Share Penelitian cerita dari lagu Night ∞ Series

Discussion in 'Musik' started by Dejiko, 28 June 2016.

  1. Dejiko

    Dejiko 6 years old Staff Member

    2.326
    547
    253
    Meski disebut penelitian, tapi sebenarnya ini lebih seperti penjelasan dan teori yang akan saya jelaskan berdasar cerita tersebut. Saya pernah membuat beberapa yang serupa seperti ini. Jika kalian tertarik, silakan kunjungi link berikut
    https://oniichan.us/threads/mengapa-saya-berfikir-kalau-mary-bukanlah-karakter-yang-jahat.1319/
    https://oniichan.us/threads/penelitian-tentang-puella-magi-madoka-magica.1745/

    Semua berawal ketika pada suatu pagi yang mati lampu (yg mati listriknya). Di saat tidak dapat melanjutkan pekerjaan, saya teringat pada sebuah buku cetakan yang saya bawa dari bandung. Itu adalah cetakan dari novel Bad ∞ End ∞ Night: Volume 1 setebal 213 halaman. Saya memang sengaja mencetaknya untuk keadaan seperti ini, dimana ketika tidak bisa menggunakan laptop seperti ketika mati lampu, maka waktu yang ada dapat dipakai untuk membaca novel sambil menunggu listrik menyala.

    Tapi apa yang terjadi? Listrik sudah menyala dan saya masih lanjut membaca. Saya mencapai bagian yang seru dari cerita dan tidak ingin melepasnya sebelum selesai. Akhirnya volume 1 habis. Saya membuka file Volume 2 yang belum dicetak dan membacanya langsung dari laptop. Volume 2 setebal 195 halaman itupun habis. Novel yang pada awalnya saya simpan untuk mengisi waktu semata, berubah menjadi sebuah hidangan utama hiburan saya. Deadline, pekerjaan, project, janji training, semua saya sisihkan demi menghabiskan novel ini. Tidak berhenti sampai di situ, setelah selesai membaca novelnya, saya melakukan pencarian informasi tentang seri cerita sebanyak 2 volume, 12 chapter, dan 4 buah lagu ini melalui berbagai fandom.

    Sebelumnya saya memang sudah mengetahui tentang keberadaan lagu Night ∞ Series. Baik kalian yang sudah lama mengeluti dunia Vocaloid ataupun hanya sebagai penggemar sampingnya, seharunya tidak akan lepas tren terhadap lagu berjudul Bad ∞ End ∞ Night dan sequel-sequelnya ini. Ketika pertama mengetahui lagunya sekitar 2012 silam, saya pun tidak terlalu memandang tinggi lagu maupun cerita di dalam MV nya, bahkan tidak sempat saya masukan ke playlist. Saya tahu di dalamnya ada cerita tentang seorang gadis di tengah hutan yang masuk ke dalam sebuah mansion yang berisi 7 orang. Kemudian di dalam mansion tersebut terjadi hal-hal aneh, lalu entah kenapa ada pembunuhan masal. And, so what??

    Namun pandangan tersebut berubah setelah membaca novelnya. Bad ∞ End ∞ Night atau Night ∞ Series adalah cerita yang dipenuhi misteri, twist, mindbreak, mindfuck, backstab-ception, everlasting-tragedy, dsb. Penilaianmu mengenai kebenaran dan kesalahan akan diputar balikan begitu saja di dalam cerita ini.

    Saya berterima kasih kepada Suicine, yang video sub-nya saya jadikan referensi. Vgperson, Master of JAP-ENG Translate, yang telah membuat terjemahan novel Bad ∞ End ∞ Night dan juga terjemahan dari lirik lagu. Starpower9000, yang banyak menjelaskan teori-teorinya mengenai isi MV dan novel. Dan Vocaloid Wikia, yang telah menyediakan banyak informasi latar belakang dan garis besar cerita. Hidari dan Suzunosuke, sebagai pembuat orisinil dan ilustrator karakter. TSO dan VAVA yang membuat animasi MV. Yama sang komposer lagu, dan Hitoshizuku-P yang membuat cerita ini bisa ada.

    Perlu diingatkan bahwa apa yang akan saya tulis kali ini mengandung spoiler yang sangat besar. Jika kalian berniat untuk membaca novel Bad ∞ End ∞ Night suatu saat nanti, maka saya menyarankan untuk meninggalkan halaman ini dan kembali lagi nanti. Saya menyarankan agar kalian menonton dulu keempat MV dan membaca seluruh novel sebelum membaca tulisan ini agar bisa mengerti apa yang akan saya sampaikan. Tapi kembali lagi, semua itu hanya saran. Karena di sini pun saya akan banyak menceritakan garis besar ceritanya termasuk detail-detail penting. So, read at your own risk.

    Apa itu Night ∞ Series?
    Sebagian besar penjelasan terdapat pada halaman ini
    http://vocaloid.wikia.com/wiki/Night_∞_Series

    NighT ∞ Series merupakan lagu yang dikompos dan dibatik oleh Hitoshizuku-P x Yama△, bersama Suzunosuke sebagai ilustrator karakter, Hidari sebagai perancang karakter orisinil, TSO dan VAVA sebagai pembuat MV. Lagu pertama , Bad ∞ End ∞ Night, dibuka pada tanggal 15 Januari 2012. Dan kemudian lagu terakhir, EveR ∞ LastinG ∞ NighT, ditutup pada tanggal 11 September 2014 dengan merilis PV nya di NicoNico, meskipun lagunya telah dirilis seminggu sebelumnya.

    Dua minggu setelahnya, pada tanggal 28 September 2014, novel yang ditulis oleh komposernya sendiri, Hitoshizuku-P, rilis. Novel yang sampul depannya dibuat oleh Suzunosuke ini menceritakan lebih dalam, lebih jelas, dan lebih kompleks, kisah yang diceritakan di dalam lagu NighT ∞ Series. 3 bulan setelah itu, pada tanggal 10 Desember 2014, dirilis komik berjudul Bad ∞ End ∞ Night ~insane party~ yang digambar oleh Nozaki Tsubata dan dibantu oleh Hitoshizuku dalam pengarangan. Di Bakamanga, for some reason, statusnya masih update. Tapi saya percaya hingga sekarang sudah tersedia 3 buku yang bisa kalian beli sebesar 740 yen per buah di toko online terdekat.

    Ada empat buah lagu, Bad ∞ End ∞ Night, Crazy ∞ nighT: The Lost Libretto, Twilight ∞ nighT, dan EveR ∞ LastinG ∞ NighT yang dinyanyikan oleh Hatsune Miku, Kagamine Rin, Kagamine Len, Megurine Luka, KAITO, MEIKO, Megpoid GUMI, dan Kamui Gakupo (Camui Gackpo).

    Di dalam lagu ini, tiap karakter vocaloid memiliki peran masing-masing. Rin dan Len menjadi boneka perempuan dan laki-laki, yang dulunya adalah anak-anak biasa namun dikutuk oleh penyihir. Luka menjadi anak tiri yang diadopsi oleh tuan dan nyonya rumah. Kaito menjadi tuan rumah yang gemar mengkoleksi benda-benda leluhur. Meiko menjadi nyonya rumah yang gemar minum wine dan berpesta, juga minum teh buatan maid. Gumi (Di dalam novel bernama Meg) menjadi seorang maid. Gakupo (Di dalam novel bernama Gack) menjadi butler. Dan terakhir, Miku menjadi gadis desa yang tersesat di tengah hutan.

    Penjelasan berdasarkan MV

    Sebelum benar-benar menceritakan keseluruhan cerita, saya ingin mengupas terlebih dahulu satu per satu adegan, lirik, dan petunjuk-petunjuk yang terdapat pada lagu dan MV mereka.

    Bad ∞ End ∞ Night

    1. [00:00 – 00:19]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Fukai fukai mori no oku ni mayoikonda mura no musume

    Adegan pertama menunjukan seseorang yang sudah tidak asing bagi kita. Miku yang berperan sebagai gadis desa, memegang sebuah amplop surat (bertuliskan Dear Ms Miku. Namun tulisan itu tertutup tangannya), dan berjalan di malam berkabut. Kemudian ia sampai ke sebuah mansion besar.

    2. [00:20 – 00:25]
    [​IMG]
    Samar-samar kita melihat ketujuh orang penghuni rumah. Jika kalian cukup familiar dengan vocaloid, kalian seharusnya bisa mengenal mereka semua. Dan kebetulan mereka sudah saya sebutkan di atas. Ada satu hal yang perlu kalian perhatian. Tubuh Rin dan len hanya setengah tubuh orang dewasa. Mereka memiliki tangan dan kaki yang sangat kurus serta lutut berbentuk bola. Di sini mereka sudah digambarkan sebagai boneka.

    3. [00:51]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Murako 「Dareka imasen ka」

    Saya ingin kalian mengingat adegan ini. Sebelum masuk, Miku, dimana lirik menyebutnya Muramusume/Murako (gadis desa) berkata "Dareka imasen ka?” (Apa ada seseorang?). Pada Twilight ∞ nighT, Gadis Desa pun juga menggunakan kalimat yang sama, "Dareka...! Dareka imasen ka~?" [Song: Twilight ∞ nighT, 00:42].

    Namun di adegan yang lain, yaitu lagu EveR ∞ LastinG ∞ NighT, Gadis Desa berkata "Gomen kudasai, hitoban dake... tomete kuremasen ka?" (Maaf mengganggu, bolehkah aku menginap satu malam saja?) [Song: EveR ∞ LastinG ∞ NighT, 01:36] ketika sudah disambut oleh Butler.

    Hal ini juga diperkuat di dalam novel. Gadis Desa berkata “Good evening... I’m sorry to bother you at such a late hour.” (Selamat malam… Maaf mengganggu Anda pada waktu selarut ini) [Book: Volume 1, hal. 70, baris 18, terj. Ing]. Lalu dilanjutkan “Um... If, if it’s all right, would I be allowed to stay here for the night? It seems I got lost walking in the woods...” (Em… Jika, Jika tidak apa-apa, apakah saya diizinkan menginap disini untuk satu malam? Sepertinya saya tersesat ketika berjalan di hutan…) [Book: Volume 1, hal. 71, baris 14-15, terj. Ing]. Mengapa dalam cerita dan kejadian yang sama terdapat ucapan dan salam yang berbeda??

    Mungkin kalian akan menyimpulkan bahwa Gadis Desa berkata “Apa ada seseorang?” ketika sebelum disambut. Dan setelah butler menyambutnya, ia berkata “Maaf mengganggu, bolehkah aku menginap satu malam saja?”. Tapi apakah benar begitu? Apa artinya? Akan saya jelaskan nanti.

    4. [00:52 – 01:18]
    [​IMG]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Shitsuji「Oyaoya, o-komari desu ka? 」
    Lyric in Picture: Okugata「Junbi wa ii?" 」

    Para penghuni rumah menyambut sang tamu. Satu per satu karakter penghuni rumah muncul mengelilingi gadis desa yang kebingungan. Karena kedatangan tamu, mereka memutuskan untuk mengadakan pesta penyambutan.

    5. [01:20 – 01:36]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Kimi ga shuyaku no Crazy nighT

    Di sini mereka menyebut sang gadis desa sebagai “Shuyaku” atau pemeran utama dari Crazy nighT. Kalimat ini memiliki berbagai interpretasi. Tapi perlu kalian ketahui bahwa pemeran utama disini bukanlah bermakna kiasan, tapi makna sesungguhnya. Crazy nighT, yang saya pikir tidak seharusnya diterjemahkan menjadi “Malam penuh kegilaan”, sebenarnya memiliki arti lain. Akan saya jelaskan nanti.
    Happy☆nighT adalah penggalan kata yang tidak pernah muncul lagi di sequel selanjutnya, maupun di novel.

    6. [01:54]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: ikkou ni asa ga konai no desu

    Intro selanjutnya menjelaskan kelanjutan dari pesta yang mereka adakan. Gadis desa menginap di kamar tamu. Tapi meski ia sudah tidur dan terbangun, hari masih malam dan pagi tak kunjung datang.

    7. [02:00 – 02:07]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Shoujo Ningyou「Himitsu o...」
    Lyric in Picture: Shounen Ningyou「Oshiete ageru yo...?」

    Boneka Laki-Laki dan Perempuan menjelaskan sebuah rahasia di rumah ini. Ia menyuruh Gadis Desa melihat ke arah jam. Ya, jarum jam itu berhenti begitu pula dengan waktu di rumah ini. Dan Gadis Desa itu pun takut dan melarikan diri.

    8. [02:11]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Okugata「Ara ara... 」

    Ketika melarikan diri, tanpa sengaja Gadis Desa menemukan sebuah ruangan, yaitu ruangan peti mati.
    Oke, mungkin ada sedikit keanehan tapi saya akan mencoba menjelaskan. Dijelaskan di novel maupun di sequel-sequel lainnya bahwa seharusnya pintu ruangan peti berada di tempat yang rahasia. Jadi, jika tempatnya sendiri dirahasiakan, kenapa Gadis Desa yang hanya melarikan diri bisa tanpa sengaja mencapai ruangan itu?

    Kita lihat kelanjutannya.

    9. [02:15]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Shoujo Ningyou「Where are you goinG?? 」

    Seluruh penghuni rumah memergoki Gadis Desa yang memasuki ruang peti mati. Tidak kah ini terlalu kebetulan?

    10. [02:21 – 02:26]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Kimi ga shuyaku no Crazy nighT

    Jadi ada sebuah buku merah, namun buku ini tidak berjudul, alias judulnya masih dirahasiakan. Urutan halaman di dalam buku secara berurutan adalah "Crazy Night" "[...] into The O[...]" "Special Banquet" "The Old Mansion" "The "Secret"" "Deception" dan "Looking for "HappyEnd""

    11. [02:32 – 02:38]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Junban machigaetara o-wa-ri

    Sampai di titik ini, sudah dijelaskan bahwa sang Gadis Desa memiliki kemampuan untuk menemukan endinG. Lebih tepatnya, hanya dialah yang mampu. Kenapa? Karena seperti yang sudah dijelaskan, bahwa ia adalah pemeran utama dari Crazy nighT, cerita ini. Dan ia sedang berusaha mencari HappyEnd. Berdasarkan keterangan pada prolog di novel "And fundamentally, it is the duty of the lead role to guide the story to an EndinG."(Dan pada dasarnya, sudah tugas sang pemeran utama untuk menuntun cerita menuju EndinG)[Book: Volume 2, hal. 120, baris 17, terj. Ing].

    Tambahan, istilah kata Happy End atau Happy Ending hanya ditemukan di lagu ini dan tidak ada di sequel lainnya maupun di dalam novel. Kedepannya kita akan menyebutnya sebagai True enD. Dan kata True enD diucapkan sekali di lagu ini.

    Lalu coba perhatikan gambar di atas. Itu adalah gambar gelas yang dipakai untuk minum wine ketika pesta. Salah satu gelas tersebut terjatuh dan pecah. Di novel juga terdapat adegan gelas yang pecah, tapi itu adalah cangkir teh. Saya berpikir ini mungkin berhubungan tapi mungkin gelas wine yang pecah ini semata menandakan adanya kekacauan yang terjadi.

    12. [02:48 – 03:06]
    [​IMG]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Murako「Doushitara ie ni kaereru no kana? 」
    Lyric in Picture: Murako「Kirari to tsumetaku hikaru kagi... 」

    Ditunjukkan adegan menuruni ruang bawah tanah. Lalu adegan Gadis Desa yang menangis di tengah-tengah siluet anggota rumah, di depan sebuah jam.

    Katakanlah sebelumnya Gadis Desa sudah berada di ruangan peti, dipergoki oleh anggota rumah, lalu apa yang terjadi? Apakah mereka tidak melakukan sesuatu pada Gadis Desa? Jawabannya tidak. Lalu apa yang selanjutnya terjadi?

    Di balik gambar tangisannya, Gadis Desa bertanya “Doushitara ie ni kaereru no kana?” (Apa yang harus kulakukan untuk dapat kembali pulang?). Perlu diperhatikan bahwa ia tidak menyebutkan secara spesifik ingin “kembali ke rumah”. Tapi ia hanya mengatakan “kaereru” atau kembali pulang. Meski begitu Vgperson maupun Suicune menambahkan kata “home” dan “rumah” sebagai kata penjelas menurut persepsi mereka. Ini bukan kesalahan mereka karena ini memang lagu pertama dimana twist masih tidak dapat di prediksi.

    Gadis desa memang di ceritakan tersesat di tengah hutan. Tapi pulang yang ia maksud bukanlah menuju desanya di balik hutan.

    Setelah itu, Gadis Desa berpikir untuk mencari “kunci”nya. Kunci disini pun memiliki dua makna, literasi maupun kiasan. Secara kiasan, bisa berarti ia ingin mencari kunci untuk mengakhiri malam penuh keanehan ini, dan kunci untuk ia bisa kembali pulang. Tapi sebenarnya tidak. Mungkin bisa jadi benar, tapi ada hal lain. Ketika ia mengatakan kunci, video menunjukkan jarum jam yang mengkilap. Ya, jarum jam tersebut adalah kunci, literally kunci. Tapi kunci untuk apa? Akan saya jelaskan nanti.

    13. [03:10 – 03:15]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Watashi ga shuyaku no Crazy nighT

    Jika di reff sebelumnya, ketujuh anggota rumah berkata bahwa Gadis Desa adalah sang pemeran utama, maka di reff terakhir dirinya sendiri yang mengakui bahwa ialah sang pemeran utama, dengan memegang jarum jam yang sebenarnya adalah pisau. Tapi bukankah tadi saya berkata kalau jarum jam tersebut adalah kunci? Ya itu benar. Bukankah jarum jam nya ada dua buah? Jarum yang menunjukkan jam atau jarum pendeknya adalah sebuah pisau. Sedangkan jarum menit atau jarum panjang adalah sebuah kunci.

    Kenyataan bahwa jarum jam tersebut adalah pisau/benda tajam juga dijelaskan pada lirik Twilight ∞ night, (Murako「Surudoi togaru [tanshin] wa... 」; Gadis Desa: “[Jarum jam] yang tajam dan lancip ini…”)[Song: Twilight ∞ night, 02:43]

    Mengenai perbedaan jarum panjang dan jarum pendek, hal ini berkaitan dengan adegan di novel ““Oh! Be careful, Miss Miku! The hour hand there used to be a knife, apparently. Or maybe this was a clock meant to hide a knife in...”” (“Oh! Hati-hati, Miku! Jarum pendek tersebut dulunya digunakan sebagai pisau, rupanya. Atau mungkin jam ini memang dibuat untuk menyembunyikan pisau…") [Book: Volume 1, hal. 143, baris 16-17, terj. Ing].

    Sebagian orang berkata bahwa kedua jarum jam di cerita ini adalah pisau. Di MV kita pun juga diyakinkan seperti itu seperti adanya adegan Gadis Desa memegang kedua jarum jam di kedua tangan seperti memegang Dual-Knife. Tapi sebenarnya tidak.

    Berdasarkan keterangan dialog ini, “I took both hands back from Ia. Since the hour hand was dangerous, I carefully wrapped my handkerchief around it and put it away in my pocket.” (Aku mengambil kembali kedua jarum dari Ia. Karena jarun pendeknya berbahaya, aku menutupinya perlahan dengan saputanganku di sekitarnya dan menyimpannya jauh di kantungku) [Book: Volume 1, hal. 144, baris 10-12, terj. Ing], terlihat walaupun Miku mengambil kedua jarum jam, tapi ia hanya waspada pada jarum pendek, dan tidak pada jarum panjang. Itu karena jarum panjang memang bukan pisau.

    Dengan pisau di tangannya, ia membunuh semua anggota rumah, for some reason.

    14. [03:16]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: tanoshiku natte kichatta ♡

    Saya ingin kalian memperhatikan dengan baik gambar di atas. Ini adalah gambar miku yang paling saya suka di lagu ini =))
    But somehow, sangat tidak masuk akal Gadis Desa membunuh semuanya dan berkata bahwa ini menyenangkan dan ia menikmatinya. Kalian mungkin berpikir Gadis Desa sudah kehilangan akalnya atau memang sebenarnya ia memiliki sifat psikopat. Tapi seharusnya ia tidak seperti itu. Saya memiliki jawaban sendiri atas ini dan akan saya jelaskan nanti.

    15. [03:18 – 03:36]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Nigero! Nigero! Ichimokusan ni!

    Adegan ini serta lirik di titik ini menampilkan kerusuhan ketika Gadis Desa berusaha membunuh semua orang. Ia berkata dengan cara ini ia yakin bisa menghancurkan Bad ∞ End ∞ Night. Tapi tindakan yang dilakukan pemain utama ini membuat latar dan seluruh pemain menghilang. Tapi ia tetap bersikeras, dan berkata setelah semua ini selesai kita semua bisa kembali pulang. (Tapi itu tidak terjadi)

    Ya, ia ingin memulangkan semuanya, bukan hanya dirinya. Maka dari itu di lirik lagu ia berkata “minna de kaerimashou ka” (Haruskah kita semua kembali pulang?).

    16. [03:50 – 04:02]
    [​IMG]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: hakushu o okuru nazo no kage
    Lyric in Picture: 「Koyoi wa ii butai deshita... 」

    Setelah melalui efek rewind, kita kembali melihat ruang tengah yang kosong dan berantakan. Di tengah ruangan terdapat jam yang telah kehilangan jarumnya, serta sebuah amplop surat milik Gadis Desa yang terletak di tengah lantai dan terkenal lampu sorot. Sebuah tangan bayangan bertepuk tangan atas pertunjukan yang ia saksikan. Kemudian ia berkata “Pertunjukan yang bagus untuk malam ini”. Jika kalian perhatikan dengan seksama pada gambar di atas, kita bisa melihat kalau mulutnya menyeringai namun air matanya menetes. Ia menyukai pertunjukan ini tapi ia pun juga menangis.

    Crazy ∞ nighT: The Lost Libretto

    1. [00:00 – 00:11]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Hibiku kaaten kooru yamanai kassai

    Lagu diawali dengan flashback adegan terakhir dari Bad ∞ End ∞ Night. Setelah itu, bagaikan sebuah pertunjukkan, tirai terangkat dari depan panggung.

    2. [00:31 – 00:35]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Supottoraito terasu michi susundara

    Tidak berhenti sampai disitu, kali ini terlihat gadis desa berjalan melalui lampu sorot. Bahkan liriknya pun menjelaskan demikian. Sampai di titik ini, kita menyadari bahwa lagu ini tidak menjelaskan lanjutan kisah dari lagu sebelumnya. Melainkan ia hanya mengulang kembali ceritanya dengan perspektif berbeda.
    Perlu diketahui bahwa tirai dan lampu sorot bukanlah sebuah kiasan semata. Apa kalian tahu dimana biasanya tirai, panggung, dan lampu sorot ditemukan? Yaitu di acara pertunjukkan! Selebihnya akan saya jelaskan nanti.

    3. [00:38 – 00:54]
    [​IMG]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Shitsuji「Fushigi no yakata e」 Meido「Morenaku go-shou-tai ♪」
    Lyric in Picture: Zenin「「「「「「「Motenashimashou」」」」」」」

    Satu per satu penghuni kediaman diperlihatkan menyambut tamu yang tidak lain adalah Gadis Desa. Tidak ada yang salah pada adegan ini. Hanya saja pada saat ini, Gadis Desa tidak mengucapkan salam masuknya ketika masuk ke rumah. Hal ini membuat orang-orang yakin bahwa pada lagu ini, lebih ditekankan sudut pandang terhadap penghuni kediaman daripada si Gadis Desa.

    4. [01:00 – 01:16]
    [​IMG]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Susume! Crazy nighT maku wa agatta
    Lyric in Picture: Nara, motto kuruwasete

    Sekali lagi kata tirai (幕; Maku) disebutkan. Em, sebenarnya tidak juga. Pada lirik pertama, yang disebut adalah (カーテン; Kaaten/Curtain) yang juga berarti tirai. Yah sebenarnya saya tidak berpikir ada hubungan antara huruf manapun yang dipakai. Tapi jelas maksud tirai disini penting, bahkan bagaimana gambar menunjukkan adanya tirai yang terikat di kedua sisi mereka.
    Di bagian reff ini, diceritakan bahwa seperti biasa, mereka mencoba berpesta dan memeriahkan malam ini. Tidak ada yang berubah.
    (Entah apa pencahayaan video ini terlalu tinggi, atau ini karena saya memakai video 360p?)

    5. [01:20]
    [​IMG]

    Ini adalah adegan yang masih menjadi pertanyaan saya. Saya sendiri tidak tahu apa maksud dari adegan ini. Kita bisa melihat kalau dataran coklat itu adalah tanah, jadi ini mengambil latar di luar. Bayangan tersebut adalah milik Gadis Desa. Lalu latar yang berwarna biru gelap itu mungkin dinding atau teras. Tapi kalau dinding yang berjendela, seharusnya bayangannya tidak terpotong di situ. Sedangkan kalau itu teras, cahayanya tidak terpotong di situ. Lalu bayangan apa yang ada di sebelah kanannya? Saya sama sekali tidak tahu.

    6. [01:30 – 01:36]
    [​IMG]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Shitsuji「Aa, dou shimashou」 Meido「Doushitan deshou? ♪」
    Lyric in Picture: Shujin「Jikan ga douyara...」 Okugata「Tomatte shimatta ne...」

    Penghuni kediaman merasa panik karena waktu tiba-tiba berhenti sebelum tengah malam.

    Oh, ada sedikit trivia. Pada lagu Bad ∞ End ∞ Night, waktu terhenti pada tengah malam kurang 4 menit. Pada lagu ini, waktu terhenti pada tengah malam kurang 2 menit. Sedangkan Pada EveR ∞ LastinG ∞ NighT yang merupakan lagu terakhir, waktu terhenti pada tengah malam kurang 3 menit. Sedangkan di Twilight ∞ night, tidak ada jam yang sempat terlihat. Karena jarum jam tersebut sudah lebih dulu diambil oleh Gadis Desa. Saya percaya hal ini tidak memiliki kaitan apa-apa dan murni kebetulan.

    7. [01:38 – 01:46]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Shounen Ningyou「Ano ko wa?」 Shoujo Ningyou「Ano ko wa~?」

    Mereka juga menyadari kalau Gadis Desa tiba-tiba menghilang. Setelah itu mereka menegaskan kalau pertunjukan tetap harus berlanjut. Pertunjukan apa yang dimaksud?

    8. [01:48 – 01:55]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Futago Ningyou: 「Nee, 【tsu-gi no PagE】 ga, nai rashii...!」

    Setelah itu mereka juga sadar kalau salah satu lembar naskah menghilang. Hal ini adalah salah satu adegan yang sangat krusial dan sangat penting, yang tidak sempat dijelaskan di dalam Bad ∞ End ∞ Night.
    Kita diyakini dengan menghilangnya halaman naskah, layaknya seorang aktor dan aktris, mereka tidak bisa melanjutkan pertunjukan. Mereka mencari kemana-mana namun tidak ketemu. Bersamaan dengan menghilangnya Gadis Desa, kita diyakini bahwa para penghuni rumah mencurigai Gadis Desa tersebut sebagai pelakunya. Saya tidak akan mengatakan bahwa itu benar. Tapi kenyataanya tidak begitu.

    Sebuah trivia lagi, buku yang menjadi naskah merupakan cerita Alice in Wonderland. Isi buku yang sama juga terlihat pada sequel-sequel setelahnya. Tapi tetap saja buku tersebut berjudul Crazy ∞ night. Hanya bagian lagu Bad ∞ End ∞ Night saja yang berbeda dimana buku naskah masih utuh, halaman merupakan buku bergambar dan bernarasi dengan 5 judul berbeda, serta sampul buku tersebut tidak memiliki judul.

    9. [02:13]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Mata kyou ga 【tsudzuku】 dake?

    Ada sesuatu yang ingin saya sampaikan pada adegan ini. Mereka mengatakan suatu hal tentang (つづく; Tsuzuku) atau “Bersambung”. “Apakah malam ini akan menjadi bersambung lagi?” Dengan tidak ditemukannya naskah apakah artinya ia tidak bisa melanjutkan kisah mereka? Apakah dengan tidak bisa dilanjutkannya cerita mereka tidak bisa menyelesaikan cerita? Apakah dengan tidak bisa menyelesaikan cerita, mereka harus mengulanginya lagi dari awal? Kata Lagi (また ; Mata) dalam lirik ini dapat menjelaskan banyak hal. Tapi hanya sedikit yang bisa dipahami. Mengapa sejak awal ada yang ingin cerita tersebut terhenti?

    10. [02:16 – 02:34]
    [​IMG]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Meido「Nusumareta no wa」
    Lyric in Picture: 「「「「「「「Hannin wa anata deshou?」」」」」」」

    Saat ini penghuni kediaman mulai memikirkan mengenai halaman yang hilang, apakah isinya, bagaimana cara mengetahuinya, dan siapa pelakunya. Pada MV kita sangat diyakinkan kalau penghuni kediaman mencurigai dan menuduh Gadis Desa. Tapi sekali lagi akan saya katakan tidak. Pada lirik, cuma dikatakan (Zenin 「Hannin wa anata deshou?」; Semua orang: “Pelakunya adalah kamu, kan?”) dan kebetulan kamera menuju ke arah Gadis Desa. Sebenarnya yang terjadi adalah ketujuh penghuni kediaman saling menuduh satu sama lain, sedangkan Gadis Desa tersebut sama sekali tidak dicurigai. Mengapa bisa seperti itu?

    11. [02:36 – 03:03]
    [​IMG]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Crazy nighT "kagi" o tsukatte
    Lyric in Picture: Hontou no EnD mitai nara

    Cipratan darah, pemandangan yang negatif dan menyeramkan.Seperti yang sudah dijelaskan, kunci yang dimaksud di sini adalah jarum jam. Yang mana jarum panjang adalah kunci dan jarum pendek adalah pisau. Kembali lagi adegan Bad ∞ End ∞ Night terjadi, dimana Gadis Desa tanpa alasan yang belum diketahui, membunuh semua penghuni kediaman.
    Dan pada akhir reff, ada sebuah adegan yang berbeda dari Bad ∞ End ∞ Night. Setelah Gadis Desa membunuh semuanya ia menyadari ada yang aneh. Semua tidak berakhir seperti yang ia perkirakan. Bahkan ia meminta agar Crazy nighT yang sesungguhnya dikembalikan, seperti yang dijelaskan pada lirik (Murako「Honto no Crazy nighT kaeshite choudai!」; Gadis Desa: “Kumohon kembalikan Crazy nighT yang sesungguhnya”). Apa yang dimaksud dengan Crazy nighT yang sesungguhnya?

    12. [03:04 – 03:20]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Oshimai? Crazy nighT maku wa sagatta

    Sebagai pertanda pertunjukan yang berakhir, "Tirainya pun Diturunkan" (幕は下がった ; Maku wa sagatta). Meski Gadis Desa ingin agar malam ini tidak berakhir, namun waktu telah habis. Digambarkan dengan seluruh karakter bergerak menjauh menuju lingkaran cahaya yang menandakan bahwa semuanya telah berakhir dan akan dimulai kembali. Hal itu dijelaskan pada lirik (Shitsuji/Meido「Mata... Konya aimashou」. Futago Ningyou「Mata?!... Konya maimashou?」. Shujin/Okugata/O-jou-sama「Mata konya, sagaseba ii」; Butler/Maid: “Sekali lagi… Mari bertemu di malam nanti”. Boneka Kembar: “Sekali lagi?!... Mari menggila di malam nanti?”. Tuan/Nyonya/Nona: “Di malam selanjutnya, semoga kau mencarinya.”). dan pada lirik selanjutnya, untuk pertama kalinya kata End Roll alias EndroLL
    disebutkan. Meskipun masih berupa huruf katakana (エンドロール/endo rooru).
    Dalam pertunjukan, End Roll biasa diartikan sebagai adegan penutup, adegan terakhir dan bisa juga kredit.
    Kalian mungkin tidak menyadarinya, tapi kalimat akhir dari lagu dinyanyikan oleh karakter yang misterius, yang ditandai dengan nama ???? dan memiliki suara seperti pelaku kejahatan dengan suara disamarkan.
     
    Last edited: 28 June 2016
  2. Dejiko

    Dejiko 6 years old Staff Member

    2.326
    547
    253
    Twilight ∞ night
    1. [00:00 – 00:18]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Doushitara ie ni kaereru no kana?

    Menggambarkan siluet jam yang berputar terbalik, kemudian terlihat peti mati yang tersorot cahaya, terbuka sedikit, lalu menutup.
    Jika kalian sadar, lirik pembukaan ini merupakan penggalan lirik dari Bad ∞ End ∞ Night (Tepat setelah drop) yang temponya diturunkan. Nada yang pelan, penuh kesedihan, kejenuhan, keputusasaan, dan semuanya tidak akan berakhir sampai mereka mendapatkan tepuk tangan, tergambarkan pada bagian ini.

    2. [00:37 – 01:09]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Bukimi na mori ni musume ga hitori

    Tidak banyak yang bisa dijelaskan kali ini. Karena yang kita lihat adalah adegan yang sama berulang-ulang di 2 MV sebelumnya. Perbedaannya mungkin cuma sekarang mereka menggunakan ilustrasi chibi yang unyu ♡. Oh, jika bisa dikatakan pada lagu pertama kita melihat dari sudut pandang Gadis Desa, di lagu kedua kita melihat dari sudut pandang penghuni rumah, maka bisa dikatakan pada lagu sekarang ini kita melihat dari sudut pandang kita sendiri, yaitu penonton. Yang sebenarnya adalah sudut pandang normal.

    3. [01:15]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Wain o tsuide kanpai shitara

    Jika kalian perhatikan, ada delapan gelas wine namun salah satunya tidak diisi. Saya berpikir hal ini memiliki arti.

    Bahkan pada adegan selanjutnya, sama sekali tidak asing. Terdapat Gadis Desa yang berada di ruangan peti, lalu kembali dan membunuh seluruh penghuni kediaman. Pada bagian lirik, kita mengetahui bahwa pertunjukan harus dijalankan dengan sempurna sesuai dengan naskah tanpa ada kesalahan.

    4. [01:31 – 01:33]
    [​IMG]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Gozouroppu made hibiite yamanai
    Lyric in Picture: hakushu no junbi wa yoroshii ka?

    Pada titik ini, kita menyadari bahwa perulangan versi chibi yang kita saksikan adalah sesuatu yang sedang disaksikan pula oleh Gadis Desa. Dan kemudian untuk suatu alasan, ia bisa mengingat kejadian di malam-malam sebelumnya. Penyebab bagaimana ia bisa mengingat tentang kejadian malam-malam sebelumnya akan saya jelaskan nanti.

    5. [01:53 – 01:58]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Shujin「Dondon to... fushigi na oto...?」

    Setelah itu Gadis Desa tiba-tiba menghilang, sama seperti malam sebelumnya. Dan kali ini penghuni rumah mendengar suara gema yang aneh. Digambarkan dengan suara peti mati yang diketuk dari dalam. Saya cukup yakin bahwa itu bukan suara peti yang diketuk dari dalam. Bahkan seingat saya tidak ada adegan dimana mereka mendengar suara gema aneh dari ruangan peti mati di dalam cerita novel. Jadi saya sama sekali tidak menemukan hubungan dari adegan ini.

    6. [02:00]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Ningyou Futago「Wake uP!! Let's thinK!! and, To the nineS ♡ Join uS!!」

    Saya ingin kalian memperhatikan sesuatu. Pada lirik bagian ini, Boneka Kembar menyebutkan “To the nineS” atau “menuju ke (si) sembilan”. Saya bisa katakan kalau Suicune salah menerjemahkan lirik ini. Bahkan Vgperson sendiri tidak menjelaskan arti dari “Sembilan” yang dimaksud. Tapi kali ini saya hanya ingin kalian mengingat hal ini. Akan saya jelaskan nanti.

    7. [02:05 – 02:23]
    [​IMG]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Shitsuji「Tsugi no PagE ga...」 Ningyou Futago「Naai!」
    Lyric in Picture: Utagawashii!!
    Adegan yang sama, yaitu hilangnya halaman naskah, dan para penghuni kediaman mencarinya bersama-sama. Mereka memikirkan apa tujuan utama sang pelaku, dan mereka sadar kalau semua orang disekitar mereka mencurigakan.
    Sekali lagi MV ini menggambarkan kalau Gadis Desa lah pelakunya, dimana saat itu ia digambarkan berada di tengah-tengah penghuni kediaman dan sedang memegang jarum jam dibelakangnya.

    8. [02:32 – 02:40]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: hontou no [anata] wa doki ni iru...? Soshite...

    Pada adegan ini lirik menyebutkan “Dimana dirimu yang sebenarnya?” sambil memperlihatkan peti. Kemudian dari dalam peti yang berjumlah 8 buah itu, keluar 8 karakter yang berperan dalam cerita ini. Apa artinya? Ini adalah adegan yang pertama kali, dan mungkin satu-satunya yang memperlihatkan isi peti mati. Mereka kembali memikirkan hubungan antara halaman yang hilang dan True enD. Keduanya pasti ada sesuatu yang diperlukan agar bisa tercapai.

    9. [03:00 – 03:03]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Ningyou Futago: 「Kossori akeru to...」

    Ada dua kejadian yang digambarkan antara Gadis Desa yang menuju ruangan peti dan penghuni kediaman yang sedang mengamati surat yang dibawa Gadis Desa dan berhasil mereka curi. Isinya hanyalah selembar kertas putih kosong.

    Jika kalian bertanya, tangan yang memegang surat tersebut adalah tangan Maid.

    10. [03:04 – 03:19]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Jikan o kizami butai o susume

    Penghuni kediaman menggunakan kertas tersebut sebagai pengganti halaman yang hilang. Meski tidak diperlihatkan, tapi sebenarnya mereka menulis sesuatu di dalam kertas tersebut sesuai dengan Ending yang mereka inginkan. Walaupun pada lirik, dijelaskan dua kali mengenai kertas putih (白紙 ; Hakushi), (hakushi wa BaD ni somaru deshou ; “Kertas putih itu ternodai BaD.” 「Hakushi」 ja, hakushu wa moraenai ; “Kertas putih itu takkan mendapat tepuk tangan.”) tapi saya yakin mereka tidak meletakan kertas tersebut kosong begitu saja.

    11. [03:20 – 03:41]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Murako「Iie! Chotto matte...! Nee, chanto yoku mite? 」

    Gadis Desa berlari sesegera mungkin, mengatakan bahwa para penghuni kediaman tengah melakukan kesalahan. Kertas yang ada di dalam surat tersebut adalah Endingnya dan seharusnya berada di bagian belakang. Para penghuni kediaman percaya bahwa EndroLL bisa dipakai sebagai pengganti halaman yang hilang. Tapi mereka salah, karena hal itu bukanlah yang diinginkan sang ????.

    Samar-samar terlihat potongan-potongan adegan lagu Bad ∞ End ∞ Night. Menandakan bahwa hal ini pun juga akan berakhir sebagai Bad End. Dunia pun lenyap dan mereka harus mengulanginya kembali di malam selanjutnya.

    Jika kalian sadar, lirik terakhir “Mata konya.” dinyanyikan oleh orang misterius tersebut.

    EveR ∞ LastinG ∞ NighT
    1. [00:12 – 00:38]
    [​IMG]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Shounen Ningyou-yaku「Subete no hajimari o...」
    Lyric in Picture: Kuromaku「Subarashii yoru o... ∞ 」

    Sebuah setting tempat yang berbeda dari lagu-lagu sebelumnya. Ketimbang menunjukkan mansion yang berada di tengah hutan, kali ini kita diperlihatkan sebuah kota bergaya inggris abad pertengahan di malam hari. Dan pandangan kita terfokus pada sebuah gedung besar yang tidak lain adalah gedung teater. Terdengar suara pintu terbuka.
    Dan jika kalian sadar, seluruh karakter bukan hanya disebut dengan perannya, tapi ditambahkan dengan kata Pemeran (役 ; Yaku) (cth. Shounen Ningyou-yaku : Pemeran Boneka Laki-Laki). Hal ini tentu saja merupakan pertanda bahwa mereka memang cuma aktor dan aktris. Tapi bagaimana cara menyimpulkannya dengan menghubungkan kejadian pada tiga lagu sebelumnya?

    Terlihat Gadis Desa (yang mungkin kali ini sebaiknya saya sebut Miku) masuk ke dalam sebuah ruangan dimana ketujuh anggota lainnya berada. Miku memegang surat yang ternodai dengan darah. Ia mengatakan sesuatu dan sesaat kemudian berlari kabur. Miku mempertahankan dirinya dengan pisau, dan ya, itu adalah jarum jam. Sejumlah tangan mencoba menangkapnya tapi malah mendorongnya jatuh.

    Lirik pada intro pertama menegaskan untuk mengingat bagaimana semua ini berawal, sebuah surat, seseorang yang dikhianati, kenyataan yang ingin dihapus, dan disembunyikan di dalam peti mati. Dan jika kalian memperhatian, lirik intro terakhir dinyanyikan oleh seseorang yang disebut Kuromaku (黒幕) atau yang saya sebut sebagai Dalang. Di lagu-lagu sebelumnya, ia diberi nama ????.

    Perlu diperhatikan bahwa cerita yang ada di lagu keempat merupakan bagian yang paling banyak diangkat ke dalam novel. Saya pun juga merasa bahwa Hitoshizuku-P membuat lagu ini setelah ia benar-benar memikirkan keseluruhan kejadian cerita dari NighT ∞ Series.

    2. [01:05 – 01:51]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Okugata「Bukimi ni akai mangetsu... arashi ni narisou na yoru...」

    Cerita yang sama kembali di mulai. Tapi kali ini kita benar-benar diperlihatkan sebuah panggung lengkap dengan para penontonnya. Walaupun tidak ada tambahan kata Pemeran (役 ; Yaku) pada lirik, tapi kita masih tetap dapat menyimpulkan bahwa mereka bersandiwara.

    Selain dengan penjelasan bagaimana penghuni merasa malam ini membosankan, kedatangan Gadis Desa dan penghuni rumah menyambutnya sudah bisa kita prediksi dan tidak asing. Mungkin yang membuatnya menarik adalah cara mereka menyambutnya agak berbeda. Boneka Kembar berbisik bahwa tamu tak diundang sudah muncul untuk memeriahkan malam ini.

    3. [01:52]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Shujin/Okugata「Bukimi na... arashi no yoru...」

    Ini adalah adegan dimana Maid menutup seluruh jendela mansion, yang saya percaya terdapat pada novel sebelum dimulainya pesta. Karena di ceritakan pada malam ini sepertinya badai akan segera datang.

    4. [02:02 – 02:14]
    [​IMG]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Koyoi sekai o kainarasu you ni
    Lyric in Picture: 【Setsuna no towa】 ni kogarete

    Pesta dimulai. Mereka meminum wine, menari, bernyanyi, dan menjinakkan dunia. Di lirik setelah ini, walau setiap kali video menuliskan kata Pemeran Utama (主役 ; Shuyaku), tapi mereka selalu menyanyikannya dengan menyebut (君 ; Kimi) atau kamu. Saya percaya bahwa ini adalah kode keras.
    Di lirik ini mereka mengatakan ((Shuyaku) kimi no butai no toriko ni shite? ; “Haruskah menjadi budak (pemeran utama) kamu? ). Di dalam novel, Gadis Desa tidak ingin menyebutkan namanya. Oleh karena itu Boneka Kembar menyarankan agar mereka mengadakan pesta tanpa mengetahui nama masing-masing alias pesta Masquerade. Tentu saja pemilik kediaman sudah saling mengenal, sedangkan Gadis Desa tidak mengenal satupun dari mereka. Menjadikan hal tersebut sebagai alasan Gadis Desa adalah pemeran utama dalam pesta ini.
    ““A party in which she is the star...? No one even knows her name, and she knows nothing of us. That does seem rather interesting.”” (“Pesta dimana ia adalah bintangnya…? Tidak ada yang tahu namanya, dan ia tidak tahu nama kita. Sepertinya itu cukup menarik”) [Book: Volume 1, hal. 76, baris 4-5, terj. Ing, Tuan Kediaman].

    Ada sebuah adegan di bagian akhir yang memikat perhatian saya. Yaitu ketika Gadis Desa merasa terpikat dengan penyambutan yang dilakukan pemilik kediaman. Ia tersenyum lebar dan ikut menari. Di sini sebenarnya ada mixed feeling antara peran Gadis Desa dan perasaan Miku yang memang memiliki kemiripan. Gadis Desa merasa senang bisa melihat pesta yang indah dan Miku merasa senang karena bisa bermain sandiwara dengan aktor dan aktris idolanya, di panggung yang paling ia sukai.

    5. [02:21 – 02:30]
    [​IMG]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: 「Subarashii kono yoru ga, tsudzukeba ii」 to negau
    Lyric in Picture: -

    Kalimat (「Subarashii kono yoru ga, tsudzukeba ii 」 ; “Semoga malam yang luar biasa ini berlanjut selamanya”) memang dinyanyikan oleh seluruh karakter. Tapi sebenarnya di dalam cerita, kalimat ini hanya diucapkan oleh Gadis Desa. Dan di lirik sendiri hanya menyebut “to negau” yang artinya berdoa, tidak ada penjelasan bahwa kalimat ini didoakan oleh seluruh karakter. Jadi menurut saya tidak benar lirik yang diterjemahkan Vgperson yang menulis “they pray…” atau suicune yang menulis “mereka berkata…”
    Di dalam novel, kalimat tersebut dijelaskan dengan “It was the turning point of the play – the lead role’s crucial line” (Itu adalah daya tarik dari sandirwara – kalimat terpenting pemeran utama) [Book: Volume 1, hal. 82, baris 20, terj. Ing].

    Dan di adegan ini, yang terjadi adalah Miku kehilangan kendali ketika menari dan tanpa sengaja tangannya menghantam jam dan membuat jarumnya terpental. Hal ini tidak ada di dalam skrip. Terlhat dari wajah tujuh karakter lainnya yang mengeluh serta terkejut. Di dalam novel, hal ini tidak membuat pertunjukan tersebut gagal, karena Rin, yang menjadi Boneka Perempuan, segera melakukan improvisasi dan berkata bahwa waktu telah terhenti karena sang Gadis Desa mengharapkannya.

    Di bagian terakhir, ada adegan abstrak dimana ada siluet Miku seolah-olah terjatuh dan di sekitarnya terlihat gambar-gambar membingunkan. Kertas-kertas naskah pun berterbangan. Saya yakin hal ini ingin menjelaskan bahwa setelah kejadian tersebut, Miku telah terkirim ke dunia yang aneh.

    6. [02:32 – 02:49]
    [​IMG]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Shitsujji「Me sameru to, oya, fushigi na...?」
    Lyric in Picture: Murako-yaku「Ima sugu kaerasete... Watashi no sekai ni...!!」

    Miku terbangun dari tidurnya. Tapi ia tidak mengenal kasur dan kamar tempat ia terbangun dan sama sekali tidak ingat apa yang sudah terjadi sebelumnya sebelum ia tertidur. Ketika berjalan keluar, ia terkejut melihat Rin dan Len berubah menjadi boneka sungguhan seperti peran yang ia mainkan.
    Yang terjadi kemudian adalah Miku bertemu seluruh temannya, tapi mereka semua telah berubah menjadi karakter dalam sandiwara Crazy ∞ nighT dan tidak ingat mengenai dunia nyata. Oleh karena itu Miku meminta agar ia bisa segera kembali… ke dunia asalnya.

    Hal ini berkaitan dengan poin nomer 12 bagian Bad ∞ End ∞ Night mengenai pengertian “Kaereru” atau kembali pulang. Meskipun penggunaan katanya berbeda (“Kaerasete”. Kata kerjanya masih sama.), saya cukup yakin kembali yang ia maksud selama ini adalah kembali ke dunia asalnya, karena ia telah terperangkap di dunia sandiwara.

    Jika kalian memperhatikan, seluruh karakter disebut dengan perannya, kecuali Gadis Desa yang di tambahkan kata Pemeran (役 ; Yaku). Hal ini menjelaskan bahwa Miku menyadari kalau peran yang ia mainkan hanyalah peran, sedangkan karakter yang lain menganggap peran itu adalah jati diri asli mereka. Setidaknya itulah maksud yang diinginkan pengarang untuk kita tangkap.

    7. [02:54]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Meido「Butai wa tomatta...? ♪」 O-jou-sama「Anata ga machigaeta kara...?」

    Pada lirik bagian ini, kita di yakinkan bahwa Miku terjebak karena ia telah membuat kesalahan ketika melakukan sandiwara. Yaitu kesalahan sandiwara yang saya jelaskan pada poin 5 di atas. Pada poin nomer 3 lagu Twilight ∞ night, kita sudah dijelaskan bahwa pertunjukan ini harus dilakukan dengan sempurna tanpa ada kesalahan. "Konya matataki hitotsu, tameiki hitotsu, ashiato hitotsu, machigaerarenai!" (Malam ini tiap kedipan, tiap nafas, tiap langkah, tidak boleh ada kesalahan!) [Song: Twilight ∞ nighT, 01:19]. Apakah ini kutukan dari naskah ceritanya?

    8. [02:58]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: 「Kanpeki na yoru o...」

    Di sini kita melihat Miku yang nampak ketakutan dan berada di ruangan semacam perpustakaan. Setidaknya itu yang bisa kita tangkap.

    9. [03:06 – 03:10]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Murako-yaku「Watashi dake kidzuiteru... kono sekai wa tada no 【nisemono】(feiku)」

    Pada lirik bagian ini, cukup jelas kalau hanya Miku yang menyadari tentang dunia palsu ini. Sementara teman-temannya terjebak di dalam peran mereka masing-masing. Sekali lagi hal itulah yang diinginkan pengarang untuk kita tangkap. Pada lirik, kata terakhir menuliskan kanji (偽物 ; Nisemono) namun Miku menyebutnya Fake.
    Dan jika kalian sadar, naskah di lagu ini juga merupakan cerita Alice in Wonderland.

    10. [03:11 – 03:20]
    [​IMG]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Minna, butai ni nomikomarete
    Lyric in Picture: Murako-yaku「Okashii!! to sakende mo, dare ni mo todokanai...」

    Miku berlari di atas jam yang terus berputar, berporos pada bulan purnama merah dan berkali-kali tubuhnya terbelah oleh jarum jam bahkan sampai mencipratkan darah. Dalang memperhatikannya dari belakang background. Hal ini menyimbolkan bagaimana sebenarnya Miku terus dan terus mengulang malam, dan juga terus terbunuh setiap malamnya. Bukannya pada lagu-lagu sebelumnya hanya Miku yang terus membunuh seluruh penghuni kediaman? Kenyataannya tidak. Sebenarnya kematian Miku adalah hal yang paling sering dan paling krusial terjadi karena hukum dari dunia ini.
    Dan setelah itu, adegan ini tertutup di dalam buku dan menyatu bersama buku-buku yang lain di perpustakaan. Terlihat di tengah-tengahnya, Miku sedang menangis. Pada bagian ini, sebenarnya dijelaskan bahwa setiap perulangan yang terjadi di dunia ini, akan ditulis di dalam buku dan tersimpan di perpustakaan ini. Bisakah kalian lihat ada berapa banyak buku di sana?

    Bahkan di dalam novel pun dikatakan bahwa rak perpustakaan ini memiliki tinggi sekitar lima meter.

    Perpustakaan inilah yang didatangi Miku berdasatkan poin nomer 4 pada lagu Twilight ∞ night

    Pada bagian lirik, Miku menjelaskan pada mereka bahwa semua ini salah, tapi kata-katanya sama sekali tidak mencapai mereka (届かない ; Todokanai)

    11. [03:21 – 03:32]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Shitsujji「Nusumareta peeji wa mitsukarazu」

    Meski di dalam MV tidak diperlihatkan halaman yang tersobek, seperti MV sebelumnya, tapi lirik masih menyebutkan adanya halaman yang hilang. Saya bisa mengatakan bahwa hilangnya halaman naskah bukanlah masalah terbesar dalam kisah ini. Karena masalah sebenarnya jauh lebih kompleks. Sambil tetap mengikuti mereka, membantu mencari halaman yang hilang, Miku terus memikirkan bagaimana cara untuk menyelamatkan seluruh temannya.

    12. [03:33 – 03:43]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Shujin「Shuyaku ga ikiru kagiri butai wa tsudzuku」

    Satu per satu illustrasi dan adegan dari Bad ∞ End ∞ Night, Crazy ∞ nighT, dan Twilight ∞ nighT ditunjukkan hingga dibagian akhir ada adegan Miku yang melompat menuju si Dalang.
    Pada lirik mereka menjelaskan bahwa selama pemeran utama hidup, cerita akan terus berlanjut. Namun jikalau pun pemeran utama mati, cerita tetap masih bisa berlanjut, jika mereka menggantinya dengan yang baru. Pada novel, dialog ini hanya diucapkan oleh Boneka Laki-Laki "“You SWITCH the lead, and it beCOMES the story of the NEW lead. "" ("Kau MENUKAR pemeran utama, dan cerita akan meNJADI cerita dengan pemeran utama BARU")[Book: Volume 2, hal. 14, baris 10, terj. eng]. Kenyataannya, hal ini benar. Namun hal inilah yang membuat fakta salah yang ditangkap oleh Miku.

    13. [03:51 – 03:59]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: 「EndroLL...?! Kore de minna tasukaru...?!」

    Ketika memikirkan cara untuk menyelamatkan semuanya, Miku menemukan surat di kantung roknya. Yaitu surat EndroLL. Miku bermaksud untuk memberitahukan mereka semua tentang surat ini sambil memikirkan jalan keluarnya. Namun ketika ia hendak masuk ke ruang belajar tempat mereka berjanji untuk berkumpul…

    14. [04:00 – 04:23]
    [​IMG]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Shounen Ningyou-yaku「Koyoi, 【ano ko】 o kainarashite...」
    Lyric in Picture: Shuyaku「...Subarashii yoru o... Ahhahahahahahahaha」 「「「「「「「…」」」」」」」

    Ternyata selama ini semua teman-temannya ingat akan diri mereka dan yang mereka lakukan selama ini di depan Miku hanyalah akting. Pada lirik, seluruh karakter memiliki tambahkan kata Pemeran (役 ; Yaku) yang menandakan bahwa mereka hanya memainkan peran. Di dalam ruangan tersebut, mereka sedang melakukan pembicaraan yang ingin mereka sembunyikan dari Miku.
    Perbincangan mereka adalah mengenai bagaimana mereka ingin menghidupkan seseorang yang sudah mati, dengan menukar orang lain, yang Miku yakini adalah dirinya. Dan tentu saja mereka harus merahasiakan hal ini dan juga agar mereka bertujuh dapat kembali dengan selamat. Hal ini menimbulkan plot twist dalam benak Miku.
    Miku pun masuk, mengucapkan sepatah kata, tertawa, lalu melarikan diri. Meskipun kejadian di novel tidak persis seperti itu, tapi garis besar kejadian yang digambarkan pada MV cukup serupa.
    Pada lirik bagian ini, Miku yang awalnya disebut Pemeran Gadis Desa (村娘役 ; Murako-yaku) sekarang berganti menjadi Pemeran Utama (主役 ; Shuyaku). Dan ia hanya berganti pada bagian ini.

    15. [04:24 – 04:34]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Subete ni uragirareta shuyaku (kimi) wa

    Miku dianggap mengkhianati pertunjukan ini. Tapi ia tidak peduli, karena ini lebih baik daripada menjadi pengorbanan egois mereka. Pada lirik disebutkan bahwa pemain ke sembilan, pengganti pemeran utama. Maksudnya, seandainya pemain utama tidak ada, cerita masih bisa berlanjut jika memiliki pemain tambahan. Jika kau memainkan pertunjukan yang berisi delapan orang, maka siapkanlah pemain ke sembilan. Mengenai arti pemain ke sembilan ini, berhubungan dengan poin nomer 6 pada lagu Twilight ∞ night yang mengatakan “To the nineS”. Walaupun begitu, sebenarnya pengertian pemain ke sembilan ini hanyalah implikasi yang diutarakan Len dan ditanggapi oleh Miku. Menurut saya pemahaman tentang pemain ke sembilan merupakan miskom terbesar dalam cerita ini. Tapi Len melakukan itu untuk sebuah niat baik.
    Miku berlari menuju jam, dan mengambil kedua jarum jam. Setelah itu ia menuruni ruang bawah tanah rahasia dan menuju ruang peti.

    16. [04:40-04:42]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Jikan-gire da yo...?

    Seluruh penghuni kediaman alias teman-teman Miku mengejarnya menuju ruang peti. Namun Miku lebih dulu menutup pintu ruang peti dan menguncinya dari dalam. Pada lirik dijelaskan bahwa waktunya sudah berakhir. Waktu yang dimaksud di sini adalah waktu dari pertunjukan di dunia ini, durasi bagi mereka sebelum akhirnya harus mengulangi malam lagi.

    17. [04:43]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Murako-yaku「...Miittsukketa」

    Dengan kunci jarum jam, Miku membuka peti mati. Seperti yang dijelaskan pada poin nomer 8 lagu Twilight ∞ night, peti mati tersebut berjumlah delapan dan diisi oleh delapan orang karakter pertunjukan. Dan apa yang ditemukan Miku? Miku melihat dirinya sendiri terbaring di dalam peti tersebut. Yang berada di dalam peti adalah tubuh asli mereka, sedangkan yang hidup di dunia ini adalah tubuh palsu. Untuk sekarang itu dulu yang bisa saya jelaskan. Selain tubuhnya, Miku juga menemukan potongan dari halaman naskah yang hilang. Ketika Miku menyentuh potongan naskah tersebut, ia pun mengerti akan seluruh kebenarannya.

    18. [04:46 – 04:52]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Shuyaku (kimi) no butai no toriko ni shite?

    Miku menyayat nadinya sendiri, menggunakan darah sebagai tinta tulis, dan menulis sebuah ending di kertas EndroLL.

    19. [04:53 – 05:01]
    [​IMG]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Yasashii 【uso】 ni mamorarete
    Lyric in Picture: 「「「「「「「EncorE e to 」」」」」」」 Murako-yaku「EndinG e to」

    Miku menangisi kesalahan yang telah ia perbuat sambil mengingat ketujuh temannya. Jika kalian sadar, gambar Miku menangis ini adalah gambar yang juga digunakan pada lagu pertama, Bad ∞ End ∞ Night.Tapi tentu saja sekarang nuansanya berbeda. Pada lirik, ketujuh karakter lain berkata akan menuju Encore alias mengulang pertunjukan. Sedangkan Miku berkata akan menuju Ending alias mengakhiri pertunjukan. Pada kertas EndroLL tertulis “The everlasting night has fading away, here comes new dawn” (Malam abadi telah berakhir, dan tibalah pagi baru).
    Dua simbol musik pada bagian akhir lirik adalah Batang Pengulang (membuat pemusik mengulang suatu bagian) dan Fermata (membuat pemusik menekan nada lebih lama dari biasanya)

    20. [05:02 – 05:12]
    [​IMG]
    Lyric in Picture: Furueru ryoute ni naifu o nigarase

    Miku mengangkat pisau untuk menusuk tubuhnya sendiri. Teman-temannya berhasil mendobrak masuk ruangan peti. Namun tanpa sempat menghentikan, Miku sudah lebih dulu menusuk dirinya sendiri. Rumah pun terbakar dan begitu pula dunia sandiwara ini. Semuanya pun kembali ke dunia nyata “yang tidak mereka inginkan”.

    21. [05:13 – 05:15]
    [​IMG]
    Terlihat sebuah tangan perempuan yang sedang terjatuh, dan kemudian di sambut oleh tangan laki-laki yang ingin menggapainya. Adegan pun ditutupi dengan tepuk tangan dan True enD.
     
  3. Dejiko

    Dejiko 6 years old Staff Member

    2.326
    547
    253
    Konteks Cerita
    Ada beberapa istilah dan barang penting yang perlu diketahui di dalam cerita ini.

    Crazy∞nighT: Judul dari sebuah naskah Burlet yang telah lama hilang. Naskah ini ditemukan di gudang bawah tanah dari Perusahaan Burlet.

    Desa Zacry: Kampung halaman Miku dan dramawan Tuan Burlet.

    Tuan Burlet: Seorang dramawan legendaris yang, satu abad yang lalu, menggebrak zaman keemasan teater. Dia mencari kesempurnaan, dan rumor mengatakan "siapa pun yang mencemari drama Burlet akan menemukan kematian menyedihkan."

    Perusahaan Burlet: Rombongan akting yang didirikan oleh Tuan Burlet. Pernah sekali sangat makmur, dan sekarang telah kehilangan banyak kejayaan, dan keuangan bisnis tidak berjalan baik.

    Berbagai Kertas
    Surat: Ditujukan kepada Miku di dunia nyata. Ia menemukannya setelah membantu Ia memperbaiki jam. Kemungkinan besar ditempatkan oleh Dalang, menjelaskan kebenaran di balik naskah Crazy ∞ nighT dan mengapa naskah ini dapat tiba-tiba ditemukan dan dimainkan oleh rombongan. Para aktor dan aktris tidak ingin surat ini diketahui publik karena akan merusak rencana mereka untuk terbebas dari krisis keuangan.

    EndroLL: diberikan kepada Miku di dunia sandiwara. Memiliki fungsi untuk ditulis dan dimasukkan ke bagian belakang naskah dunia sandiwara. Dalam penghujung Malam, Miku menghancurkan dunia sandiwara dan membunuh dirinya sendiri.

    Halaman yang hilang: Dalam dunia palsu, halaman ini menggambarkan kematian Miku. Dirobek oleh Luka dan lain-lain untuk mencegah Miku melihat dan mengetahui bahwa dia telah meninggal.

    Naskah: Sandiwara palsu yang para actor dan aktris buat sebagai upaya untuk keluar dari krisis keuangan.

    Naskah Dunia Sandiwara: Tidak bisa dibaca setelah adegan satu oleh siapa saja. Mirip dengan Naskah dari dunia nyata.

    Buku perpustakaan: Menjelaskan perulangan masa lalu. Satu buku untuk setiap kali perulangan. Bisa dibaca untuk mengetahui apa yang terjadi pada malam-malam sebelumnya. Jumlahnya ada banyak.

    Benda Penting di Dunia Sandiwara
    Anggur: Seharusnya digunakan sebagai tinta tulis EndroLL.

    Darah: alternatif yang dipakai Miku ketika ia gagal membawa wine bersamanya.

    Jarum Jam: Jarum pendek adalah pisau, dan jarum panjang adalah kunci untuk delapan peti mati di ruang rahasia.

    Ringkasa Cerita
    Penjelasan Vgperson terhadap lagu terakhir, EveR ∞ LastinG ∞ NighT, cukup menjelaskan keseluruhan garis besar cerita. Saya pun akan menambahkan beberapa informasi yang perlu dalam penjelasan ini.

    Pada awal lagu, kita melihat West End (kota fiksi di Inggris) dan teater. Jelas terlihat pada bagian pertama semua hanya sandiwara biasa - ada penonton yang terlihat, setting tempat hanya sebuah panggung, "pintu depan" terlihat ada di samping. Dan juga, ini adalah satu-satunya bagian dari lagu ini di mana kata "Gadis Desa" dipakai sebagai peran Miku. Karena kedepannya lirik lagu akan menyebutkan “Pemeran Gadis Desa” dan “Pemeran Utama”.
    Miku sangat menikmati pesta yang terdapat pada adegan satu (ia berpikir ia merasakan hal yang sama dengan gadis desa yang ia perankan, karena ia selalu bermimpi berdiri di antara para aktor ini), dan saat ia mengucapkan dialognya mengenai harapan agar saat ini bisa berlangsung selamanya, ia membuat kesalahan langkah dan tidak sengaja memukul jarum jam.
    Dalam novel, kejadian ini diikuti oleh pemeran lain berusaha berimprovisasi untuk menutupi tindakan tersebut. Mereka tetap mendukungnya meskipun ia melakukan kesalahan (pada kenyataannya, mereka pikir adegan itu benar-benar bagus), tapi kemudian dia menemukan surat yang ditujukan kepadanya di atas panggung, dan setelah itu terbangun dalam dunia sandiwara tanpa mengingat apa yang terjadi sesudahnya.
    Dalam dunia sandiwara, yang lain telah menjadi peran mereka, dan tampaknya hanya Miku yang mengetahui kepalsuan dunia ini. Ia cemas, dan sangat ingin mengembalikan semuanya ke dunia nyata. Tentu saja, perburuan halaman yang dicuri sementara tetap terjadi.

    Sekarang, mari kita mundur sedikit. Surat Miku yang ia temukan di atas panggung setelah adegan satu mengungkapkan bahwa ketujuh orang tersebut telah memalsukan Crazy∞nighT "sandiwara yang hilang" (menyajikannya sebagai naskah peninggalan dramawan legendaris Burlet, yang didedikasikan oleh rombongan mereka) untuk membawa perusahaan keluar dari krisis keuangan. Dan yang lebih menyakitkan, surat tersebut menjelaskan bahwa jika seandainya hal ini diketahui oleh media, ketujuh orang itu akan menuduh Miku, sang pemeran utama yang merencanakan ide ini dengan jaminan dirinya diangkat sebagai pemeran utama. Padahal kenyataannya, mereka bertujuh tidak akan melibatkan Miku dalam kebohongan yang mereka perbuat demi apapun.
    Miku mengatakan pada ketujuh orang tersebut bahwa ia berniat untuk mengungkapkan rahasia mereka. Surat itu tampaknya dimaksudkan agar mereka mau berdiskusi dan mengatur hal-hal dengan benar, tetapi karena kesalahpahaman, Miku akhirnya lari dari mereka bertujuh dan jatuh ke bawah tangga, jarum jam pisau (yang dia akan tunjukkan kepada Kaito untuk menanyakan tentang cara memperbaiki jamnya) menikamnya di bagian dada.
    Ketika ini terjadi, mereka bertujuh berharap bahwa seandainya tragedi ini hanya bagian dari sandiwara. Dalang mengabulkan doa tersebut kepada mereka melalui dunia sandiwara abadi, Crazy∞nighT: kematian Miku dihilangkan dari kenyataan dan tanpa henti berulang dalam dunia sandiwara, yang artinya dia ditakdirkan untuk mati dalam kecelakaan di dunia ini.
    Mereka bertujuh tidak bisa membiarkan Miku mengetahui kebenaran, karena akan mengacaukan keseimbangan dunia yang dibuat sebagai alasan ia masih tetap hidup. Sehingga mereka bertindak seperti lupa akan diri mereka yang sebenarnya dan kini menjadi bagian dari sandiwara, sementara mereka juga berusaha untuk melindungi Miku dari kecelakaan yang ingin dilakukan dunia ini padanya. Mereka juga menyusun rencana yang bisa, dengan banyak pengulangan malam, secara teoritis mempengaruhi realitas dan mencegah kematiannya.
    (Jadi untuk menjelaskan intro: Semuanya dimulai dengan Miku menemukan surat pada malam hujan badai, kedua belah pihak mengira mereka mengkhianati satu sama lain, kematiannya adalah "kenyataan / halaman yang ingin dihilangkan" yang tersembunyi di peti mati, dan mereka terus bersandiwara setiap malam untuk mencoba menyelamatkannya. Jeritan pada pembukaan lagu adalah kecelakaan Miku, tepuk tangan dan bel menandai dimulainya sandiwara; Miku mendengarnya ketika ia mengambil surat)

    Di putaran terakhir, tertarik pada apa yang mungkin terjadi, Len / Boneka Laki-Laki membawa Miku ke perpustakaan, ditampilkan di tengah PV. Di sana, dia menemukan buku-buku yang menggambarkan perulangan di masa lalu. Dia juga menyadari (setelah Rin / Boneka Perempuan mencoba dan gagal untuk mencurinya) bahwa surat di sakunya berisi halaman kosong, "End roLL" - yang biasanya diartikan sebagai "kredit", tapi itu dianggap sebagai halaman terakhir dari skrip, tempat dimana Endingnya berada.
    Sementara Miku akan lupa segalanya setiap perulangan, tubuhnya "mengingat" ruang rahasia di bawah tanah dan mengarah ke sana, jadi dia mengetahui tentang peti mati, tapi semuanya terkunci. Dia menyadari bahwa End roLL, jarum jam, naskah, dan sesuatu untuk digunakan sebagai tinta, sangat dibutuhkan.
    Ketika ia pergi untuk bertemu dengan ketujuh penghuni kediaman dan memberitahu mereka tentang penemuannya, tanpa sengaja ia mendengar mereka berbicara diluar peran mereka. Miku mulai berpikir mereka telah berulang kali mencoba membunuhnya dengan "cara yang tepat," sehingga kematiannya bisa "ditukar" dengan kematian bintang aktris mereka - sehingga dia hanyalah "orang kesembilan," pengganti aktris tersebut. Dengan demikian, dia merasa dikhianati; dia tidak menyadari bahwa yang ingin mereka hidupkan kembali adalah dirinya, dan aktris yang mereka ceritakan tidak ada hubungannya.
    Setelah Miku mengumpulkan barang penting lainnya untuk Ending, dia berpura-pura tidak tahu untuk mengelabui mereka tujuh dan mengambil naskah, kemudian kabur. (Tanpa sengaja, mereka mengikuti asumsi yang salah dari Miku untuk menjauhkannya dari kebenaran.) Setelah kejar-kejaran yang serupa dengan malam ketika kecelakaan pertama, dia akhirnya berada di ruang peti mati, tapi tidak mampu membawa anggur untuk digunakan sebagai tinta tulis.
    Jarum panjang membuka peti mati (yang mengandung tubuh asli aktor dan halaman yang hilang tentang kematian Miku), dan menemukan mayatnya sendiri.

    Ketika menyentuh halaman yang hilang tersebut, Miku ingat segalanya, termasuk apa yang semua orang lakukan mulai dari kematiannya hingga melakukan perulangan. (Mereka membaca pesan dari Dalang pada awal naskah yang menjabarkan pilihan mereka, kemudian merencanakan bagaimana mereka akan bekerja sama untuk menyelamatkan Miku. Dan juga, ternyata si "pencuri halaman" adalah Luka: ia merobek halaman untuk membuat semua orang melupakan sisa sandiwara dan membuat alasan untuk tidak harus mengikuti script. Tapi walau dia melakukan ini tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, yang lain tetap menyukai ide cemerlangnya.)
    Walau telah mengetahui kebenaran, Miku masih merasa bersalah telah membunuh semua orang pada malam seperti Bad ∞ End ∞ Night. Ia merasa ia perlu menghancurkan sandiwara dan memaksa semua orang untuk kembali ke dunia nyata, bahkan jika dia tidak bisa diselamatkan di sana.
    Pada bagian lagu menjelang akhir dimana ia memikirkan semua orang mungkin menandakan ia mengingat semua aktor di dunia nyata, dan bagaimana ia ingin mereka kembali dengan selamat setelah semua kesulitan yang mereka hadapi di dunia sandiwara.
    Ia mengiris pergelangan tangannya dan menggunakan darahnya dan jarum panjang untuk menulis sebuah akhir ( "The Everlasting Night has (is) fading away, here comes a new dawn") pada End roLL. Meletakannya pada bagian akhir naskah, Ending yang ia tulis menyebabkan kebakaran yang menelan kediaman, memaksa orang-orang pergi luar. Sebagaimana dunia sandiwara hancur, mereka kembali ke "kenyataan yang tidak diinginkan": saat sebelum kecelakaan Miku.
    Sementara Miku mengakhiri sandiwara dan mereka bertujuh berkata bahwa mereka siap, rupanya rencana yang telah mereka susun sekian lama berakhir sukses. Adegan terakhir dari lagu dimana sebuah tangan meraih tangan Miku menunjukkan bagaimana, melalui pengulangan mereka dalam malam abadi, mereka mampu sedikit menggeser waktu peristiwa sehingga salah satu dari mereka berhasil meraih tangan Miku tepat waktu (Yang saya yakin adalah Kaito), ketimbang terlambat sepersekian detik. Dalang memuji mereka karena berhasil mencapai True enD.

    Teori Akhir Malam
    Telah kita ketahui tentang bagaimana kisah sebenarnya berlangsung. Novel merincikan semua secara jelas mulai dari bagaimana semuanya berawal hingga bagaimana semuanya berakhir. Satu-satunya hal yang tidak terjadi pada novel adalah “perulangan”. Dan yang saya maksud adalah kejadian yang terjadi seperti pada lagu Bad ∞ End ∞ Night, Crazy ∞ nighT, dan Twilight ∞ nighT. Pada bagian ini, saya akan menanggapi beberapa hal mengenai penjelasan yang diposting oleh starpower9000 pada akun deviantartnya. Jika kalian ingin, kalian boleh membacanya terlebih dahulu.
    http://starpower9000.deviantart.com/journal/Vocaloid-Night-Series-Theory-Explanation-453579396

    Saya kurang setuju dengan pendapatnya yang mengatakan bahwa lagu Bad ∞ End ∞ Night dan Crazy ∞ nighT adalah malam pertama, Twilight ∞ nighT adalah malam kedua, dan EveR ∞ LastinG ∞ NighT adalah malam terakhir setelah melewati sangat banyak perulangan malam. Jika yang ia maksud pertama, kedua dan seterusnya adalah sebuah representasi penjelasan bahwa Bad ∞ End ∞ Night adalah malam kejadian sebelum Crazy ∞ nighT, Crazy ∞ nighT adalah malam kejadian sebelum Twilight ∞ nighT, Twilight ∞ nighT adalah malam kejadian sebelum EveR ∞ LastinG ∞ NighT, hal itu masih bisa agak diterima. Tidak ada penjelasan secara detail berapa malam yang telah mereka lewati, dan apakah malam yang sedang mereka lakukan adalah malam pertama, kedua, kesepuluh, atau keseratus. Jadi menurut saya salah jika kita membingungkan orang-orang dengan berkata bahwa ini adalah malam ke(insert number here).

    Kemudian pada teorinya, ia mengatakan bahwa Bad ∞ End ∞ Night dan Crazy ∞ nighT adalah malam yang sama, dimana kita hanya melihat dari perspektif yang berbeda. Soal perspektif yang berbeda, saya setuju. Namun jika mengatakan bahwa keduanya adalah malam yang sama, saya ragu. Saya yakin kedua lagu tersebut adalah dua malam yang berbeda namun output yang dihasilkan sama.

    Ada satu hal yang kebanyakan orang lupa mengenai perulangan di cerita lagu ini meskipun mereka telah membaca novelnya. Yaitu, perulangan dimulai setelah adegan satu atau pada awal adegan dua. Adegan satu adalah kejadian dimulai dari Gadis Desa masuk ke dalam rumah – berpesta – hingga Gadis Desa tidur namun malam tidak kunjung datang. Di dunia nyata atau ketika adegan satu dimainkan di teater, ada sedikit perbedaan yaitu dimulai dari penghuni rumah merasa bosan, dan ada adegan Gadis Desa menghancurkan jam (tanpa sengaja). Jadi oleh karena perulangan dimulai antara adegan satu dan dua, maka artinya hanya ada satu adegan satu, namun banyak adegan dua.

    Sekarang mengenai Bad ∞ End ∞ Night dan Crazy ∞ nighT yang saya yakin adalah dua malam yang berbeda. Pertama, di pembukaan lagu Crazy ∞ nighT, ada flash back dari ending lagu Bad ∞ End ∞ Night. Bagaimana bisa malam yang sama mem-flashback satu sama lain? Jika benar Crazy ∞ nighT adalah lagu perspektif penghuni rumah, bukankah berarti flashback tersebut ingatan dari para penghuni rumah? Jika mereka memang memiliki ingatan itu, berarti pada malam Crazy ∞ nighT, perulangan pernah terjadi sebelumnya.

    Pada Bad ∞ End ∞ Night, ada kejadian dimana Rin dan Len menunjukkan jam yang terhenti kepada Miku setelah ia keluar dari kamar. Tapi di Crazy ∞ nighT, penghuni rumah mendapati jam lebih dulu berhenti, Miku menghilang, lalu halaman tersobek secara berurutan.

    Pada Bad ∞ End ∞ Night, Miku memasuki ruang peti dengan dipergoki oleh penghuni rumah. Tetapi di Crazy ∞ nighT, bahkan tidak ada satupun adegan dimana penghuni rumah masuk ke dalam ruang peti. Tapi kita tahu pada lagu tersebut, Miku sendirian pergi ke ruang peti (lihat poin nomer 7 lagu Crazy ∞ nighT)

    Dan yang cukup krusial, Bad ∞ End ∞ Night tidak menceritakan tentang halaman yang disobek. Padahal di novel, mereka bertujuh sudah menyobek halaman tepat sebelum memulai malam maupun perulangan. Vgperson menjelaskan mungkin Hitoshizuku memang belum memikirkan secara matang keseluruhan cerita pada lagu pertama Bad ∞ End ∞ Night. Tapi kembali lagi, itu hanya persepsi. Meski begitu saya akan tetap melakukan cocoklogi terhadap lagu ini.

    Vgperson kembali menjelaskan bahwa adegan satu di lagu ini dijelaskan langsung di dunia sandiwara, berbeda dengan EveR ∞ LastinG ∞ NighT yang menjelaskan adegan satu di teater Burlet Company. Karena para aktor dan aktris terjebak di dunia sandiwara ketika adegan dua, berarti orang-orang yang memainkan adegan satu di dunia sandiwara ini adalah orang2 yang “memang benar-benar berasal” dari dunia sandiwara ini. Dan seharusnya mereka akan tergantikan oleh aktor dan aktris yang terjebak ketika mencapai adegan dua.

    Bad ∞ End ∞ Night memperlihatkan keadaan dimana meski Miku telah tertidur dan terbangun, bulan masih bersinar terang menandakan sekarang masih tengah malam. Di novel hal ini pun dijelaskan ketika pertama kali Miku terbangun di dunia sandiwara. “I looked out the window and saw a beautiful full moon high in the sky, crossing the meridian... Which meant it was still only midnight?” (Aku melihat keluar jendela dan melihat bulan purnama indah jauh di langit, menembus garis bujur… Yang berarti sekarang masih tengah malam?). Tapi kenyataannya, berbeda dengan novel dimana Miku terbangun tanpa mengingat apa yang sebelumnya terjadi, pada lagu ini dijelaskan ia menginap dan tidur setelah berpesta. Itu berarti Miku yang ada di adegan dua lagu ini mengingat kejadian adegan satu, tidak ada interferensi dan penggantian antara Miku di dunia sandiwara dan Miku yang merupakan aktris di dunia nyata.

    Dengan kesimpulan di atas, di tambah dengan tidak ada halaman yang tersobek, dan bagaimana Miku membunuh semua orang dengan alasan karena menyenangkan, saya menyimpulkan bahwa seluruh adegan dalam lagu Bad ∞ End ∞ Night diperankan oleh karakter yang bukan dari dunia nyata dan memang berasal dari dunia sandiwara. Bad ∞ End ∞ Night ingin menunjukkan pada kita bagaimana sebenarnya sandiwara itu akan berakhir jika semuanya berjalan sesuai naskah dan tidak ada interferensi seperti merobek halaman.

    Kemudian pernyataan lain yang menjadi teori saya adalah, menurut saya Miku, atau Gadis Desa pada dunia sandiwara ini, sebenarnya adalah pembunuh berantai (Apa terlalu berlebihan? Mari simak terlebih dahulu). Pada novel, ada adegan dimana Nona membaca koran milik Tuan Kediaman. ““My, what’s this! A murder incident...? So things are getting dangerous even here. Nemo Village, why, that’s just through the forest, isn’t it?””(“Ya ampun, apa ini! Kasus pembunuhan…? Jadi situasinya pun semakin memburuk di sini. Desa Nemo, kenapa, tempatnya ada di seberang hutan, ya kan?”) [Book: Volume 1, hal. 68-69, baris 28-29, 1 terj. Ing]. Setelah itu dijelaskan bagaimana pembunuh telah membunuh delapan orang dengan pisau, kabur membawa senjata, dan masih melarikan diri. Hal ini pula yang membuat saya yakin mengapa di dalam cerita, Gadis Desa tidak ingin menyebutkan namanya. Juga menjelaskan bagaimana Gadis Desa mampu membunuh semua penghuni kediaman dengan brutal walaupun ada dua pria dewasa (dan dua boneka berkekuatan ekstra) di rumah itu, bahkan sambil tersenyum manis.

    Lalu bagaimana dengan Crazy ∞ nighT, apakah pada adegan ini aktor dan aktris sudah dikirim ke dunia sandiwara? Jawabannya “Ya”. Karena sudah ada halaman yang disobek. Tapi bukankah pada lagu Crazy ∞ nighT adegan satu juga dimainkan di dunia sandiwara? Ada dua kemungkinan. Pertama, adegan satu itu merupakan efek perulangan yang dilakukan Dalang dari Bad ∞ End ∞ Night. Dan setelah melewati adegan satu, Dalang mengirim mereka ke dunia sandiwara. Kesadaran mereka dimasukan ke dalam pemeran palsu sedangkan tubuh asli dikirim ke peti mati di ruang rahasia. Kedua, adegan satu ini hanyalah ingatan para penghuni kediaman, beserta bagaimana Miku alias Gadis Desa masuk ke dalam kediaman diiringi lampu sorot, yang berasal dari panggung. Apakah kalian ingat dengan lirik "Dareka imasen ka?” (Apa ada seseorang?), kalimat yang diucapkan Gadis Desa pada lagu Bad ∞ End ∞ Night ketika hendak masuk ke kediaman? Mengapa kalimatnya berbeda dengan ketika ia masuk ke kediaman pada lagu EveR ∞ LastinG ∞ NighT? Karena memang kejadiannya adalah dua saat yang berbeda.

    Pada lagu Bad ∞ End ∞ Night, sudah ada sang Dalang. Pada akhir lagu, ia bertepuk tangan dan muncul setelah seluruh kekacauan terjadi sambil memungut surat yang tergeletak di tengah ruangan. Dalang berkata “pertunjukan yang bagus untuk malam ini.”. Itu artinya ia berniat melakukan perulangan pada tahap ini. Tapi katakanlah seperti ini, Bad ∞ End ∞ Night adalah kejadian asli dimana tidak ada interferensi dari penghuni kediaman, maka Crazy ∞ nighT adalah campuran dimana adegan satu adalah kejadian asli dan pada adegan dua para aktor dan aktris sudah terjebak di dunia sandiwara.

    Apa itu berarti Bad ∞ End ∞ Night adalah malam yang tidak dialami oleh aktor dan aktris, dan Crazy ∞ nighT adalah malam pertama para aktor dan aktris? Jawabannya “Ya” dan “Tidak”. Ya, Bad ∞ End ∞ Night adalah malam yang tidak dialami oleh aktor dan aktris. Tapi, Crazy ∞ nighT sendiri bukanlah malam pertama kali para aktor dan aktris berada di dunia sandiwara. Seperti yang saya bilang, tidak ada indikator tertentu apakah ini malam pertama, kesepuluh, atau keseratus. Di samping itu, saya yakin dan percaya malam pertama yang dialami oleh para aktor dan aktris adalah malam dimana Miku terbunuh. Sebagai salah satu contoh, pada novel dijelaskan Miku melihat sebuah darah di tempat bekas pedang Valkyrie terjatuh, di saat pedang itu hampir mengenai dirinya. Saya yakin pada suatu malam tertentu, pedang tersebut pernah mengenai kepala Miku dan membunuhnya. Ia mungkin lupa tapi tubuhnya masih ingat, kengerian tersebut bisa ia rasakan. Dan pengaruh perulangan waktu memberi beberapa bekas pedang terjatuh pada lantai, meskipun pedang hanya terjatuh sekali.

    Tapi kenyataannya, ada satu hal yang kurang mendukung teori saya ini. Jika memang Bad ∞ End ∞ Night adalah kejadian asli yang dialami penghuni dunia sandiwara tanpa interferensi dari karakter dari dunia nyata, kenapa ada lirik dimana Gadis Desa berkata “minna de kaerimashou ka” (Haruskah kita semua kembali pulang?). Kenapa adegan ini seolah-olah dilakukan oleh Miku dari dunia nyata?

    yah, saya anggap ini sebagai plot hole.

    Sekarang kita beralih ke Twilight ∞ night. Pada awal lagu kita melihat kembali kejadian adegan satu hingga adegan dua, tapi dengan versi chibi. Hal ini membuktikan bahwa apa yang kita saksikan bukanlah adegan nyata. Tetapi adegan tersebut adalah kejadian yang akhirnya diingat oleh Miku ketika ia sampai di perpustakaan.

    Ini adalah adegan yang bertolakan dengan adegan pada novel. Di novel, Rin gagal mencuri amplop EndroLL dari Miku. Tapi di lagu ini, ia berhasil. Ketika mereka bertujuh berkumpul di ruang belajar dan Miku diminta untuk memeriksa gudang, mereka diam-diam mencoba untuk memakai kertas ini sebagai pengganti halaman yang dirobek. Saya yakin mereka tidak bodoh dan mereka paham kalau EndroLL adalah kredit yang seharusnya diletakan dibelakang. Tapi katakanlah begini, jika mereka meletakan kertas tersebut dibelakang dan menulis endingnya, mereka juga perlu meletakan kertas yang mereka robek pada tempatnya. Jika mereka melakukan itu, sama saja dengan menerima kematian Miku pada halaman tersebut, dan itu bukanlah yang mereka inginkan. Jika ada kemungkinan kecil dimana EndroLL ini bisa diletakan di tengah halaman untuk mempercepat ending sebelum kematian Miku, atau kertas kosong EndroLL dipakai untuk menulis kejadian dimana Miku tidak mati, dengan resiko terburuk hanyalah mereka akan mengulang malam kembali, maka mereka pasti memilih untuk mengambil resiko tersebut.

    Di sisi lain Miku berhasil mencapai ke ruangan peti sambil membawa jarum jam. Ia membuka peti mati dan melihat tubuhnya serta halaman yang hilang. Ketika ia menyentuh halaman yang hilang, ia kembali mengingat kejadian yang tertulis pada First nighT, bagaimana awalanya mereka bisa terperangkap, serta seluruh usaha yang mereka bertujuh lakukan untuk menyelamatkannya. Ia pun juga menyadari bagaimana cara untuk mengakhiri semua ini. Hanya saja ia tidak memiliki barang yang dibutuhkan, dan EndroLL miliknya telah dicuri.

    Bagaimana cara mengakhir malam tanpa akhir ini?
    Vgperson menjelaskan bahwa item yang dibutuhkan untuk membuat ending adalah naskah, halaman naskah yang dirobek, EndroLL, tinta tulis dan alat tulis. Dan kemudian kalian bertanya, mengapa harus memakai anggur dan jarum jam? Mengapa tidak memakai pulpen biasa? Untuk alat tulisnya, dijelaskan pada prolog bahwa “To make time tick once more, you must use the clock hands.” (Untuk membuat waktu berdetik kembali, kau harus menggunakan jarum jam.) [Book: Volume 2, hal. 120, baris 25, terj. Ing]. Dan membuat waktu dapat bergerak kembali adalah salah satu kejadian yang dibutuhkan untuk mendapat ending. Lalu bagaimana dengan tintanya? Di dunia sandiwara ini, seluruh cairan, alat tulis, serta tinta, yang tidak berhubungan dengan cerita, hanyalah properti. “But in truth, it didn’t function at all because it was just scenery for the play... If I’d tried to write something with it on a piece of paper, it wouldn’t have fulfilled its normal purpose as a pen.” (Tapi kenyataannya, mereka tidak berfungsi sama sekali karena mereka hanyalah dekorasi untuk sandiwara… Kalau aku mencoba menuliskannya pada sebuah kertas, benda ini tidak akan berfungsi sebagaimana mestinya sebuah pulpen.) [Book: Volume 1, hal. 214, baris 22-24, terj. Ing]. Satu-satunya cairan yang bisa dipakai sebagaimana mestinya adalah wine yang dipakai ketika pesta, dimana cairan dari wine membuat kertas EndroLL bereaksi dan bersinar (ketika tanpa sengaja menumpahi rok Miku).

    Tapi disamping itu semua, sebenarnya hal paling penting adalah keinginan dari Dalang. Pada novel, Len berkata bahwa cerita butuh tindakan. Sandiwara yang tenang tanpa konflik, merasa nyaman dan pura-pura bertemanan, akan membosankan. Dan itu adalah apa yang diinginkan sang Dalang pada mereka yang terjebak di dunia sandiwara ini. Ia sangat ingin melihat pertunjukan seperti apa yang akan mereka tampilkan untuk mengakhiri tragedi ini.

    Miku menyadari akan hal tersebut. Mengembalikan halaman yang hilang, menulis akhir yang dramatis pada EndroLL, dan meletakannya pada bagian belakang naskah saja tidak cukup. Jika ini adalah dunia yang dibuat untuk mencegah kematiannya, dunia yang terbuat dari keinginan seluruh teman-temannya, dunia palsu yang dibuat untuk menutupi kenyataan yang mereka semua tidak inginkan, serta kalimat “To return to reality requires waking from that sleep and ending this world stopped in time.” (Untuk kembali ke dunia nyata perlu terbangun dari tidur tersebut dan mengakhiri waktu terhenti pada dunia ini) [Book: Volume 2, hal. 120, baris 10-11, terj. Ing], maka hanya satu cara untuk bisa kembali ke dunia nyata. Yaitu dengan menerima kenyataan bahwa dirinya sudah mati. Dan untuk melakukan hal itu Miku membunuh dirinya sendiri dengan kedua tangannya.

    Kembali lagi pada teori Starpower9000, ia selalu mengatakan bahwa apa yang telah menimpa seluruh karakter pada cerita ini adalah sebuah hukuman, karma, kutukan, dan sebagainya, karena telah membuat naskah palsu atas nama Burlet. Dan kemudian roh leluhur Burlet marah dan menghukumnya dengan malam tanpa akhir ini. Ditambah dengan adanya hantu yang merasuki salah satu aktor dan aktris sandiwara (Gack) dan bersama-sama terperangkap di dunia sandiwara ini.

    Saya sangat sangat tidak menyukai teori ini, for some reason. Walaupun hal tersebut masuk akal, tapi saya tidak setuju dengan pernyataan bahwa kejadian yang menimpa mereka adalah semacam kutukan. Memang benar kalau yang menimpa mereka adalah sebuah tragedi yang mengerikan. Memang benar kalau apa yang telah diperbuat para aktor dan aktris rombongan adalah sebuah “pelanggaran” terhadap Burlet, merusak sejarah besar, reputasi, serta keseriusannya, dan suatu saat kebohongan mereka akan memakan diri mereka sendiri. Memang benar kalau kejadian yang menimpa Miku adalah kesalahan mereka dan kematian yang terjadi termasuk tindakan kriminalitas.

    Tapi dimana bagian yang mengatakan kalau roh burlet marah kepada mereka karena telah melakukan kesalahan-kesalahan tersebut? Satu-satunya saat dimana Dalang berbicara kepada mereka bertujuh hanyalah melalui Prolog. Silakan kalian baca buku volume 2 bagian prologue mulai dari halaman 111 sampai 122. Apakah ada kalimat dimana Dalang berkata bahwa ia marah, ia akan mengutuk mereka, dan sebagainya? Apakah ada kalimat dimana Dalang berkata bahwa ini semua terjadi karena pelanggaran yang mereka bertujuh perbuat? TIDAK ADA SAMA SEKALI! Kenyataannya, Dalang memberi mereka kesempatan, melalui trial ini, untuk memperbaiki segala hal yang mereka perbuat. Bahkan jika bukan karena dunia sandiwara ini, mungkin Miku seharusnya sudah meninggal, para aktor dan aktris terkena kasus kriminal yang lebih parah, dan perusahaan tersebut pastinya sudah berakhir.

    Sekarang mengenai roh yang merasuki Gack. Saya pun juga percaya tidak ada hal seperti ini. Mengenai roh yang merasuki, itu hanya pertanyaan Kaito atas spekulasi Len tentang adanya keberadaan Dalang diantara mereka bertujuh “”You’re not suggesting that someone’s been possessed by the ghost of Burlet, are you?”” (“Kau tidak berpikir ada seseorang yand dirasuki oleh hantu Burlet, kan?”)[Book: Volume 2, hal. 53, baris 4-5, terj. Ing]. Kenyataannya begini, pada akhir cerita dikatakan bahwa Gack pergi setelah menyelesaikan Sandiwara Crazy ∞ nighT. Dua tahun kemudian ia mengirimkan sebotol wine merah dan sebuah surat yang menyatakan dirinya adalah Phantom Butler. Pada surat terdapat tanda tangan Burlet serta cap asli darinya. Ada dua kemungkinan. Pertama, Gack memanglah Burlet. Walaupun seharusnya jika Burlet masih hidup ia sudah berusia ratusan tahun, tapi bukankah Gack memiliki kekuatan sihir untuk menciptakan dunia sandiwara? Tidakkah berarti dia juga punya kekuatan untuk membuat dirinya tetap abadi? Kedua, Gack adalah keturunan asli dari Burlet. Ia memiliki cap yang sama dan mampu menulis tanda tangan yang sama seperti leluhurnya. Tapi kemungkian ini hanya menjelaskan tentang usianya.

    Penutup

    Walaupun cerita ini termasuk cerita yang berat dan gelap, saya senang dengan kenyataan dimana semuanya berakhir bahagia. Tidak ada yang terbunuh, tidak ada yang dikhianati, dan pada akhirnya mereka saling mempercayai satu sama lain. Apa yang bisa kita petik dari cerita ini?

    Inti dari cerita ini yang saya tangkap adalah bagaimana sebuah miskom dapat mengacaukan segala keadaan. Ketika seseorang tidak dapat mengatakan apa yang ia pikirkan, kita akan mulai tidak dapat mempercayainya. Ketika kita mulai tidak mempercayai seseorang, kita akan berpikir bahwa ia akan berkhianat. Tapi dengan pemikiran seperti itu, bukankah semakin besar kemungkinan untuk kita sendiri yang akan mengkhianatinya? Tidakkah kita berpikir bahwa mungkin saja ia tidak mengatakan kebenarannya karena ia peduli pada kita? Mungkin saja selama ini ia memiliki perasaan yang tulus pada kita. Ia menjauhkan kita dari kenyataan karena dia tahu kenyataan tersebut bukanlah sesuatu yang baik untuk kita. Ketika ini semua terjadi, penyesalanlah yang akan menunggu kita dipenghujung acara.

    Kita adalah aktor dan aktris pada kehidupan kita masing-masing. Dunia ini memanglah panggung sandiwara. Kita belajar untuk memainkan peran kita sebaik mungkin, mengganti peran kita ketika kita tidak menginginkannya, meninggalkan panggung kita disaat kita sudah tidak menyukainya lagi, dan menuju sandiwara yang baru. Kita belajar untuk berakting dan menipu orang lain. Kita belajar untuk tidak mudah percaya pada orang lain. Kita belajar untuk bisa mempercayai orang lain, pertama kita melihat kesungguhan orang tersebut terlebih dahulu. Terkadang ego inilah yang membutakan kita.

    Tidak ada yang salah dari semua itu. Kenyataan tersebut murni berlaku hampir pada seluruh orang. Dengan menyadari hal tersebut, maka seharusnya langkah terbaik untuk kita lakukan adalah dengan melihat ke dalam diri kita sendiri. Seberapa besar kita ingin orang tersebut percaya pada diri kita? Seberapa besar kepercayaan yang telah kita berikan? Seberapa besar kita ingin orang tersebut jujur pada kita? Seberapa besar ketulusan yang kita berikan? Seberapa besar ketulusan yang kita dapat? Seberapa besar kejujuran yang kita berikan? Ini mungkin terdengar naif, tapi menurut saya naif, ceroboh, dan menjadi bodoh tidak selalu menjadi hal buruk.

    Terima kasih telah membaca penelitian ini sampai selesai. Semoga apa yang saya tulis bisa membantu kalian yang juga tertarik pada cerita ini. Jika ada sesuatu yang ingin kalian tanyakan atau kalian ingin tanggapi, silakan sampaikan lewat komentar dan saya akan dengan senang hati membacanya.

    Refrensi
    Novel
    http://vgperson.tumblr.com/post/104910228710/bad-end-night-the-novel-part-1

    Lirik lagu
    http://vgperson.com/lyrics.php?song=badendnight
    http://vgperson.com/lyrics.php?song=crazynight
    http://vgperson.com/lyrics.php?song=twilightnight
    http://vgperson.com/lyrics.php?song=everlastingnight

    Vocaloid Wikia
    http://vocaloid.wikia.com/wiki/Night_∞_Series

    Video Sub





    Teori dan Penjelasan
    http://starpower9000.deviantart.com/journal/Vocaloid-Night-Series-Theory-Explanation-453579396
     
    s4skiazh likes this.

Share This Page