakukan apapun yang berlebihan terlebih dahulu sebelum investigasi lebih lanjut. Di sini sepertinya kecurigaan saya tepat. Homura mengetahui sesuatu. Dan sambil berjalan, ia melepas kepang dan kacamatanya. Memperlihatkan penampilan keduanya setelah mengalami banyak perjalanan waktu. Lalu ia menjelaskan sesuatu. Sebuah informasi yang membuat saya lebih yakin kalau movie ini buat another story ataupun prequel. Ada yang masih ingat dialognya?

    Adegan selanjutnya berlangsung di rumah Mami. Madoka, Homura, dan Mami sedang minum teh bersama dengan Bebe dan Kyubey. Oh, perlu diperhatikan bahwa Kyubey tidak berbicara. Mungkin ia ingin memberi kesan bahwa dirinya tidak bisa bicara dan hanya berkata “kyu... kyu...” saja. Padahal yang kita tahu bahasa Kyubey sangat intelek bak Vi**y Pr*****o. Sedangkan Bebe bisa bicara walaupun suaranya seperti orang yang leher tercekik atau semacamnya. Setelah menyanyakan asal mula pertemuan Bebe dan Mami, Homura meminta agar Mami mengisikan teh baru. Mami pergi ke belakang dan Homura berubah untuk menghentikan waktu. Homura mencurigai bahwa Bebe lah yang melakuakan semua ini. Ia membawa Bebe pergi jauh dan menyiksanya. Homura menegaskan agar Bebe menghentikan semua sandiwara ini. Namun sebelum Homura berbuat lebih jauh, Mami menarik pita yang sudah ia ikatkan sejak tadi di kaki Homura untuk menyelamatkan Bebe. Setelah berbicara sebentar, adegan pertarungan pun terjadi. And you know what? Homura vs Mami, The Best Shot-Battle I Ever See! Pertarungan adu tembak di dalam waktu yang terhenti dan setelah ratusan tembakan dilancarkan, peluru-peluru mereka membentuk semacam kembang api, dan melesat tidak karuan setelah waktu diputar kembali. WOW... just, Wow!

    Setelah pertarungan dengan Mami, terjadi percakapan antara Homura dan Sayaka. Di sisi lain, Bebe memperlihatkan sosok manusianya dihadapan Mami, berupa perempuan kecil nan loli yang menurut wikia bernama Nagisa Tomoe, marga yang sama dengan Mami. Namun percakapan mereka tidak diperlihatkan. Yang dipelihatkan adalah percakapan antara Homura dan Sayaka. Di sini terlihat bahwa sepertinya Sayaka juga memiliki ingatan terhadap Witch dan sepertinya Sayaka pun memiliki rahasia tersendiri. Di samping berbagai pembicaraan dan penjelasan, ia menanyakan berbagai pertanyaan hipotesis kepada Homura. Seperti apa yang akan dilakukannya jika telah menemukan Witch yang menjadi dalang dari semua ini, dan apakah semua ini seburuk itu. Homura pun teringat bahwa seharusnya Witch sudah tidak ada di dunia ini karena Madoka telah menulis ulang sejarah dunia. Membuat Homura mengambil sebuah kesimpulan
    Adegan selanjutnya yaitu kencan obrolan antara Homura dan Madoka lagi. Di pembicaraan ini Homura menjelaskan apa yang ia rasakan terhadap Madoka (no, not confess!). ia pun tahu bahwa Madoka yang ada di hadapannya adalah Madoka yang asli.

    Akhirnya Homura melakukan eksperimen. Ia meninggalkan soul gemnya, namun masih bisa bergerak. Dan ia pun sadar ia bukanlah lagi Mahou Shoujo, tetapi telah berubah menjadi Witch.

    Kyubey alias Incubator mulai berbicara. Ia menjelaskan tentang apa yang sebenarnya terjadi. Mereka membawa Soul Gem Homura dan mengurungnya di dalam wadah terisolasi. Semacam area penahan gangguan yang dibuat disekitar Soul Gem milik Homura yang dibuat oleh Incubator. Apa tujuannya? Mereka ingin melakukan percobaan untuk membuktikan kebenaran teori Witch yang dijelaskan oleh Homura sebelumnya. Tetapi semakin berlanjutnya percobaan, mereka menemukan seseorang yang seharusnya keberadaannya tidak ada, yaitu Madoka. Ketika sadar bahwa Incubator juga akan melakukan penelitian terhadap Madoka, Homura menjadi marah. Ia menggunakan seluruh kekuatan sebanyak-banyaknya agar dapat lebih cepat menghancurkan Soul Gem-nya sendiri. Dengan kata lain Homura ingin membunuh dirinya sendiri sebelum mereka menginvestigasi lebih lanjut tentang Madoka melalui ingatannya.

    Tetapi nasib berkata lain, seluruh kawan Mahou Shoujo berniat menyelamatkan Homura. Sayaka dan Bebe menjelaskan bahwa mereka telah datang bersama Madoka untuk menyelamatkan Homura sejak lama. Namun karena adanya gangguan Incubator, mereka memutuskan untuk menyimpan ingatan dan kekuatan Madoka terlebih dahulu hingga saatnya tiba. Mereka tahu bahwa keberadaan Madoka pastilah akan menarik perhatian Incubator. Maka dari itu mereka menyiapkan siasat dan menjadikan Madoka umpan. Setelah melawan Witch Homura dan membebaskan Soul Gem Homura dari gangguan mesin Incubator, ingatan dan kekuatan Madoka dikembalikan dan ia pun sekali lagi turun sebagai Dewi.

    Tetapi apa yang terjadi? Di tengah ketenangan dan keharuan Madoka turun dari tahtanya dan hendak mensucikan Soul Gem Homura, Homura menangkap tangan Madoka. Sebuah angin hitam menghambur keluar dari Soul Gem tersebut. Soul Gem Homura berubah warna menjadi lebih gelap dan mengerikan daripada biasanya. Dan akhirnya Madoka terlepas dari wujud Dewinya lalu kekuatan itu diserap oleh Homura.

    Adegan berlanjut di dalam dimensi antah berantah. Homura menghancurkan (menggigit) Soul Gemnya lalu menciptakan yang baru dari gulungan benang wol. Setelah itu Kyubey mengatakan bahwa dunia sedang ditulis ulang. Ia berkata bahwa seharusnya ketika Soul Gemnya telah dipenuhi kutukan, jiwanya seharusnya sudah hilang. Homura menjawab bahwa yang mengkotori Soul Gemnya bukanlah kutukan, tetapi cinta. Puncak dari perasaan manusia. Lebih hangat dari harapan, dan lebih dalam dari keputusasaan. Sekarang Homura bukan lagi seorang Mahou Shoujo ataupun Witch. Ia telah memperangkap Dewi Suci dan menyebut dirinya sebagai Iblis. Kyubey akhirnya sadar bahwa terlalu berbahaya untuk berurusan dengan perasaan manusia. Namun ketika hendak kabur, Homura menangkapnya dan berkata ia masih butuh keberadaan Incubator untuk mengakhiri kutukan yang mereka sebar.

    Setting berpindah di tengah kota Mitakihara yang cerah. Dimana seluruh siswa pergi ke sekolah. Homura sedang duduk santai di atas meja mewah berpayung di tengah jalan dan seolah-olah seperti tidak ada yang menyadari keberadaannya. Mami dan Sayaka nampak seperti tidak mengingat apapun. Bahkan terlihat Nagisa berlarian dan berkumpul dengan teman-teman sekolah dasarnya. Namun Miki masih mengingat semuanya bahkan dapat melihat keberadaan Homura. Ia pun berkata “Apa kau tahu apa yang sudah kau lakukan?”. Perbincangan singkat itu mengarah pada titik dimana tindakan Homura tidak bisa diterima oleh Sayaka. Namun dengan sekejap tepukan tangan, Homura menghapus ingatan Sayaka untuk menyesuaikan diri dengan dunia yang ada sekarang. Ingatan Sayaka memang samar-samar, tetapi satu hal yang ia ingat adalah Akemi Homura seorang Iblis.

    Bagaikan bertukar posisi, Homura menjadi siswa yang telah ada di kelas sedangkan Madoka muncul sebagai siswa baru yang datang dari Amerika. Homura mengajak Madoka berkeliling dan sampailah mereka di tempat yang saya sebut ‘Lorong Penentuan’. Lorong sekolah berlapis kaca yang menghubungkan 2 gedung. Di tempat ini sebelumnya pernah terjadi dialog dimana Homura menanyakan apakah Madoka menghargai kehidupan yang ia jalani sekarang. Tanpa sadar kekuatan Madoka hendak bangkit kembali. Homura memeluk Madoka dan meyakinkan bahwa dirinya yang sekarang adalah dirinya yang sebenarnya. Setelah itu Homura bertanya apakah hukum lebih penting daripada keinginan? Madoka menjawab hukum lebih penting karena salah jika harus merusak hukum. Homura mengatakan bahwa mereka akan jadi musuh suatu saat nanti, walaupun Homura tetap berkeinginan melihat dunia dimana Madoka bisa bahagia.
     
    Last edited: 25 December 2013
  3. Dejiko

    Dejiko 6 years old Staff Member

    2.326
    547
    253
    Review
    [​IMG]
    Story = 10
    Ada yang bilang kalau cerita ini tidak pantas mendapat nilai sempurna karena akhirnya yang menyedihkan dan tragis. Tetapi bagi saya tidak. Mungkin diluar sana para fans Homura hanya bisa tersenyum pahit melihat akhir dari cerita ini. Namun tahukah kalian mungkin ini adalah akhir paling baik bagi Homura. Dan juga akhir yang paling diinginkan Homura sendiri. Ia telah melakukan perjalanan dan perputaran waktu yang begitu panjang. Ia percaya bahwa suatu saat nanti ia dapat menyelamatkan sahabat yang paling dikasihinya, Madoka. Namun setelah perjalanan panjang Homura, yang terjadi adalah Madoka mengorbankan dirinya sendiri demi seluruh Mahou Shoujo di dunia. Homura hanya bisa pasrah. Pada akhirnya akhir yang menunggunya tetaplah kepergian Madoka. Ia sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Namun sekarang ia telah dapat bertemu Madoka. Jika ia membiarkan Soul Gemnya dibersihkan, maka dirinya akan menghilang dan begitu pula dengan kesempatan terakhirnya. Maka dari itu dengan segala tekad, Homura menyerap kekuatan Madoka. Dengan kata lain ia rela menggantikan posisi Madoka agar dapat melihat dunia dimana Madoka dapat hidup bahagia.
    Dan jika kau kenal Urobuchi, ia memang spesialis pembuat cerita gelap. Selain itu ia pandai membuat plot-twist. Saya dipusingkan beberapa kali ketika menonton Madoka Movie 3, yaitu ketika Homura mencurigai Bebe, saya berpikir Bebe-lah tokoh jahatnya. Lalu ternyata Incubator dalang dari semua ini. Tetapi ketika hendak diselamatkan, Homura tersenyum jahat dan menangkap Madoka. And then I kind of “What in the world is happen in here!?”. Tapi setelah dipikir-pikir Homura melakukan semua itu demi satu tujuan, yaitu menyelamatkan Madoka. Setelah otak saya mulai mampu mencerna segala hal yang terjadi baru saya mengangguk sambil berkata “Inilah cerita mahakarya.”

    Art=10
    Anime MadoMagi memiliki keunikan seni yang tidak ditemukan di anime lain. Yaitu tidak semuanya berupa gambar anime 2D-perspective. Ada gambar-gambar yang dibuat dengan gaya retro-artistik seperti ketika berada di dalam dunia penyihir. Termasuk makhluk-makhluk jahat yang mereka lawan. Baik makhluk maupun benda-benda seperti gedung, langit, dan benda2 ilustrasi lainnya bagaikan lukisan-lukisan yang terpajang di musium seni. Membuat saya teringat dengan game Ib.
    Bagi beberapa orang mungkin gambar-gambar lukisan itu mengganggu. Tapi menurut saya itulah yang disebut seni. Bukan hanya bagaimana gambar itu begitu memikat, cara mereka menganimasikanya juga pas.
    Lalu bagian paling memikat lainnya adalah pertarungan antara Homura dan Mami. Mungkin banyak yang setuju jika bagian itu adalah bagian pertarungan paling menegangkan sepanjang cerita.

    Sound=10
    Ada banyak suara yang saya sukai di dalam cerita. Pertama tentu saja OST opening mereka yang dibawakan oleh ClariS berjudul Colorful. Lalu BGM yang kayak akan genre. Saya suka bagaimana lagu dimainkan ketika transformasi para Mahou Shoujo. Dan yang lebih penting, di saat tegang, maka lagu tegang yang muncul. Di saat sedih, maka lagu sedih yang muncul. Di saat hancur, maka lagu kehancuran yang muncul. Entah apa cuma perasaan saya atau tidak, saya sempat mendengar lagu khas Ar Tonelico di dalam Movie ini. Yaitu di saat Homura menggunakan kekuatan Witchnya untuk menyerang Kyubey.
    Suara yang juga epic yaitu pada Seiyuunya. Yang paling saya perhatikan adalah suara dari Seiyuu Homura (Chiwa Saito). Di saat Homura harus menangis, dialog tangis penuh kesedihan sungguh mengangkat feels saya.

    Character=9
    Keunggulan dari karakter dalam cerita Madoka adalah semuanya memiliki peran penting. Tidak ada karakter yang diciptakan mubazir. Ketika ada 5 Mahou Shoujo utama, maka mereka berlima memiliki peran yang mampu mengendalikan alur cerita meskipun tidak sama besar. Karena dari kebanyakan Anime yang saya lihat, mereka menciptakan banyak karakter utama sampingan tapi terlalu menonjolkan karakter utamanya sehingga karakter lain jadi terlihat mubazir. Tidak ada yang salah, namun akan berkesan seperti mereka membuat sebuah gedung tinggi tapi pondasinya tidak kuat.
    Jika diurutkan berdasarkan kepentingan keberadaan, maka saya mengurutkannya dengan Homura>Madoka>Sayaka>Kyoko>Mami. Dan menurut saya ini umum.

    Enjoyment=8.5
    Tentu saja saya berpikir cerita dari Movie ini hebat, seninya luar biasa, tetapi ketika kita bicara soal keasikan, ya saya menikmatinya, tapi hanya di awal. Kelemahan dari cerita yang mengandalkan plot-twist adalah kesan yang didapat akan berbeda ketika kita sudah mengetahui alur ceritanya atau rahasia ceritanya. Menjadikan Movie ini bagus ‘hanya-jika-ditonton-sekali’. Dan akhir dari cerita ini terlalu sedih. Sad End akan membuat seseorang berpikir 2 kali untuk menonton ceritanya berulang-ulang. Menjadikan combo “once-watched-only” semakin tinggi untuk Movie ini. Selain itu cerita Madoka juga tergolong berat. Mungkin orang awam takkan paham 100% ceritanya dengan hanya sekali lihat. Membuat ia terpojok antara pilihan tidak ingin menontonnya lagi dan ingin mengetahui kebenaran yang merasa janggal. Kalaupun ada yang berniat menontonnya ulang, mungkin hanya di bagian ingin melihat yang bagian hiburan ‘cake...cake... round cake’ atau pertarungan Homura vs Mami :D .

    Uniqueness=10
    Jika kau mencari anime Mahou Shoujo, anti-mainstream, bercerita gelap, misterius, sedih, pertarungan yang keren, maka Anime inilah pilihanmu. Bahkan jika kau bukan tipe orang yang menyukai pertarungan gadis penyihir maka saya tetap merekomendasi cerita ini untukmu. MadoMagi adalah cikal bakal revolusi pandangan cerita gadis penyihir di dunia. Tidak semua yang berkilau itu emas. MadoMagi adalah anime kedua yang bisa membuat saya berpikir “Rupanya ada saja anime seperti ini.”. Kesan pertama saya berikan pada anime Jinrui wa Suitai Shimashita :) (saya beri nilai 11 dari 10 soal keunikan dan enjoyment).

    Overall = 9.5
    Apa ada yang belum saya sebutkan tentang betapa luar biasanya cerita ini? Jika kau masih memiliki mata dan telinga yang sehat, dan tentu saja koneksi internet yang sehat, maka jangan sia-siakan waktumu. Segera bangkit, dapatkan episodenya dan nikmati revolusi baru dalam sejarah dunia anime. Hahaha....

    Concept Error
    [​IMG]
    Tidak ada daging yang tidak retak. Maka... eh, apa? Salah sebut? Hhe... Suttere. Kamimashita~.
    Kesalahan konsep merupakan sebuah pemikiran yang saya ambil dari dalam cerita. Dengan menggabungkan konsep di cerita dulu dengan cerita sekarang. Kemudian menganalisis segala kejanggalan yang saya temukan di dalam cerita. Entah itu murni kejanggalan atau hanya pemikiran saya yang tidak sampai.

    -Asal mula Mahou Shoujo
    Kita tahu bahwa di awal cerita, mereka hanya sedang bermain-main di dalam Soul Gem Homura dan melawan sesuatu yang disebut Nightmare. Tetapi jika kalian sadar, Kyubey tidak bisa bicara disini. Lalu bagaimana cara mereka para Mahou Shoujo membuat kontrak dengan Kyubey dan menjadi Mahou Shoujo? Jika kalian sadar, di awal cerita mereka semua sudah langsung menjadi Mahou Shoujo. Walaupun terdapat Memory Effect di dalam Soul Gem Homura yang membuat persepsi menjadi realita, tetapi hal ini tentu masih janggal bagi kita.

    -Siapa itu Nightmare?
    Oke, mungkin kalian akan menjawab Nightmare adalah monster yang lahir dari mimpi buruk seseorang. Tetapi maksud saya kenapa Nightmare? Di cerita lalu Madoka telah menulis ulang hukum dunia dan membuat para Mahou Shoujo melawan Wraith. Apakah Wraith dan Nightmare makhluk yang sama?
    Dan ketika melawan Nightmare, mereka berada di tempat yang berbeda dari dunia nyata. Apakah itu dimensi Nightmare? Dimensi yang serupa seperti hendak melawan Witch? Namun jika dimensi Witch dimasuki melalui gerbang yang terbentuk dari Grief Seed, maka darimana gerbang dimensi Nightmare? Hal itu tidak dijelaskan.

    -Apa yang terjadi pada dunia?
    Setelah Homura mengetahui bahwa dirinya telah menjadi Witch, kita diperlihatkan dengan kebenaran yang dijelaskan oleh Incubator. Terlihat Homura sedang pingsan dan Soul Gemnya dikurung dalam ruang pelindung terisolasi. Tetapi tidak dijelaskan bagaimana hal itu bisa terjadi sebelumnya. Apa Incubator menyekap Homura dan memaksakan eksperimen pada dirinya? Lalu setelah Homura dibebaskan, yang terlihat adalah sebuah gurun pasir gelap penuh pohon kering di sekitarnya. Ada dimana sebenarnya mereka? Di luar angkasa? Saya rasa tidak. Karena ketika Homura dibebaskan, ada orang-orang seperti Hitomi, Kyousuke, dan keluarga Madoka yang ikut dibebaskan karena sempat terperangkap dalam Soul Gem Homura. Lalu apa yang terjadi pada dunia?

    -Kesalahpahaman yang ada di penelitian part 1
    Sebelumnya saya pernah menulis bahwa pada tatanan dunia baru yang dibuat Madoka, Soul Gem yang memudar akan langsung pecah dan tidak membuat dirinya melahirkan Witch. Tetapi rupanya yang terjadi adalah Soul Gem yang memudar tetap akan melahirkan Witch. Hanya saja sesuai dengan permohonan Madoka, yaitu ia ingin menghapus semua Witch sebelum mereka lahir. Di gambarkan dengan Madoka mendatangi semua Mahou Shoujo di seluruh dunia dan membersihkan Soul Gem mereka sebelum akhirnya berubah menjadi Grief Seed Witch. Itu artinya ketika Soul Gem sudah mencapai puncaknya, Madoka akan datang, membersihkan Soul Gem itu dan membuat pemiliknya menghilang. Dalam Movie hal itu disebut memberi keselamatan.

    -Bagaimana wujud tatanan dunia yang ditulis Homura?
    Tidak dijelaskan secara jelas bagaimana bentuk dunia baru yang diciptakan Homura. Tetapi satu hal yang saya pikir adalah saya ragu ia menciptakan dunia yang terlindungi dalam harapan seperti dunia Madoka sebelumnya. Satu hal yang ia pikirkan hanyalah bagaimana agar membuat dunia dimana Madoka bisa bahagia. Jadi apa mungkin Homura membuat dunia kembali dipenuhi Witch seperti dulu?

    Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan. Homura mengatakan mungkin suatu saat ia akan menjadi musuh Sayaka dan Madoka. Kemudian Homura memperalat Incubator, mengatakan bahwa ia masih menginginkan keberadaannya. Yang juga berarti Homura menginginkan keberadaan Mahou Shoujo (di akhir Movie, terlihat Homura menari-nari dengan Demon Soul Gemnya dan di bawahnya ada Kyubey yang sekarat). Lalu terakhir kekuatan Madoka masih bisa kembali atas suatu ketidaksengajaan. Apakah ini pertanda adanya sequel? =))

    Walaupun saya berkata sudah puas dengan cerita ini, tetapi seandainya akan ada cerita lanjutan yang bisa lebih bagus, why not? Setidaknya mungkin mereka bisa membuat versi series dari The Rebellion Story yang menjadi versi penjelasnya (inb4 Puella Magi Madoka Magica 2).
     
    Last edited: 25 December 2013

Share This Page