Share Kumpulan cerita horor dan misteri

Discussion in 'Pojok Mikir' started by Sheratan, 30 April 2013.

  1. Sheratan

    Sheratan Parental Advisory Staff Member Uploader Donatur Event Winner VN Development Team Masa Latihan

    3.728
    738
    248
    Ini gw ada kumpulan cerita pendek namun horror. Orang yg bisa menebak arti dari ceritanya tanpa mencontek/cari info/lihat sumber, ada kemungkinan dia berbakat menjadi seorang detektif... atau psikopat. :sneaky:

    Sumber: Kaskus

    Beberapa hari yang lalu, aku diajak temanku untuk makan malam dirumahnya. Hal yang menurutku aneh adalah, baru-baru ini ia terlibat pada sebuah ajaran agama yang aneh. Sesampainya aku disana, dia menyuguhiku dengan berbagai macam daging, tetapi ia tidak memberitahuku daging apa itu. Itu sedikit membuatku ragu. Saya mengira bahwa itu adalah daging manusia, tetapi setelah aku memakannya, aku langsung menyadari bahwa itu bukanlah daging manusia.

    Pada suatu malam isteriku diserang oleh seoarang perampok ketika aku sedang dalam perjalanan pulang sehabis lelah bekerja. Isteriku menusuk perampok tersebut dengan pisau yang sedang dibawanya dan membunuhnya. Setelah menyelidiki kasus penusukan tersebut, Polisi menyatakan bahwa itu adalah perlindungan diri yang dilakukan oleh wanita tersebut. Ketika aku akan menjemputnya dari kantor polisi, dia mengatakan, “Ketika aku mendengar bel pintu kupikir itu adalah kamu, tetapi ternyata adalah perampok bertopeng yang langsung masuk segera setelah aku membuka pintu!” sambil memeluknya dengan erat, aku mengatakan “Kau pasti sangat ketakutan, paling tidak sekarang kau aman.”

    Aku sangat ketakutan semalam, setelah aku membaca cerita yang sangat menakutkan pada suatu website. Yang lebih parah lagi aku sendirian di rumah karena orang tuaku pergi ke luar kota. Jadi, Aku menyalakan lampu di kamarku dan pada seluruh koridor yang menuntunku menuju kamar mandi, itu membuatku merasa lebih baik. Satu-satunya hal yang menakutkanku adalah ketika aku selesai mandi dan kembali. Aku menyalakan lampu kamarku, dan pada saat bersamaan seekor kucing melompat ke atap rumahku dan membuat suara gaduh di dekat jendela kamarku. Hal itu membuatku terkaget-kaget.

    Beberapa hari yang lalu pacarku mengirimkanku e-mail dengan sebuah video sebagai lampirannya. Ketika ku tonton video tersebut, aku dibuat takut. Video tersebut menayangkan bagaimana pacarku melakukan bunuh diri, diawali dengan dia mengikatkan tali di sekitar lehernya dan melompat dari kursi. Mengapa pacarku mengirim sesuatu yang aneh seperti itu?? Upacara pemakamannya diselenggarakan besok, tetapi karena alasan tertentu aku tidak mau hadir, tapi aku sangat menyesali kepergiannya.

    Aku telah bebas dari penjara minggu lalu. Sebelumnya, aku telah membunuh empat orang, dan aku juga telah menyesali peerbuatanku. Alasan mereka membebaskanku adalah karena mereka mengatakan bahwa aku telah sembuh. Ayah dan Ibuku tidak bekerja, mereka menghabiskan waktunya duduk di ruang keluarga di rumah. Kakak perempuanku berdiam diri di kamarnya sambil mendengarkan radio. Dia sudah berhenti kuliah. Sebelum aku masuk penjara, aku selalu bermain bersama adik laki-lakiku setiap waktu. Sekarang ia hanya tidur di depan televise. Tak seorangpun dalam keluargaku bicara kepadaku lagi. Aku merasa kesepian. Aku harus membuat makanan sendiri dan mulai mencari pekerjaan.

    Belajar untuk menjadi seorang dokter benar-benar memerlukan kerja keras, tetapi aku mendapatkan nilai sempurna pada tes otopsi pada hari Jum’at lalu. Tetapi semua itu berkat bantuan dari teman sekamar saya. Aku berharap dapat berterimakasih kepadanya, tetapi dia sudah tidak bersama kami lagi. RIP Jacob.

    Pada akhir perang di Irak, seorang tentara Amerika menelpon kedua orang tuanya di kampung halamannya. “Hai Ayah dan Ibu” kata tentara tersebut. “Mereka akan mengirimku pulang dalam beberapa hari. Ketika aku pulang, maukan kalian mengurusku hanya untuk beberapa saat saja?”
    Orang tuanya merasa sangat senang mendengar berita bahwa anaknya akan pulang ke rumah. “Tentu saja!” balas ayahnya. “Kau bisa tinggal bersama kami selama yang kamu mau”. Lalu anaknya berkata “Salah satu temanku tidak memiliki tempat tinggal untuk dituju, dan apakah Ayah dan Ibu keberatan jika ia ikut tinggal bersama kita sebentar saja?”. “Tidak apa, temanmu selalu kami sambut dengan baik untuk tinggal di rumah” kata Ibunya. “Tetapi ada yang harus kalian ketahui” kata anaknya. “Temanku itu habis menginjak lading ranjau saat kami berperang. Dia kehilangan kedua tangan dan kakinya.”
    Setelah berdiam cukup lama Ibunya mengatakan “Baiklah, tidak apa-apa jika hanya beberapa hari, tetapi sangat merepotkan untuk mengurus orang cacat. Itu akan menjadi beban bagi kami. Mungkin akan lebih baik jika kau dapat menemukan rumah sakit untuk sekumpulan veteran perang.” Mendengar hal tersebut, tanpa basa-basi si anak langsung menutup telponnya.
    Keesokan harinya, orang tuanya mendapat telepon dari komandan pasukan anaknya. Dengan sangat menyesal ia mengatakan bahwa anaknya bunuh diri. Mendengar kabar tersebut, orang tuanya kecewa. Beberapa hari kemudian, mayat anaknya dipulangkan ke Amerika menuju rumah orang tuanya. Ketika orang tua anak tersebut membuka peti matinya, mereka langsung menjadi sangat sedih dan menangis tersedu-sedu.

    Akhir-akhir ini aku mendapati bahwa anakku memiliki kemampuan aneh. Ia memiliki kebiasaan mengacungkan jarinya pada wajah seseorang sewaktu-waktu. Suamiku dan aku menyadari bahwa, jika anakku mengacungkan jarinya pada wajah seseorang seperti itu, berarti orang tersebut akan meninggal tiga hari kemudian. Tahun lalu ia mengacungkan jarinya pada kakeknya, dan pada tiga hari kemudian kakeknya meninggal karena serangan jantung. Beberapa bulan yang lalu, dia mengacungkan jarinya pada aktris terkenal yang ada di majalah. Tiga hari kemudian aktris tersebut meninggal dalam kecelakaan mobil. Hari ini, ketika aku akan menyalakan televisi, anakku mengacungkan jarinya tepat kearah layar. Ketika kunyalakan televisinya, terlihat di layar bahwa Presiden sedang menyampaikan pidatonya. Aku tidak percaya bahwa Presiden akan meninggal pada tiga hari kedepan, tetapi prediksi anakku memang tidak pernah meleset.
     
    Lyn, Mugi-pyon, Rikyu and 2 others like this.
  2. Sheratan

    Sheratan Parental Advisory Staff Member Uploader Donatur Event Winner VN Development Team Masa Latihan

    3.728
    738
    248
    Pada suatu malam aku diajak oleh kedua temanku untuk berburu hantu di sebuah rumah tua dimana dulunya pernah terjadi pembunuhan. “Aku dengar si pembunuh menjagal orang-orang ini” kata salah satu temanku. “Pasti arwah mereka benar-benar marah”
    “Ya, aku dengar ini adalah pembantaian massal” sahut temanku yang lain. “Rupanya, si pembunuh mencongkel mata sang suami dan membacok sang istri dengan pisau yang besar. Kemudian dia mencekik anak-anaknya hingga tewas.”. “Apakah kalian benar-benar serius?” tanyaku, “atau kalian hanya menakut-nakutiku saja? Kalian tau betapa takutnya aku terhadap hantu.”
    Pintu depan pun kami buka, kami berjalan sambil berpegangan tangan karena di dalam sana gelap total dan kami hanya berbekal satu lampu senter. Kami menelusuri ruang tamu dan dapur, kemudian turun ke ruang bawah tanah dimana pembunuhan keji tersebut terjadi. Kami masih bisa melihat dengan jelas darah bercipratan di tembok. Tempat ini memang benar-benar mengerikan, tapi kami tidak melihat satupun kejanggalan atau sesuatu yang aneh. Pada saat keluar dari ruang bawah tanah, aku bertanya kepada temanku.
    “Aku tidak melihat satupun hal yang aneh, bagaimana dengan kalian?”
    “Aku tidak”
    “Aku juga tidak”
    “Akku tidak melihat apapun”
    Jadi memang benar-benar tidak ada hantu, aku merasa lega.

    Aku dan isteriku menghabiskan liburan panjang kami untuk berlibur ke Inggris. Suatu perjalanan panjang yang harus kami tempuh dari New York untuk menuju ke London. Kami menginap di suatu hotel di pinggiran kota untuk melepas lelah usai perjalanan. Pada malam harinya di saat kami tidur,kami terbangun oleh suara bising dari luar. Aku melihat ke luar jendela dan mendapati bahwa banyak polisi diluar sana. Mereka berteriak kepadaku bahwa telah terjadi sebuah perampokan dan pembunuhan pada lantai dua. Aku menginap di lantai tiga, dan melihat polisi telah memblokade lift dan tangga. Si pembunuh terjebak dan tidak akan bisa turun ataupun naik ke lantai atas, jadi kami tidak berada dalam bahaya. Aku dan istriku akan kembali tidur. Aku berharap polisi dapat menangkap pembunuh tersebut.

    Seorang gadis bernama Lily bercerita kepada teman-temannya kalau dia memiliki rahasia gelap yang telah ia sembunyikan selama bertahun-tahun. Orang tuanya telah dibunuh ketika ia berusia 15 tahun. Ia mengatakan bahwa kakak laki-lakinya menggila dan dan menusuk Ayah dan Ibunya hingga tewas.
    Teman-temannya terkejut mendengar cerita menyedihkan dari Lily tersebut. “Aku turut prihatin mendengarnya” kata salah satu temannya. “Lalu apa yang terjadi pada kakakmu?”
    “Dia langsung dibekuk polisi” kata Lily. “Setelah melalui persidangan, pada akhirnya kakakku dijatuhi hukuman atas pembunuhan dan akan segera di eksekusi mati. Kau tidak akan percaya betapa sulitnya itu. Aku menjalani hidup dengan penuh kesedihan. Aku tidak bisa makan dan tidur, dan segera ingin melupakan kenanganku yang kelam tersebut. Hingga pada akhirnya aku mengalami depresi berat yang benar-benar membuatku gila , bahkan amnesia yang memerlukan waktuku bertahun-tahun untuk pulih dan bisa menjalani hidup serti biasa lagi”
    “Apakah kamu pernah menceritakan kisah ini pada orang lain sebelumnya?” Tanya temannya. “Tidak pernah” sahut Lily. “Aku mulai bertanya-tanya, tapi hal tersebut tidak pernah terjawab. Saat aku menemui kakakku sebelum eksekusi matinya, dia tidak mengucapkan sepatah kata pun. Dia tidak pernah menjelaskan mengapa dia membunuh Ayah dan Ibu kita. Dia hanya memandangku dengan senyuman ketika eksekusi matinya dimulai.”
    “Mungkin ada cara untukmu bisa mengetahui semua itu” kata salah satu temannya. “Terserah padamu untuk mengikutinya atau tidak, tapi aku kenal dengan seorang peramal . Dia bisa berkomunikasi dengan arwah, dan mungkin bisa membantumumencari jawaban tersebut.”
    Beberapa hari kemudian, Lily memutuskan untuk menemui sang peramal yang disarankan oleh temannya itu, dan berkonsultasi mengenai masa lalunya. Sang peramal mematikan lampunya, menyalakan lilin dan duduk dikursinya sambil menundukkan kepalanya, dan mulai masuk ke alam bawah sadarnya.
    “Sekarang tanyakan padaku apapun yang kau inginkan” bisik sang peramal. Lily lantas menanyakan “Apa yang membuat kakakku kehilangan akalnya?.” Dengan suara lirih sang peramal menjawab “Sebenarnya kakak laki-lakimu itu tidak pernah gila. Dia sepenuhnya sadar.”
    “Lantas apa yang menyebabkan kakakku membunuh kedua orang tuaku?” Tanya Lily. “Kakakmu sebenarnya hanya bertanggung jawab atas kematian satu orang.” Jawab sang peramal. TIba-tiba Lily menyadari semua itu. Dia lalu meneteskan air mata dan mulai menangis tersedu-sedu.

    Aku hidup di Osaka, Jepang dan sering menggunakan kereta bawah tanah untuk pergi bekerja pada pagi hari. Pada suatu hari, ketika aku sedang menunggu kereta, aku memperhatikan seorang pengemis berdiri pada sudut stasiun, bergumam pada dirinya sendiri ketika orang-orang melintas di depannya. Dia menggenggam sebuah mangkok sambil mengharap belas kasihan orang lain.
    Seorang wanita gendut melintas didepannya dan dengan jelas bisa kudengar pengemis itu mengatakan “Babi.”
    Wow, aku berpikir pada diriku sendiri. Pengemis ini mengejek orang dan masih mengharap belas kasihan dari mereka?.
    Kemudian seorang karyawan berbaju rapi melintas didepannya, dan pengemis itu mengatakan “Manusia.”
    Manusia? Aku tidak bisa membantahnya, jelas-jelas dia adalah manusia.
    Keesokan harinya, aku tiba di stasiun lebih awal, dan memutuskan untuk berdiri didekat pengemis itu, dan mendengarkan gumaman anehnya. Lalu seorang pria kurus berjalan didepannya dan pengemis itu berkata “Sapi”
    Sapi? Pikirku. Orang ini terlalu kurus untuk disebut sapi. Dia lebih terlihat seperti ayam bagiku.
    Beberapa menit kemudian, seorang pria gendut melintas dan pengemis mengatakan, “Kentang”
    Kentang? Aku mengira dia akan memanggil orang-orang gendut “Babi”
    Pada hari itu, saat bekerja, aku tidak dapat berhenti memikirkan tentang pengemis itu dan kata-katanya yang membingungkan. Mungkin dia memiliki kemampuan aneh, pikirku. Aku menyelidiki tentang pengemis itu berkali-kali, saya sering mendengar dia memanggil orang-orang dengan “Ikan” atau “Kambing” atau “Jagung” atau “Tomat”.
    Suatu hari rasa ingin tauku sudah tidak tertahankan lagi, dan aku memutuskan untuk menanyakan langsung padanya. Aku mencoba untuk melintas didepannya, dia melihat ke arahku dan mengatakan “Roti.” Aku meberikan recehan pada mangkuknya dan menanyakannya apakah ia memiliki semacam kemampuan fisik.
    Pengemis itu tersenyum dan mengatakan, “Ya, memang. Aku memiliki kemampuan untuk mengetahui apa yang terakhir orang makan ketika mereka melintas didepanku” Aku tertawa karena aku menyadari bahwa ia benar. Dia mengatakan “Roti”. Hal terakhir yang aku makan saat sarapan sebelum aku berangkat kerja hari ini. Setelah itu pergi dan berhenti untuk mengamatinya lagi.

    Malam ini sedang hujan deras sekali. Ketika kami sampai pada suatu tempat, aku menghentikan mobilku di depan sebuah terowongan. Temanku dan aku pernah mendengar rumor dan legenda bahwa terowongan ini berhantu. Mereka mengatakan ketika mengendarai mobil dan melintasi terowongan ini pada malam hari, hal yang aneh akan terjadi. Kami kemari untuk mengetes keberanian kami dan memastikan bahwa rumor tersebut benar. Terowongan ini letakknya sangat terpencil dan tidak banyak kendaraan yang melintas. Suasana angker dan menyeramkan langsung kami rasakan begitu memasuki terowongan ini. Aku menjalankan mobil dengan pelan, berharap sesuatu yang aneh benar-benar terjadi, tetapi ketika kita mencapai ujung terowongan kami tidak melihat sesuatu apapun yang mengerikan. Aku dan temanku kecewa. “Ayo kita melintas lagi,” kataku. Teman-temanku setuju dan aku memutar mobilku saat diujung terowongan.
    Sekali lagi, kita tidak mengalami hal yang aneh. Aku memutar mobilku di dalam terowongan beberapa kali setiap kali kami hendak mencapai ujung. Setelah empat atau lima putaran, salah satu temanku berkata, “Lebih baik kita pulang saja teman-teman.” Kupikir dia benar, lama-kelamaan kami menjadi bosan, dan suara hujan yang turun ke atap mobil kami semakin lama semakin mengganggu kami.
    Akan tetapi ada sesuatu yang aneh dengan nada bicara temanku tersebut. Tepat sebelum kami keluar terowongan, kuhentikan mobilku dan melihat kebelakang. Aku menyadari bahwa salah satu temanku tersebut menggigil dan terlihat ketakutan. Teman-temanku yang lain menatapnya dan bertanya “Apa yang salah denganmu? Apakah kamu melihat sesuatu?” Lalu ia berkata “Apa kamu tidak mendengarnya?” “Mendengar apa?” kataku. Setelah terdiam cukup lama, ia mengatakan “Hujan, suara hujan….”

    Pada suatu hari ketika aku berumur 6 tahun, adik perempuanku tidak pernah berhenti menangis, dan itu sangat menggangguku. Jadi aku bunuh adikku dan melempar mayatnya kedalam sumur tua yang sudah tidak ada airnya. Keesokan harinya ketika aku menengok ke dalam sumur tersebut, mayatnya menghilang.
    Ketika aku berumur 12 tahun. Aku sedang berdebat dengan teman baikku mengenai masalah yang sepele. Dia membuatku marah, jadi kubunuh saja dia dan melempar mayatnya ke dalam sumur tua itu. Keesokan harinya, ketika aku memeriksa sumur tersebut, mayatnya menghilang
    Ketika aku berumur 17 tahun, pacarku hamil. Dan aku tidak ingin menjadi seorang ayah, jadi kubunah dia dan melempar mayatnya ke dalam sumur. Keesokan harinya ketika aku melihat ke dalam sumur, mayatnya menghilang.
    Ketika aku berumur 25 tahun, aku bekerja pada sebuah kantor dan boss ku sangat kasar terhadapku. Aku sudah tidak tahan lagi, jadi kubunuh dia dan melempar mayatnya ke dalam sumur.. keesokan harinya, mayatnya menghilang.
    Ketika aku berumur 34 tahun, Ibuku sakit dan berbaring di tempat tidur sepanjang waktu. Aku tidak mau mengurusnya, jadi kubunuh Ibuku dan melempar mayatnya ke dalam sumur. Keesokan harinya ketika aku melihat ke dalam sumur, mayatnya masih berada disana. Aku selalu memeriksa ke dalam sumur itu setiap hari tetapi mayat ibuku tidak pernah menghilang.
     
  3. Sheratan

    Sheratan Parental Advisory Staff Member Uploader Donatur Event Winner VN Development Team Masa Latihan

    3.728
    738
    248
    Aku benar-benar merindukan kakak perempuanku. Aku berumur 8 tahun dan kakakku 12 tahun. Aku hidup dalam keluarga yang sangat miskin, aku dan kakakku selalu mengenakan baju yang sama setiap harinya dan teman-teman sekolah kami selalu mengejek kami setiap waktu. Tahun lalu kakakku melarikan diri dari rumah. Walaupun kami selalu berbagi tempat tidur, dia tidak pernah mengatakan padaku bahwa ia akan melarikan diri. Jika aku mengetahuinya, aku mungkin akan memintanya untuk membawaku pergi bersamanya. Ketika ku bangun pada pagi harinya, ibuku mengatakan padaku bahwa kakakku menghilang. Orang tuaku telah mencarinya dimanapun namun tidak berhasil ditemukan.
    Tidak lama setelah itu, Ibuku mengatakan padaku bahwa ia menang lotre. Ayahku mengatakan bahwa ia menemukan tiket itu di tempat pembuangan sampah. Ketika aku melihat semua uang yang ada di dalam koper, aku berpikir bahwa semua masalah kemiskinan yang kami hadapi akan berakhir. Ternyata aku salah, orang tuaku sesegera mungkin pergi ke pasar swalayan, Ayahku membeli mobil baru dan sebuah televise yang besar. Ibuku membeli pakaian baru dan banyak perhiasan. Akan tetapi mereka tidak membelikan aku apapun.
    “Apa yang terjadi ketika semua uang habis?” tanyaku kepada mereka.
    “Tidak perlu cemas,” sahut Ibuku. “Kami masih memilikimu.
    Aku rasa mereka benar-benar masih menyayangiku bukan?

    Namaku Mugi, aku berumur 9 tahun dan saya tinggal di Tokyo, Jepang saat mengalami kejadian ini. Malam itu adalah malam tahun baru, orang tuaku pergi keluar kota dan saya sendirian di rumah. Hujan salju diluar sangat lebat dan dingin, orang tuaku berkata padaku bahwa mereka tidak akan pergi lama, jadi aku menunggu kepulangan mereka di ruang tamu sambil menonton televisi. Ada sebuah jendela kaca yang besar di dekat televisi, dan dari jendela tersebut, aku dapat melihat betapa lebatnya hujan salju diluar.
    Aku duduk di sofa dan tengah menonton acara tv kesukaanku, tiba-tiba aku melihat sesosok figur yang tinggi dan berbadan tegap dari luar jendela di dekat tv tersebut, dan berjalan mendekat menuju rumahku aku tidak bisa melihatnya dengan jelas karena hujan salju yang lebat. Semakin lama sosok tersebut semakin mendekat akhirnya saya dapat melihat sosok tersebut merupakan seorang pria dan ia memegang sesuatu di tangannya yang sepertinya pisau. Aku merasa sangat ketakutan, bahkan aku menutup seluruh tubuhku dengan selimut, dan kuberi ruang kecil untukku mengintip. Sosok pria tersebut kini berdiri tepat diluar jendela, dan sepertinya ia sedang menatap ke arahku. Seperti dugaanku, pria tersebut sedang membawa pisau besar, yang bisa saja membunuhku.
    Dalam ketakutanku yang luar biasa itu, tiba-tiba pintu depan terbuka, dan ternyata itu adalah ayah dan ibuku yang telah pulang dari luar kota. Disaat aku melihat ke luar jendela, sosok pria tinggi dan mengerikan itu menghilang. Aku langsung berlari dan memeluk ibuku, kemudian Ibuku bertanya “Mengapa kau terlihat sangat ketakutan nak?” aku menjawab sambil menangis di pelukannya “Tepat diluar jendela dekat tv itu tadi, ada sesosok pria yang mengerikan dan sedang membawa pisau yang besar, sepertinya pria tersebut ingin membunuhku.”
    Ibuku berkata “Mungkin itu hanya halusinasimu saja nak.” ”Benar, itu mungkin hanya halusinasimu saja, lagipula salju di luar sangat lebat, sangat jarang orang berjalan-jalan diluar pada saat seperti ini“ sahut ayahku. Beberapa saat kemudian, secara kebetulan, Ayahku melihat jejak kaki salju di belakang sofa. Pada malam itu juga, aku dan kedua orang tuaku memutuskan untuk menginap di rumah nenekku selama beberapa hari.

    Mr.Brown adalah seorang dokter di RS St.Victoria. Dia bekerja di divisi UGD yang menangani pasien-pasien yang membutuhkan pertolongan secepatnya. Hari ini adalah hari Natal dan dia berencana untuk merayakan dengan pacarnya. Sayangnya, sang pacar sudah merencanakan jauh hari untuk merayakan hari Natal dengan keluarganya. Dan yang lebih apesnya lagi, malam ini mendapat shift jaga. Rumah sakit tempat dia bekerja merupakan rumah sakit yang sering menjadi rujukan apabila ada kasus yang mendesak. Malam ini sudah tidak terhitung berapa banyak operasi gawat darurat yang dilakukannya. Ini membuatnya cukup capek dan agak tidak konsentrasi.

    Pagi ini sudah selesai dia melakukan jaga shift, sekalian melakukan check up rutin terhadap beberapa pasien yang ditanganinya. Ketika sampai di apartemen dia mngecek beberapa peralatan pribadinya. "Hey, dimana salah satu gunting bedahku?" gumamnya. Kalau tidak salah aku menggunakan benda itu untuk mengoperasi beberapa pasien tadi malam. "Hah, hari ini merupakan hari yang suram!!" dan dia tidak mengingat barang yang hilang itu lagi. Tanggal 31 Desember, Mr.Brown berlibur ke Alaska. Dia sudah mengajukan cuti beberapa tahun sebelumnya dan dikabulkan oleh Direktur RS. "Hari ini merupakan hari pergantian tahun. Aku tidak mau mengurusi segala tetek bengek urusan RS untuk sementara. Kalau perlu, aku akan menonaktifkan seluruh telepon selular yang kumiliki" gumamnya. Tok..tok..tok.. suara pintu hotel tempatnya menginap diketuk seseorang. "ah ini pasti Roomboy yang membawakan makanan pesananku" katanya. Perkiraannya meleset, bukannya makanan yang dibawa tapi sekotak kecil dihiasi dengan pita berwarna ungu. Sembari mengucapkan terima kasih, Mr.Brown pun menutup kembali pintu hotel tempat dia menginap. Dia berasumsi ini kado pasti diberikan oleh pacarnya karena merasa tidak enak hati. Dengan semangat dibukanya kado tersebut dan "VOILA", isinya adalah benda yang beberapa hari yang lalu sempat hilang. Dia pun bingung, siapa yang mengirimkannya, padahal dia hanya memberitahu akan cuti sementara dan tidak ada info kemana dia akan berlibur. Peristiwa ini sampai sekarang selalu mengusik pikirannya. Beberapa orang di RS dan kenalannya tidak ada yang merasa mengirim sesuatu pada tanggal tersebut. Lantas siapa?!

    Namaku Greham, aku adalah orang yang biasa saja. Aku memiliki hobi bermusik tertutama bermain piano. Selama aku hidup, aku mengidolakan seorang pianis ternama di negeri ini, dia bernama W Noven Deeth Gubavil. Entahlah aku sendiri tak mengerti apa kepanjangan dari huruf W di depan namanya itu, tapi aku rasa itu nama panggung yang ia gunakan semenjak konser pertamanya sukses beberapa tahun silam.

    Hari ini Gubavil akan mengadakan konser terakhir dalam rangkaian tur keliling dunianya, Ya kota ku menjadi destinasi terakhir konsernya. Tentu aku tak ingin melewatkan kesempatan ini, aku ingin melihat idolaku. Malamnya aku bersiap-siap untuk berangkat ke konsernya. Sesaat setelah keluar rumah aku melihat malam begitu cerah dan bulan purnama bersinar terang. "Hari ini akan menjadi kenangan yang paling indah dalam hidupku" gumamku.

    Akhirnya aku tiba di gedung pertunjukkannya. Gedung itu terlihat tua karena memang di bangun pada zaman pertengahan. Dari 1000 kursi yang disediakan hanya 1 kursi yang tak terisi. Tak lama konser pun dimulai, Gubavil memainkan piano nya dengan sangat indah. Tak terasa waktu telah menunjukkan pukul 23.57 tiga menit lagi adalah penutupan rangkaian konser, sebagai puncaknya Gubavil akan memainkan salah satu lagu dari komposer kenamaan dunia. Tepat pukul 00.00 dia mulai memainkan lagu itu dengan piano dan di iringi oleh biola. Sejenak aku melihat penampakan bulan purnama yang bercahaya terang di jendela yang berada di langit-langit gedung pertunjukkan. "Ahh, lagu ini memang luar biasa ketika dimainkan dengan piano dalam keadaan malam ini. Ini adalah lagu yang indah untuk mengakhiri ini semua, Ya yang terakhir".
     
    Mugi-pyon, seis_fleur and igorkun like this.
  4. Sheratan

    Sheratan Parental Advisory Staff Member Uploader Donatur Event Winner VN Development Team Masa Latihan

    3.728
    738
    248
    Aku masuk kuliah tahun ini. Aku tinggal di asrama. Asramaku ini memiliki 3 lantai dengan 10 kamar tiap lantainya. "Anak baru ya?", seseorang menegurku dari balik kamar nomor 2 saat aku baru masuk kedalam gedung itu. "Iya" ujarku singkat. "Ah, ini kamarku, nomor 23" ujarku. kesan pertamaku adalah gedung ini terlihat angker tapi sangat bersih. "Bagaimana tidak mau bersih, ada 3 orang pembantu dan tiap lantai satu pembantu untuk membersihkan sampah tiap penghuni kamar" kataku dalam hati. Salah satu pembantu itu adalah mbok ijah. Jangan ditanya tentang komitmennya dengan kebersihan, walaupun sudah tua dan tidak diperbolehkan naik turun tangga karena penyakit, tetap dia bisa membersihkan lantai satu sendirian. Suatu hari sepulang dari kampus aku beli banyak bungkus makan karena tugas kuliah menumpuk menunggu untuk dikerjakan. Tidak akan sempat walaupun keluar makan sebentar. Aku sadar sampah berserakan dilantai ketika aku selesai dengan tugasku dimalam harinya. Pasti nanti juga ada yang membersihkan, pikirku dalam hati sambil menaruh sampah2 tersebut didepan pintu kamar. Dan benar saja, pagi2 terbangun aku melihat bayangan mbok ijah dari balik jendela kamarku. Aku yakin pasti dia sedang membersihkan sampah2 bekas semalam.

    Malam itu aku pulang telat, lumayan lama juga telatnya, walaupun sebelumnya aku memang telah izin kepada isteriku karena ada pertemuan diluar dengan klien. Cape, lelah, ngantuk rasanya sudah tak tertahankan. Sesampainya dirumah, kuparkir mobil di garasi lalu segera menuju pintu depan. Tok tok tok, berkali-kali kuketuk pintu tapi tak juga dibukakan, mungkin isteriku terlalu lelap atau apalah. Sebenarnya, bisa saja aku lewat pintu belakang, tapi jalan menuju kesana tidak ada lampu, gelap dan menakutkan. "Ah kutunggu saja isteriku membuka pintu sambil duduk-duku di bangku teras, hawanya sejuk sekali, apalagi dengan tubuh seletih ini..."

    Tiba-tiba kudengan suara orang berjalan menyeret sesuatu dari arah belakang rumahku "Ah aku sangat lelah, hampir saja aku pulas jika tak mendengar suara itu" aku segera bangun dan coba mencari tahu...
    Siapa itu? seperti isteriku.. apa yang dia bawa itu, gelap sekali sehingga aku tak jelas melihatnya...

    Sejak kejadian itu, isteriku tak pernah lagi menegurku, saat di meja makan, saat tidur, atau saat menonton tv dia tak pernah menegurku, saat kusapa pun dia cuek saja. Sampai aku merasa benar-benar marah, kubanting gelas yang ada di meja hingga pecah, dia terlihat sangat ketakutan, lalu dia pergi melapor polisi dan lebih memilih tinggal di penjara daripada bersamaku di rumah ini. Apa aku begitu kejam? entahlah, yang pasti sudah tak ada seorangpun yang tinggal dirumah ini, aku sangat bersedih....

    aku dan 3 temanku adalah sekelompok pemuda yang suka berburu foto-foto di rumah yang "katanya" berhantu.berharap dapat "gambar" yang bagus,kami pun berangkat ke rumah hantu dekat komplek perumahan di pinggir kota...
    setibanya disana,kamipun mengambil foto sebanyak-banyaknya...
    namun setelah kami periksa tak ada satupun foto yang aneh...
    akupun iseng dengan mengambil foto kita berempat di rumah hantu itu dan mengeditnya dengan menambah gambar hantu memakai photoshop...
    keesokan harinya kutunjukkan foto itu ke teman2ku dan mereka serentak ketakutan...hahaha...bodohnya mereka pikirku....

    aku tak habis pikir bagaimana kerja polisi di kota tempat tinggalku.akhir2 ini banyak kejadian pembunuhan dan pembunuhnya belum tertangkap.tempo hari ada seorang wanita yang dibunuh di dekat pabrik tekstil di pinggir kota.dia ditusuk dengan sebuah pisau pembelah es.pisau itupun membuat orang awam pun bergidik...pisau itu terdapat gantungan tengkorak manusia...hal itu membuat ibuku takut untuk keluar rumah,tapi aku mengatakan bahwa tidak akan apa2 bila berhati hati..tapi ibuku tetap khawatir karena dia yakin polisi tidak mampu berbuat apa2...
    duh bagaimana polisi ini...kata ibuku barang bukti alat pembunuhnya pun belum ketemu...

    aku bersama istri dan kedua anakku ingin pergi pulang ke kampung halamanku di desa terpencil di kaki sebuah gunung,di tengah jalan anak2ku kelaparan sehingga kamipun sepakat turun untuk makan di restoran di sepanjang jalan...tiba di sebuah restoran,kamipun meminta sopir berhenti...
    selagi kami makan ada berita di tv restoran tentang kecelakaan bus yang terkena batuan longsor dari gunung...kecelakaan itu ternyata bus yang kami tumpangi tadi dan terjadi tak jauh dari lokasi kami...
    dengan santai istriku bilang...seharusnya kita tidak turun dari bus itu tadi...
    akupun terkejut dan bilang...apa maksudmu?apa kau ingin mati?...
    tapi sejenak aku berpikir dan kemudian berkata...ya ternyata kau benar..kita tidak seharusnya turun dari bus itu...

    Seorang gadis kecil sekarat karena penyakit yg di deritanya. Ibunya diberitahu dokter umur putrinya tak lagi panjang. Suatu hari seorang pekerja sosial mendengar cerita ini, dan bertanya kepada ibunya "Apa yang bisa kami bantu untuk putri anda?", "Aku cuma berharap putriku bahagia menjelang kematiannya" kata sang ibu. "Mungkin kami bisa membantu, biasanya anak yang sakit bisa kembali ceria jika bisa bertemu selebriti idola nya", "Ya aku percaya itu bisa membantu" kata si ibu, "Siapa penyanyi favorit putri anda?", tanpa ragu si ibu menjawab "Justin Bieber!".
    Sang anak begitu girang kedatangan Justin Bieber, Justin bertanya kepadanya "Apa yang sangat kau inginkan saat ini? katakan padaku, aku akan mengabulkan semua permintaanmu", sambil menangis sang gadis kecil menjawab "Yang aku inginkan hanya terbebas dari sakitku, punya banyak teman baru, dan bisa bermain lagi". "Aku janji akan mengabulkan semuanya" jawab Justin.
    Beberapa menit kemudian, sang gadis kecil terbebas dari sakitnya, dan setelah itu dia tidak pernah sakit lagi. Dia di kembalikan kepada ibunya, tidak lagi terkurung di kamarnya, punya banyak teman baru, dan bermain dengan orang-orang sepanjang waktu.
    Sementara Justin Bieber dimasukkan ke dalam penjara.
     
    Mugi-pyon and seis_fleur like this.
  5. Sheratan

    Sheratan Parental Advisory Staff Member Uploader Donatur Event Winner VN Development Team Masa Latihan

    3.728
    738
    248
    Seorang laki-laki pergi ke hotel untuk menginap, dia menemui seorang wanita di lobby untuk check-in. wanita itu memberikan kunci kamar dan memberi tahu bahwa di koridor saat dia ke kamarnya, dia akan menemukan sebuah pintu yang tidak ada nomor kamar dan terkunci dari dalam, tidak ada yang boleh masuk kesitu, dia juga tidak boleh mengintip ke dalam kamar dalam keadaan apapun. Laki-laki itu mengangguk mengerti, kemudian menuju kamarnya dan langsung tertidur.

    besok malamnya, laki-laki itu sangat penasaran, dia menuju pintu itu dan mencoba membukanya, "benar-benar terkunci" pikirnya. kemudian dia berjongkok dan mengintip dari lubang kunci. udara dingin menerpa wajahnya, dia melihat persis sama dengan kamarnya, dan disudut kamar ada seorang wanita berkulit sangat putih duduk dengan kepala bersandar didinding menghadap keluar jendela. Laki-laki itu menatap bingung, dia hampir mengetuk pintu, tapi kemudian membatalkanya.

    besok malamnya lagi, dia kembali ke pintu tanpa nomor tersebut dan mengintip ke lubang kunci lagi. kali ini, semua yang dia lihat merah, dia tidak bisa melihat apa2 kecuali warna merah, mungkin wanita dalam ruangan ini sadar ada yang mengintip dan menutup lubang kunci dengan sesuatu benda berwarna merah.

    penasaran, laki-laki itu pergi bertanya pada wanita dilobby. wanita dilobby terdiam dan berkata "apakah kamu mengintip pintu itu dari lubang kunci?", laki-laki itu mengangguk, "baiklah, akan saya ceritakan, dulu ada seorang pengusaha yang membunuh istrinya diruangan itu, sampai sekarang arwah istrinya masih sering muncul. pasangan suami istri itu bukanlah orang biasa, mereka berdua keturunan berkulit sangat putih, kecuali mata mereka, matanya berwarna merah".
     
    Mugi-pyon and seis_fleur like this.
  6. Sheratan

    Sheratan Parental Advisory Staff Member Uploader Donatur Event Winner VN Development Team Masa Latihan

    3.728
    738
    248
    Reserved.Reserved.Reserved.
     
  7. Sheratan

    Sheratan Parental Advisory Staff Member Uploader Donatur Event Winner VN Development Team Masa Latihan

    3.728
    738
    248
    Reserved lagi.
    Reserved lagi.
    Reserved lagi.

    Buat cerita dari anak-anak forum kalau ada yang mau nyumbang cerita.
     
  8. ReinzLoki

    ReinzLoki <3 Juniel <3

    180
    15
    63
    cerita 1 : "..aku langsung menyadari bahwa itu bukanlah daging manusia" << berarti dia pernah makan dong..wah sumanto
    cerita 2 : "..menusuk perambok tersebut dengan pisau yang sedang dibawanya..." << ngapain bawa piso? mau nusuk suaminya ;o
    cerita 3 : "..aku menyalakan lampu dikamarku" tapi nyalain lagi , sapa yg matiin -_-
    cerita 4 : itu siapa dong yg ngunggah videonya sama ngirim emailny? :O
    cerita 5 : ie lah itu ga ada yg bicara sama dia , toh yg dia bunuh keluarganya yg jumlahnya 4 orang @_@
    cerita 6 : yg di otopsi mayat temennya , si Jacob
    cerita 7 : males bacanya panjang
    cerita 8 : err...i dont get it....mungkin mungkin...
    cerita 9 : temennya nambah satu yang jawab...hiii

    btw, masa iyah bisa jadi psikopat sih gan :(

    tar updet deh , mau doto dulu
     
  9. Sheratan

    Sheratan Parental Advisory Staff Member Uploader Donatur Event Winner VN Development Team Masa Latihan

    3.728
    738
    248
    NB: Yang mau post jawaban, kasih spoiler yak. Biar yg lain gak bisa lihat. :D

    @frey
    Yup... anda benar sekali. :D
     
  10. Rikyu

    Rikyu Member

    187
    5
    53
    Nyoba.

    1. udah pernah nyoba daging manusia
    2. lol udah bawa-bawa piso, ada maksud terselubung mau bunuh suami itu
    3. lampu kamarnya mati sendiri lol
    4. kemungkinan dibunuh, ga datang karena kemungkinan sang pengirim ada datang kepemakaman, apalagi dia tau siapa yg dia kirim
    5. 4 orang = keluarganya sendiri
    6. percobaan = jacob
    7. yang cacat itu dia atau kemungkinan yg akan datang
    8. bukan presiden, tapi yg nyalain televisi
    9. “Akku tidak melihat apapun” , lol jadi 3 temannya
    10. konyol, siap-siap di bunuh / dijadiin sandra aja [kalo udah sampai lantai 3, si perampok mah udah ketangkep]
    11. yang bunuh pertama adalah lily, supaya tutup mulut, ayah/ibu nya dibunuh lagi oleh kakaknya, motifnya si kakak pengen ngelindungin adek / siscon [serius] lol *casenya mirip ama yg pernah gw denger
    12. si aku itu bakal mati [sensi ama kata 'terakhir' lol]
    13. di terowongan emang ada hujan? lol
    14. hm, ibunya yg beresin mayat sebelumnya, kalo dia mati ga ada yg beresin mayat dia
    15. kakaknya dijual, kalo uang habis dia lagi
    16. pembunuh udah masuk rumah, yg di jendela itu bayangan doang
    17. guntingnya ketinggalan saat operasi? - gak ngeh
    18. 1. greham udah mati? #hint "selama aku hidup" "menyisakan 1 kursi" "Ini adalah lagu yang indah untuk mengakhiri ini semua, Ya yang terakhir" 2.nomor 23 = lantai 3, mbok ijah lantai 1, dia ga boleh naik turun lantai, wut? -gak ngeh lagi
    19. suami udah tewas, dibunuh istri
    20. yang fotoin siapa?
    21. si aku yang bunuh
    22. -gak ngeh
    23. si ibu dan anak dibunuh oleh si faggot lol, sepanjang waktu mah artinya selamanya
    24. hantunya punya mata warna merah #udah tau ini, pernah liat memecenter
    kalo kurang ngeh dengan jwbn saya, tanya aja

    /Tapi... saya ga psiko... saya detektif aja deh :(

    #updated
    imba yg baru, loadingnya lama di nomor 17 18.2 22 bray
     
  11. darkro90

    darkro90 The Perfect and Elegant Maid

    353
    29
    68
    Yang 13, mana bisa hujan turun di dalem terowongan?
     
  12. 0026ueki

    0026ueki Member

    570
    50
    68
    penasaran jadi buka jawaban yang lain, jadi agak bias

    1 = tau rasa daging manusia, pernah makan orang?
    2= sudah bawa pisau terus langsung nyerang perampok yang dikira suaminya? mau ngebunuh suaminya sudah itu
    3= sudah dinyalakan terus jadi mati lagi, siapa yang nyalakan?
    4= siapa yang ngirim dan rekam pacarnya melakukan bunuh diri itu?
    5= empat orang itu anggota keluarganya? makanya gak ada lagi?
    6= siapa mayat yang diotopsi? teman sekamarnya jangan jangan
    7= yang cacat dia, dan dia coba pancing gimana orang tuanya punya perasaan terhadap kecacatan itu
    8= yang ditunjuk ibunya, bukan presidennya, soalnya baru mau nyalakan TV berarti berada di depan TV dan anaknya nunjuk bayangan ibunya
    9= ada 3 orang temannya yang jawab, padahal temannya pas masuk cuma 2
    10= -
    11= Lily yang bunuh satu orang tuanya? atau dia yang bunuh keduanya?tapi kakaknya yang mengakui kalau dia yang bunuh?
    12= ada yang baru makan manusia
    13= kok bisa kena hujan, padahal di dalam terowongan?
    14= ibunya yang buang mayatnya...
    15= kakaknya dijual untuk dapet duit
     
  13. Sheratan

    Sheratan Parental Advisory Staff Member Uploader Donatur Event Winner VN Development Team Masa Latihan

    3.728
    738
    248
    Cerita sudah ditambahkan. :)

    BTW ada yang mau nyumbang cerita? :D
     
  14. seis_fleur

    seis_fleur nomor absen 12 Staff Member

    2.118
    705
    258
    jeng jengg, mencoba untuk jawab ndiri doeloe
    1: si aku pernah nyoba daging manusia, makanya tau itu bukan daging manusia. si aku psychooo
    2: Istrinya mau ngebunuh suaminya, makanya dia uda siap2 pegang piso pas ada yg mau masuk lol
    3: lampu kamarnya mati. harusnya dia udah idupin
    4: gimana bisa pacarnya ngirim e-mail kalo dia bunuh diri, makanya arwahnya yg ngirim
    5: dia ngebunuh keluarganya, ayah ibu kakak adek, itu 4 orang kan

    6: Jacob yg jadi percobaan otopsi dia sebelum tes. kasihan
    7: Si tentara bo'ong kalo yg uda ga punya tangan ama kaki itu temennya. padahal dia sendiri. Ini cerita sedih tauk bukan misteri/horor :(
    8: Si ortu yang lagi nonton tipi yg mau mati, bukan presiden lol
    9: “Aku tidak melihat apapun” kata-kata siapa yaaaaa ini wakaka
    10: kayaknya ane inget di Conan. Definisi lantai di Inggris itu beda. Kalo lantai satu itu Ground ato apalah gitu, dari lantai 2 baru diitung 1. jadi lantai 3 menurut yg nginep = lantai 2 menurut polisi. karena yg nginep dr NY makanya ga tau.

    11: pass. yg ane tau si Lily dah mati. bener ga?
    12: pass. Ane malah kepikiran si pengemis itu psiko, jadi dia tau isi perut pengunjung /lol *edit: saya kena spoiler :v si aku bakal mati karena makanan terakhirnya roti, dan dia makan roti td pagi :v :v
    13: di terowongan ttp hujan. lel
    14: Selama ini ibunya yg ngebersihin mayat2 korban anaknya. Pas dia yg mati ga ada yg bersihin lagi, dasar anak durhaka :(

    15: kakaknya ntah dijual ato gimana, biar dapet duit banyak. Trus kalo duitnya abis, adeknya deh yg dijual
    16: si pemegang piso uda masuk ke rumahnya
    17: pass. Yg pasti sih pacarnya yg make guntingnya. Sisanya ga tau.
    18 atas: pass *edit: sudah kena spoiler T_T
    18 bawah: bu ijah ga bisa naek, dia ngurus lt 1, tp di cerita dia di lt 3 brarti dah mati
    19:*ga yakin dan kayaknya emng salah lol* si istri ngebunuh seseorang. Kayaknya sih gara2 seseorang itu marah trus mecahin gelas jg, pingin ngebunuh istri, trus malah istri ngebunuh balik. Terus keinget lagi pas si suami mecahin gelas, nyerahin diri deh. udah @_@ *edit: sudah kena spoiler T_T dan ternyata ane emng salah wakakaka
    20: ga mungkin mereka foto berempat, kecuali mereka alay

    21: Si aku yg pembunuh. Si ibu cuman tau dari berita kalo alat pembunuhnya belom diketahui. Sedangkan si aku di narasinya bilang kalo pembongkah es, dan orang awam pun serem ngeliatnya. Artinya si aku adl pembunuh yg tau pasti senjatanya, dan orng awam itu korban2 yg uda ngeliat senjatanya. Trus dia woles2 aja deh keluar rumah, wong pelakunya kok lol.
    22. Pass. Ane ngertinya, kampungnya sih pasti kena longsor karena di kaki gunung. Tp ttp ga ngerti kenapa bilang harusnya ga turun fuuu
    23. pass. kayaknya karena ada nama JB ane ga bisa konsen lol *edit: saya sudah kena spoiler. Dasar JB lol
    24: Merah itu matanya si arwah. Jadi maen pelotot-pelototan.

    semua spoiler dari a certain user fuuu :v
     
    Sheratan likes this.
  15. darkro90

    darkro90 The Perfect and Elegant Maid

    353
    29
    68
    Menurut analisis gw, pelakunya itu sebenernya udah ada di dalam rumah, dan bayangannya itu kepantul ke jendela, dimana dia mendekat ke sofanya itu keliatannya di jendela sama seperti mendekat dari luar ke jendela. Tetapi, waktu pelakunya udah hampir melakukan aksinya, orangtuanya sudah tiba duluan dan pelakunya, dengan cepat, kabur, tanpa repot-repot menghilangkan jejaknya. Karena itu keliatan jejak bot saljunya di belakang sofa.

    Yang masih gw bingung, kenapa pelakunya gak cepat-cepat bunuh naratornya? Karena kalau analisis gw tepat seperti itu, pelakunya udah ada di dalam rumahnya semenjak orang tuanya udah pergi ke luar kota.

    Ini... abstrak. Semua teori bisa dikaitkan dengan endingnya, kalau menurut anlisis gw. Bisa jadi pacarnya, yang ga mau dia terus-terusan di rumah sakit terus tanpa hari libur, bisa direkturnya yang sengaja isengin dia dengan nyembunyiin guntingnya, Atau juga, guntingnya itu ketinggalan di dekat pasiennya. Lel.

    Menurut insting gw, kayanya dia mau bunuh diri karena kalimat-kalimatnya yang sedikit ambigu dan condong ke "akhir".

    Entah kenapa gw kepikiran lagu ini terus waktu baca cerita ini:

    mbok Ijahnya itu gak bisa naik ke lantai 2, sementara dia tinggal di lantai 2. Berarti, siapa itu yang ada di luar kamarnya...?

    Istrinya ngebunuh naratornya, dan naratornya itu gak sadar kalau dia itu sudah mati. Tapi, istrinya itu sadar, dan mungkin karena merasa bersalah, menyerahkan diri ke polisi.

    Ini sama kaya pertanyaan nomor 9, hantunya ikut di foto.

    Alat buktinya belum ketemu kata ibunya, tapi naratornya udah tau ciri-ciri pisaunya?
    Ini antara naratornya yang jadi pembunuh, atau mungkini ibunya sendiri...

    Karena kalau gak turun, sopirnya ga bakal berhenti dan mungkin luput dari longsornya dengan setitik inci.
    Atau mungkin, istrinya bilang gitu karena sekarang mereka gak bisa turun gunung ke kampung naratornya.

    Justin Bieber killed that poor little girl.

    Holy shit.

    WOI WOI WOI ITU CERITA GW WOI

    ...dulu gw pernah cerita di chatbox akira yang dulu, kalau gak salah.

    Intinya ya, wanitanya itu ngeliat balik ke orangnya.
     
    seis_fleur likes this.
  16. Rikyu

    Rikyu Member

    187
    5
    53
    Nice lapak gan!
    Lanjutkan :ok:
     
  17. Dejiko

    Dejiko 6 years old Staff Member

    2.326
    547
    253
    orijinal buatan sendiri. sori kalo jelek
    Sudah 3 tahun sejak terakhir aku pindah ke kota ini. Namun telah serasa seumur hidup bagiku berada disini. Setiap pulang sekolah, aku sering melewati rumah bergaya eropa berlantai 2 yang sudah tidak terhuni lagi. Konon menurut informasi penduduk yang telah lama berada disini, pemilik terakhir rumah tersebut dibunuh oleh perampok dan rumah tersebut dibakar sampai hampir tidak tersisa lagi. Seluruh mayat anggota keluarga telah teridentifikasi dan ditemukan. Namun pelaku pembunuhan masih belum diketahui sampai sekarang.
    Kisah itu telah lama terjadi jauh sebelum kepindahanku ke kota ini. Tetapi ada 1 hal yang sangat mengganggu pikiranku....
     
  18. darkro90

    darkro90 The Perfect and Elegant Maid

    353
    29
    68
    Interperasi baru untuk 18:
    Setelah gw lihat-lihat lagi, gw baru sadar kalau naratornya itu sebenarnya sudah mati.
    Bisa dilihat di "Selama aku hidup" dan juga satu bangku kosong diantara 1000 bangku kosong, yang berarti itu adalah bangku dia.
    Mungkin dia meninggal karena kecelakaan waktu perjalanan, dan arwah dia belum bisa tenang sebelum nonton konsernya itu.

    Sudah dibakar habis tapi rumahnya masih ada, OH SHI-
    Lebih gregetnya lagi, naratornya itu sebenarnya udah mati dan ngulang hari terakhir di kehidupan dia terus-menerus di alam baka sana karena menurut dia sudah "serasa seumur hidup" tinggal di sana dan juga rumah eropanya itu terbuat kembali.
     
  19. Mugi-pyon

    Mugi-pyon User

    15
    0
    6
    Mugi mau nyoba ikutan juga!

    1. Si Aku pernah nyoba makan daging manusia
    2. Tadinya si Istri mau ngebunuh Suaminya
    3. Nyalain lampu kamarnya dua kali? o_O
    4. Yang ngirim email bukan pacarnya
    5. Keluarganya yang dia bunuh? Dia mantan psikopat yang udah sembuh?
    6. Dia ngebunuh dan nge-autopsi temennya, si Jacob
    7. Yang ada didalem peti mati itu si Tentara dalam keadaan tanpa tangan dan kaki, kayak "temen"-nya yang dia ceritain ke ortunya
    8. Yang bakalan mati si Ibu, bukan presiden
    9. Te- temennya nambah satu!??
    10. Dia gak sadar kalo dia ada dilantai yang sama kayak si perampok/pembunuh... Lante duanya Inggris kan sama kayak lante tiganya Amerika -__-
    11. Gadapet sama apa yang terjadi ke ortunya. Yang jelas si Kakak ngebunuh si Lily, makanya walopun udah bertahun-tahun kejadian, statusnya dia belum jadi "wanita", dan si peramal mesti masuk ke alam bawah sadarnya dia dulu baru bisa ngomong ama si Lily
    12. Si karyawan baju rapi itu kanibal... bener gak tuh?
    13. Hujan di terowongan?
    14. Tuh anak psikopat abis... durhaka lagi. Err... Ibunya yang ngeberesin mayatnya?
    15. Ayah-Ibunya tega, anak sendiri dijual. Si Adek siap-siap aja buat ikutan dijual juga
    16. Gadapet... gadapet... Si Pelaku ada didalem rumah?
    17. Si Dokter gak konsentrasi, jadi malpraktik (dengan ninggalin gunting bedah di tubuh pasien dan pasiennya meninggal)? Gadapet gimana caranya tuh gunting balik ke tangan si Dokter. Si Hantu yang balikin?
    18 (atas). Gadapet... gadapet... Si Greham udah mati?
    18 (bawah). Mbok Ijahnya kan gabisa naik tangga! Mbok Ijah... meninggal?
    19. Suami dibunuh Istrinya
    20. Itu yang foto mereka berempat siapa? Apa mereka pake tripod?
    21. Si Aku tau darimana senjatanya piso? Kan belum ketemu ama polisi senjatanya o_O
    22. Mereka harusnya gak turun biar bisnya selamet dari longsor? o_O
    23. Si JB ngebunuh si Gadis Kecil
    24. Si Arwah ngintip balik dari lobang kunci

    Gadapet beberapa jawaban -,-
     
  20. TheWizard

    TheWizard Audiophile

    201
    56
    73
    12. Ada orang yang habis MAKAN manusia
    16. Ada orang lain yang memasuki rumah. Kemungkinan orang yg bawa pisau besar.
    18. Si Greham udah meninggal. Tapi mungkin ada sesuatu pada nama W Noven Deeth Gubavil. Soalnya yang W terlalu ditonjolkan. Atau hanya bluffing belaka.
    17. Yang menemukan dan mengembalikan itu Santa Clause. Soalnya dokter berbaik hati merelakan hari natalnya untuk kepentingan pasien. Lagipula dikembaliinnya pake kotak kado cem hadiah.
    22. Itu keluarga semuanya udah mati. Masak ada berita yang barusan aja kejadiannya udah di TV?
     

Share This Page