Mari kita renungkan....Di ruang sidang pengadilan, seorang h

Discussion in 'Berita' started by Arashi354, 2 March 2012.

  1. Arashi354

    Arashi354 Menghitung waktu.... Staff Member

    640
    276
    138
    Tanggal 02 Maret 2012

    _______________________________________________________________________________________

    [img=center]http://a3.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/429640_330076443710821_1838063113_n.jpg[/img]

    Di ruang sidang pengadilan, seorang hakim duduk tercenung menyimak tuntutan jaksa PU terhadap seorang nenek yang dituduh mencuri singkong. Nenek itu berdalih bahwa hidupnya miskin, anak lelakinya sakit, dan cucunya kelaparan. Namun seorang laki yang merupakan manajer dari PT yang memiliki perkebunan singkong tersebut tetap pada tuntutannya, dg alasan agar menjadi cnth bagi warga lainnya.

    Hakim menghela nafas. dan berkata, “Maafkan saya, bu”, katanya sambil memandang nenek itu.

    ”Saya tak dapat membuat pengecualian hukum, hukum tetap hukum, jadi anda harus dihukum. Saya mendenda anda Rp 1 juta dan jika anda tidak mampu bayar maka anda harus masuk penjara 2,5 tahun, seperti tuntutan jaksa PU”.

    Nenek itu tertunduk lesu, hatinya remuk redam. Namun tiba-tiba hakim mencopot topi toganya, membuka dompetnya kemudian mengambil & memasukkan uang Rp 1 juta ke topi toganya serta berkata kepada hadirin yang berada di ruang sidang.

    ‘Saya atas nama pengadilan, juga menjatuhkan denda kepada tiap orang yang hadir di ruang sidang ini, sebesar Rp 50 ribu, karena menetap di kota ini, dan membiarkan seseorang kelaparan sampai harus mencuri untuk memberi makan cucunya.

    "Saudara panitera, tolong kumpulkan dendanya dalam topi toga saya ini lalu berikan semua hasilnya kepada terdakwa.”

    sebelum palu diketuk nenek itu telah mendapatkan sumbangan uang sebanyak Rp 3,5 juta dan sebagian telah dibayarkan kepanitera pengadilan untuk membayar dendanya, setelah itu dia pulang dengan wajah penuh kebahagian dan haru dengan membawa sisa uang termasuk uang Rp 50 ribu yang dibayarkan oleh manajer PT yang menuntutnya.

    Semoga di indonesia banyak hakim-hakim yang berhati mulia sepertii ini.

    Sumber info : http://www.facebook.com/photo.php?f...781201356.25496.100001254032737&type=1&ref=nf

    :teh: :teh: :teh:
     
  2. Sheratan

    Sheratan Parental Advisory Staff Member Uploader Donatur Event Winner VN Development Team Masa Latihan

    3.728
    738
    248
    Re: Mari kita renungkan....Di ruang sidang pengadilan, seora

    Jadi inget soal kasus yg bocah nyuri (bukan sendal, tapi nyuri apa gitu lupa gw) yg itu bocah memang terbukti mencuri (dia emang nyuri)

    Hakim kasih vonis dia bersalah dan dihukum denda berapa juta gitu (gak dipenjara). Banyak yang protes. Katanya "bocah nyuri di hukum koruptor korupsi gak dihukum"

    Hakimnya jawab:
    Saya menghukum siapapun yg terbukti bersalah. Apakah karena dia anak kecil lalu dia bebas mencuri?Mari kita tanamkan sadar hukum sejak dini.

    Ane tertegun baca komentar hakimnya. Simpel. Singkat. Tapi sarat makna.
     
  3. kirishima

    kirishima Member

    448
    38
    108
    Re: Mari kita renungkan....Di ruang sidang pengadilan, seora

    ^ :ok:
    Memang, kalo masi kecil dah biasa mencuri, gedenya mau jadi apa?

    Tapi. Hukum di negara kita rada gimana gitu yaa..
    :santai:

    Hakim yang kayak di artikel itu bener bener :ok:
     
  4. seis_fleur

    seis_fleur nomor absen 12 Staff Member

    2.118
    705
    258
    Re: Mari kita renungkan....Di ruang sidang pengadilan, seora

    "Saya menghukum siapapun yang terbukti bersalah."
    ._.
    iya memang, menghukum anak kecil yang nyuri itu ga salah, tapi menghukum koruptor juga ga salah kan.
    Yang protes itu, caranya salah, mereka protes bukan berarti nyuruh hakim ga ngasih hukuman ke anak kecil itu, tapi buat nyuruh hakim-hakim ngasih hukuman ke koruptor.
    #waitsayanulisapaini
     
  5. Kuro Nami

    Kuro Nami Unforgivable~

    1.257
    121
    133
    Re: Mari kita renungkan....Di ruang sidang pengadilan, seora

    Hakim yang berhati mulia kyak gitu jarang ada!
    Apalagi di jaman sekarang, yang ujung2nya duit... :ckck:

    Setuju sama Kiri-san! :ok:
    Kalo kecilnya udah dibiasain mencuri, ntr jadi kebiasaan sampe gede... :bijak:

    :teh:
     
  6. Ame

    Ame Member

    168
    5
    63
    Re: Mari kita renungkan....Di ruang sidang pengadilan, seora

    Setelah direnungkan..
    kelak... SAYA AKAN MENJADI ORANG KAYA

    :teh:
     
  7. Xaverie F

    Xaverie F User

    18
    0
    0
    Re: Mari kita renungkan....Di ruang sidang pengadilan, seora

    Such A noble heart
    di tengah kondisi negara yang ky sekarang patut dikasih jempol tuh hakim!!
    :ok: :ok:
    Dia adil tapi juga ga abuse authority nya sebagai hakim
     
  8. darkro90

    darkro90 The Perfect and Elegant Maid

    353
    29
    68
    Re: Mari kita renungkan....Di ruang sidang pengadilan, seora

    Sayangnya, story ini udah di debunk HOAX. Di negeri kita ini, mana ada hakim malaikat seperti ini :ckck:
     
  9. seis_fleur

    seis_fleur nomor absen 12 Staff Member

    2.118
    705
    258
    Re: Mari kita renungkan....Di ruang sidang pengadilan, seora

    lol, bisa bisa, kemungkinan kayak gini emang ada~
    tapi yah mau ini bener atau ngga, hanya bisa berharap yang kayak gini jadi contoh yang baik dan secara kenyataan masyarakat Indo yang begini sikapnya :teh:
     
  10. BiriBiri

    BiriBiri Member

    242
    31
    53
    Re: Mari kita renungkan....Di ruang sidang pengadilan, seora

    ada klo hakimnya emg ikhlas atau gajinya cukup gede :ckck:
     
  11. 4_ka_[5h1]+ya+

    4_ka_[5h1]+ya+ Staff Member

    612
    88
    103
    Re: Mari kita renungkan....Di ruang sidang pengadilan, seora

    ada juga kita tak tahu,,,,,,,,,,,,,,,,,,, klo jujur pasti ada,,,,, tambahanya juga pasti ada
     

Share This Page