Diskusi Kenapa Animanga Mainstream Biasanya Gelut-Gelutan?

Discussion in 'Obrolan Otaku' started by Flame-kun, 28 December 2012.

  1. Flame-kun

    Flame-kun 大蛇武錬葬! Staff Member

    529
    257
    148
    Coba sebut, apa saja animanga yang sekarang mainstream di Indonesia?

    Bleach, Dragon Ball, Naruto, One Piece, dan Sword Art Online (ada yang gak kesebut gak nih?). Semua pasti mengandung unsur gelut-gelutan tanpa memandang tema..

    Pertanyaannya, mengapa? Apa bangsa kita bangsa yang senang sama kekerasan? *pundungdipojokan*
     
  2. seis_fleur

    seis_fleur nomor absen 12 Staff Member

    2.118
    705
    258
    action maksudnya? =))

    "mungkin"
    bukan berlaku di anime aja, di film jg yg paling laku itu action
    uda persepsi orng Indo film kalo ga ada actionnya = ga seru
    oh well kata ane bukan orng Indo doang sih yg begitu
    oke semua hanya "mungkin" :teh:
     
  3. darkro90

    darkro90 The Perfect and Elegant Maid

    353
    29
    68
    Soal SAO, kayaknya kalau menurut saya itu masih belum cocok untuk masuk market mainstream seperti BON dkk. Karena, kalau saya perhatikan, SAO itu mendapatkan predikat mainstream dikarenakan para pembencinya yang sepertinya terlalu menjiwai "taste" mereka, dan yang lebih parahnya lagi, mereka percaya bahwa "taste" mereka, yang rata-rata terbentuk dikarenakan terlalu banyak menonton anime edgy seperti DN, CG, dkk, itu lebih tinggi dibandingkan "taste" orang-orang yang bisa dibilang menikmati semua genre anime yang ada, baik itu moeblob seperti K-ON, mindf**k thriller romance seperti Steins;Gate, ataupun tearjerking drama seperti Clannad. :bijak:
     
  4. Flame-kun

    Flame-kun 大蛇武錬葬! Staff Member

    529
    257
    148
    Setidaknya lumayan dikenal khayalak orang lah, van. Haha...

    Eh? DN? CG? Apa itu <_<
     
  5. darkro90

    darkro90 The Perfect and Elegant Maid

    353
    29
    68
    Ya, dan kebanyakan anime otaku yang sudah memiliki "jam terbang" banyak di pertontonan-animu itu berpendapat bahwa semua anime yang lumayan dikenal khayalak orang itu "jelek" dan "not worth it to watch". Well, untuk beberapa kasus, iya. Tetapi, untuk beberapa kasus lainnya juga, tidak.

    Contoh, kita bandingkan plot berlarut-larut Naruto dengan plot SAO yang straightforward dan to-the-point tanpa memasukkan filler yang tidak berarti/berhubungan dengan plot yang ada. Misalnya, di Naruto, ada satu episode filler yang hanya menyeritakan tentang mie yang tidak jelas asal usulnya. Tetapi, di SAO, ada satu episode, yang bahkan saya pikir tidak pantas untuk dibilang filler, yang menceritakan tentang bagaimana Kirito mendapatkan satu pedangnya lagi dan bertemu seorang blacksmith moe.

    Intinya, tidak semua anime mainstream itu jelek dan tidak pantas untuk ditonton, jika kalian sendiri memiliki "jam terbang" animu yang cukup banyak, saya rasa kalian juga dapat menilai mana yang pantas untuk ditonton dan yang tidak, tanpa memiliki mindset "mainstream = bad" yang menghalangi kalian.

    DN itu Death Note, dan CG itu Code Geass.
     
  6. seis_fleur

    seis_fleur nomor absen 12 Staff Member

    2.118
    705
    258
    sekarang masalahnya bukan mainstream itu jelek apa bagus, tapi kenapa kebanyakan mainstream itu pukul-pukulan, tendang-tendangan dll :haha:

    for SAO = its mainstream
    dengan catatan mainstream itu, yg bisa menontonnya mencakup banyak kalangan. ga masalah populer apa ngga
     
  7. darkro90

    darkro90 The Perfect and Elegant Maid

    353
    29
    68
    Hoo maaf-maaf, saya terlalu terbawa suasana karena terlalu sering menanggapi orang yang berasumsi bahwa "mainstream = bad", bahkan saya juga pernah sampai 5 jam-an meladeni orang seperti itu di suatu forum berinisial "LAM" :swt:

    Kalau menurut saya, kebanyakan khayalak otaku anime itu masih rata-rata memprioritaskan grafik/fanservice, yang dalam kasus ini, bisa action ataupun ecchi. Maka dari itu, pastilah rata-rata anime bergenre Action dan Ecchi itu ramai peminat. Masih minoritas untuk para golongan otaku anime yang mau menonton anime dikarenakan ingin melihat ceritanya, walaupun sekarang kalau saya lihat sudah mulai perlahan-lahan berkembang, seperti yang bisa dilihat antusiasme otaku-otaku anime terhadap anime-anime seperti Steins;Gate, Clannad, SHNY, dll.
     
  8. seis_fleur

    seis_fleur nomor absen 12 Staff Member

    2.118
    705
    258
    hem, kalo sekelas steins gate, SHNY, Madoka dll gitu kayaknya yg minat itu otaku semua, dari kalangan umum kurang kayaknya. Banyak yang sangat terkenal di dunia per-otaku-an, tapi kalangan umum tidak banyak mengetahuinya. Contoh : Touhou *eh wait ini bukan anime /shot

    setuju ama sukro, kalo ga action, ecchi yah =))
    bahkan sekarang kayaknya harem uda bisa disebut mainstream, banyak banget~

    oh ya, kalo shounen kan sudah mainstream, tapi kenapa shoujo ngga terlalu ya?
    bisa dilihat anime shoujo sekarang sudah sedikit sekali
     
  9. darkro90

    darkro90 The Perfect and Elegant Maid

    353
    29
    68
    Betul sekali, tetapi, terkadang menjadi minoritas itu adalah hal yang bagus juga, seperti Touhou. Kita lihat saja video ini untuk suatu percobaan oleh media barat untuk mengenal Touhou:

    [youtube]http://www.youtube.com/watch?v=OeEIteQmpHE[/youtube]

    (Masing marah karena Marisa dibilang serem sama mbak-mbak pembawa acara suram itu. Cirno bisa dipastikan lebih pintar daripada seluruh orang CNN itu sendiri.)

    Sebenarnya, anime shoujo itu banyak sekarang, cuma sekarang bisa dibilang genrenya "berubah" dari anime shoujo yang biasanya melibatkan "gadis-gadis-cantik-melakukan-hal-menggemaskan" menjadi "laki-laki-cantik-melakukan-hal-menggemaskan". Mengapa? ya... karena saya bukan Fujoshi, saya tak bisa menjawab itu :swt:
     
  10. Kirinon

    Kirinon Member

    154
    23
    58
    doraemon dan sinchan apakah bisa disebut mainstream kah :v
    dari kalangan anak kecil sampe kalangan ibu2 sudah tau anime2 tersebut :teh:
     
  11. BiriBiri

    BiriBiri Member

    242
    31
    53
    kata temen ane : anime itu kalo gak ada berantemnya mana seru? sama aja sinetron


    ane jg gk ngerti kenapa tapi ada ada aja :ckck:
     
  12. Sheratan

    Sheratan Parental Advisory Staff Member Uploader Donatur Event Winner VN Development Team Masa Latihan

    3.728
    738
    248
    Anime gak ada konflik mana seru?

    Dan coba tebak konflik apa yang paling mudah di terima dan diolah oleh otak manusia? :p
     
  13. seis_fleur

    seis_fleur nomor absen 12 Staff Member

    2.118
    705
    258
    the bad guy wants doing something-evil, let's settle this with some gelut-gelutan!
     
  14. Sheratan

    Sheratan Parental Advisory Staff Member Uploader Donatur Event Winner VN Development Team Masa Latihan

    3.728
    738
    248
    BTW BnP juga gelut-gelutan... *ifyouknowwhatImean
     
  15. cegeb

    cegeb Nomor Absen 69

    674
    143
    143
    Ah elaah.. fans beratnya benar2 mengamati...
    11-12 ini sih sama KxK..

    ___
    Anyway, I agree to gelut2an.. because gelut is cool, ditambah drama mendebarkan.. malah gw pengen anime2 kesukaan gw ada gelut2an jg, bukan gelut2an seperti yg dideskripsikan oleh atas ane, tapi real gelut..

    e.g. para preman datang ke klub k-on, lalu yui dkk menggebukin mereka pake instrument. Setelah itu bos reman datang, HTT rata oleh 1 bos reman tsb, apa yg harus mereka lakukan.. dengan kekuatan persatuan, bos reman itu akhirnya di jurus combo all-out attack
     

Share This Page