Share [Fanfic] Crazy for SS4INA

Discussion in 'Tulisan' started by Rie Yukihime, 26 August 2013.

  1. Rie Yukihime

    Rie Yukihime Member

    268
    58
    56
    Judul : Crazy For SS4 INA
    Genre : Comedy
    Rating : Semua Umur

    Cast: ELF (Hyurin & Minra)
    Member of Super Junior

    lets start~

    ~mamamara marara
    ~jejejebal hajimara
    ~bwabwabwara bwara
    ~nae nuneul barabwa [Super Junior-Acha]

    “Rin… bangun.. udah pagi…”
    Aku menggeliat sedikit. Suara eomma yang membangunkanku lebih besar volumenya dibandingkan suara oppadeul(trans:sekumpulan nii san) yang menyanyikan Acha untukku setiap pagi (baca:alarm). Kuraih handphoneku dan kumatikan alarmku walaupun enggan karena aku masih ingin mendengar suara oppadeul lebih lama. Kutatap wajah leeteuk oppa(tr:nii san) yang saat ini mendapat giliran menjadi wallpaper hp-ku minggu ini. Yah,aku selalu bergiliran memasang wajah oppadeul sebagai wallpaper tiap minggu. Minggu lalu giliran si evil magnae(tr:bungsu),Kyu oppa.
    Dengan rasa malas yang mendera,aku pun berusaha bangkit dari tempat tidur. Kuedarkan pandanganku ke sekeliling kamarku sambil tersenyum.
    “Anyyeong(tr: hai) leeteuk oppa- anyyeong heechul oppa – anyyeong kangin oppa – anyyeong yesung oppa – anyyeong shindong oppa – anyyeong hangeng oppa – anyyeong sungmin oppa – anyyeong donghae oppa – anyyeong eunhyuk oppa – anyyeong siwon oppa – anyyeong ryeowook – anyyeong kibum oppa – anyyeong uri magnae,kyuhyun oppa.”
    Fyuuh… akhirnya aku selesai juga menjalani ritual-bangun-tidur ku. Hehehe. Yah, menyapa ke-13 oppadeul adalah ritualku setiap pagi. Aku memasang poster masing-masing personil SuJu dalam ukuran besar. Hmm… mungkin kalian semua sudah mulai sadar yah siapa aku? Yup, Hyurin imnida. Aku seorang ELF. A new ELF lebih tepatnya.
    Aku baru menjadi ELF sekitar 5 atau 6 bulan yang lalu. Waktu itu karena iseng, aku pun mencoba men-search nama uri leader, leeteuk. Yah, ini kulakukan agar aku lebih tahu tentang leeteuk oppa. Kenapa ingin tahu? Jawabannya mudah,karena telingaku hampir pecah menerima teriakan-teriakan dari adikku tentang leadernya Suju ini. Dan saat itu yang muncul adalah nama leeteuk oppa dan Kang Sora. Karena penasaran, akhirnya aku pun mulai mencari tahu tentang keduanya.
    Akhirnya aku pun tahu tentang keduanya yang ternyata bermula menjadi pasangan di We Got Married, salah satu variety show yang terkenal karena memasangkan 2 idola korea sebagai suami-istri. Akhirnya aku pun mulai rutin mengikuti acara tersebut. Hingga aku tahu bahwa dalam acara itu juga muncul member super junior yang lain yang bertindak sebagai fighting junior, sungmin, eunhyuk,donghae, dan kyuhyun.
    Tadinya aku pikir super junior itu boyband korea yang nggak asik. Ternyata begitu aku tahu. Err… kegilaan adalah nama tengah mereka kurasa. Hampir di setiap variety show isinya adalah kegilaan semua member suju,bahkan siwon oppa ataupun kibum oppa yang terlihat alim juga ternyata masih memiliki tingkat kegilaan di atas rata-rata. (-_-)’a.
    Yah, begitulah kira-kira kisah awal kenapa aku bisa menjadi seorang ELF. Kalau melihat ELF lain yang sudah jauh lebih dulu dariku, kadangkala terbesit suatu pemikiran…”Ah..aku beda dengan mereka,mereka sudah jauh lebih dulu dariku”. Tapi aku teringat perkataan siwon oppa “Yang penting bukanlah kalian menjadi ELF sejak awal, tapi kalian menjadi ELF sampai akhir”. Hehehe. Gomawo yo,siwon oppa. Kata-katamu meningkatkan Power of ELF di diriku.hehehe

    ******
    ~ dasi irona nal gidaryeo jun geudael bogosipo
    ~ dasi doraga hagosipeunmal saranghamnida
    (terjemahan : Aku ingin bangkit kembali dan melihatmu yang menungguku. Aku ingin kembali lagi dan mengatakan aku mencintaimu) [Kyuhyun-Love Again]

    Kudengar hpku mengalunkan lagu love again, lagu yang selalu ingin membuatku menangis karena menggambarkan perasaan Kyuhyun oppa setelah kecelakaan 2007. Aku pun menerima panggilan dari kawanku sebelum aku menangis karena mendengar lagu itu terlalu lama.
    “Halo. Ya, ini aku. Mwo? (tr: nani?) Di rumahmu? Oh, arraseo(tr:wakatta) Ne”
    Aku pun mematikan hpku,menatap sekilas wajah leeteuk oppa dan mulai berjalan menuju rumah temanku, Minra.
    *****
    “Jadi gimana ni eonni(tr:nee san),mau nonton SS4 INA nggak?” Minra mulai bertanya padaku.

    Minra, dia adalah temanku sejak kecil yang sudah kuanggap sebagai yeodongsaeng-ku sendiri. Yup, dan dia juga seorang ELF. Dia ELF jauh lebih dulu dariku. Sudah lama aku tidak bertemu dengannya karena dia pindah rumah. Tapi semenjak aku menjadi ELF, tiba-tiba saja kami jadi akrab kembali. Banyak hal yang dapat kami bagi. Sekali lagi, Power of ELF bekerja disitu rupanya, ELF bisa menyatukan banyak orang,dari yang tidak kenal menjadi kenal apalagi 2 orang yang memang sudah pernah berteman akrab?

    “Mauuu… tapi harga tiketnya itu lho… nggak sanggup deh” aku menghela napasku. Kupejamkan kedua mataku dan aku pun mulai berguling-guling di atas tempat tidur Minra.

    “Hue… eottokhae…” aku bangkit dan mulai menatap Minra.

    Yah, Minra sudah pasti menonton SS4 INA. Tabungannya cukup, sedangkan aku? Berhubung baru beberapa bulan menjadi ELF, jelas aku belum punya persiapan dana untuk bisa menonton SS4.

    “Hmm.. gimana kalau coba tanya ke orang tua eonni? Siapa tahu bisa?”

    Pandanganku mengabur, aku pun mulai membayangkan apa yang akan terjadi jika aku meminta uang untuk menonton SS4.

    #imagine
    “Apa? Buat nonton konser? 1 juta? Emang kamu pikir nyari duit tuh gampang? Masa kamu pakai buat nonton konser.. bla-bla-bla”
    Terbayang wajahku yang mulai berubah warna menjadi semakin pucat dan wajah ibuku yang semakin memerah dan siap meledak. Dan lambat laun mulai terdengar suara Oppadeul di kejauhan.
    #imagine end

    “Ani..” aku mengipaskan tanganku. “Bisa-bisa dia ngomel-ngomel sepanjang hari, siang dan malam ampe SS4 INA nya kelewatan” kataku santai.
    “hmm gitu yah… trus gimana yah?” kulihat Minra mulai berpikir.
    “Ah, gimana kalau kita malak?” kataku tiba-tiba dan lanjut menceritakan rencanaku pada Minra yang mulai membayangkan

    #imagine
    Aku : Eh lo! Buruan lo serahin barang punya lo itu!
    Anak 1: eh, apa kak? Yang mana?
    Aku : Yee,pake nanya lagi! Itu yang lagi lo pegang! Cepetan…!
    Anak 1: *nyerahin barang yang dia pegang
    Aku: ekekekekek… *ngambil barangnya dan siap mulai menjual.
    -tiba-tiba muncul Minra-
    Minra: err.. eonni, kalau malaknya permen anak kecil buat dijual lagi mah kapan kekumpul duitnya? Lagian mana ada orang yang mau beli permen bekas?
    #imagine end

    Aku pun balik ke kenyataan. “err.. rencana malak permen dari anak kecil buat dijual lagi,nggak bagus yah?” aku bertanya pada Minra sambil menyengir.
    Minra hanya menjawab pertanyaanku dengan menghela napas panjang. “Haaah… kalau mau kayak gitu mah sekalian aja rampok bank.” Kata Minra sambil lalu. Aku pun kembali membayangkannya.

    #imagine
    Aku : Angkat tangan kalian *nodongin pistol mainan
    Suasana bank menjadi ricuh dan beberapa satpam datang mendekat ke arahku.
    Satpam1 : *jongkok* dek, jangan main pistol-pistol an disini yah…
    Satpam 2: pengumuman! Bagi pengunjung yang kehilangan anaknya, kami menemukan seorang anak yang sedang bermain pistol-pistolan di dekat teller. Kepada orang tua yang bersangkutan, harap segera menghubungi petugas keamanan terdekat.
    Aku : *desperate
    #imagine end

    “Ah.. batal-batal!!” aku menggoyangkan kedua tanganku. “ nggak mungkin rampok bank dengan tampang yang sering ketuker sama anak sd. Bisa-bisa malah dilaporin jadi anak ilang lagi.” Kataku frustasi pada Minra.
    “hehehe. Iya juga sih. Eonni kan masih kelihatan kayak anak kecil. Hehehe. Kalau jalan berdua aja kan kelihatannya kayak aku yang eonni-nya.”
    “YAA! Dasar kau ini!” aku melompat ke arah Minra dan mulai menggelitiknya.
    “Eonni…” kami pun saling menggelitik hingga kelelahan dan mulai berbaring di atas tempat tidurnya sambil memandang langit-langit kamarnya.
    “Eonni.. bukannya katanya minggu lalu eonni mau kerja sambilan jadi pembantu buat beli tiket SS4 INA?” Minra bertanya padaku.
    “Iya sih. Tapi baru interview aku udah diusir sama calon majikanku.” Jawabku malas.
    “eh, diusir?” mendadak Minra bangkit karena kaget “Emang kenapa eon..?” tanyanya sambil kembali berbaring di sebelahku. Aku pun mulai menceritakan kejadian yang menyebabkan aku diusir dan gagal menjadi pembantu

    #imagine
    Calon Majikan (CM) : jadi kamu mau bekerja sebagai pembantu disini?
    Aku : iya nyonya.
    CM : kamu yakin? Kamu masih muda lho
    Aku : iya nyonya. Tidak apa-apa
    CM : hmm.. baiklah. Jadi kamu mau minta bayaran berapa?
    Aku : *dengan mata berbinar2* Mau 2 juta nyonya! Trus dibayar langsung dimuka sebelum tanggal 7 april. Nggak pake lama yah nyonya. Abis itu saya minta izin untuk nggak masuk tanggal 7 nya. Mau ngantri tiket soalnya. Trus tanggal 28-29 april juga saya mau izin,mau nonton konsernya. Hmm oya nyonya, seminggu sebelum konser juga saya nggak bisa masuk, soalnya saya mau bikin planning buat konser, belum lagi nyari kado buat oppadeul. Trus nyonya, saya kerja cuma ampe akhir april aja yah. Kan saya kerja cuma buat SS4 ina
    *dan aku pun diusir
    #imagine end

    Kulihat wajah Minra yang shock dan tidak tahu mau berkata apa lagi. Kupasang killer smile andalanku. Akhirnya, setelah 2 bulan belajar dari Kibum Oppa via foto-foto nya dia, killer smile menjadi jurus andalanku. Hehehe. Akhir-akhir ini sih lagi tertarik untuk belajar evil smirk nya Kyuhyun Oppa. Tapi rasanya susah sekali mencapai level keiblisan setinggi Kyuhyun Oppa. Hohoho
    “Planning ngamen nya juga gagal ya eon..” Minra menghela napas panjang..
    Kali ini kami sama-sama membayangkan. Yah, rencana itu dijalani oleh kami berdua. Walaupun sudah memiliki cukup uang untuk membeli tiket SS4 INA, tapi Minra tetap menemaniku menjalankan misi mengumpulkan uang dengan cara cepat,yaitu… mengamen!

    -FLASHBACK-
    ~singing~
    I wanna hold your hands
    I wanna kiss to your lips
    I wanna falling love with you
    It must be beautiful lovely days [Super Junior-Lovely days]

    Aku mengakhiri laguku dengan penuh senyuman. Minra pun tersenyum dan mulai mengedarkan bungkus snack yang kami gunakan untuk mengumpulkan uang hasil mengamen kami. Senyuman dan ucapan terima kasih kami layangkan berkali-kali,hingga salah satu penumpang berkata,
    “Lagu apaan sih? Nggak jelas banget” kata seorang ibu berbaju biru
    “Iya nih. Dasar anak zaman sekarang, lagu-lagu kayak gitu koq pada suka sih?” ujar ibu yang sebelahnya.
    Aku dan Minra saling berpandangan penuh arti. Kami hanya tersenyum berusaha untuk menenangkan hati sebelum akhirnya menjauh dari 2 penumpang itu. Saat kami berdua tiba di ujung bis mendadak terdengar suara jeritan yang berasal dari penumpang yang tadi.
    “Copeeeet…” aku dan Minra pun berbalik. Kulihat copet yang berusaha lari menuju pintu depan bis untuk turun. Minra yang melihatnya reflek mengejar sang pencopet dengan kecepatan cahaya *weih? Aku memandang sekitar dan mengambil dengan cepat salah satu payung yang dimiliki oleh penumpang di dekatku.
    “Pinjem bentar pak” kataku cepat dan langsung melemparkannya kepada Minra yang dengan sigap menangkapnya.
    Dengan keahlian yang diperoleh berkat mempelajari jurus-jurus Sungmin Oppa, Minra pun berhasil melumpuhkan sang copet. Pencopet pun tidak berkutik,Minra mengambil kembali dompet Ibu berbaju biru dan mengembalikannya dengan penuh senyuman.
    “Duh,makasih yah. Oh,ya. Ini buat kalian” kata si ibu sambil mengulurkan duit 10ribu perak ke Minra.
    “Ah, nggak usah bu. Nggak apa-apa koq.” Minra berusaha menolak,malu-malu kucing.
    “Udah,ambil” si ibu memaksa dan mengenggamkannya ke tangan Minra,yang tanpa disadari oleh si ibu sedang memberikan evil smirk padaku. Ekekekek~
    *****
    “Dapet 25ribu ni eon” kata Minra,menghitung hasil mengamen kami hari ini.
    “Haaah… sehari 25ribu. Kapan kekumpulnya nih…? mana SS4 nya tinggal bentar lagi.” Aku menghela napas dalam-dalam. Minra hanya tersenyum melihat kelakuanku.
    “Eh,bangun lo berdua!” tiba-tiba saja ada orang yang membentak kami berdua. Kami pun bangkit dan berbalik menghadapi wajah yang ternyata ada sekumpulan preman. Err… yah,kami berdua pun saling bertukar pandang cemas. Sudah jelas, mereka pasti minta jatah karena kami mengamen di daerah mereka. Pandangan kami berdua bertemu, seolah-olah seperti eunhae couple, tanpa perlu kata-kata kami berdua tau apa yang ada di pikiran masing-masing,aku pun mulai bersenandung lirih

    ~ Haneul-e byeorul tada julkka (Haruskah kuambil bintang untukmu? Hitung mereka..)
    ~se bwa han ke du ke se ke (satu,dua tiga) [Super Junior- Superman]

    seperti kode rahasia para agen CIA, kami berdua pun langsung berlari secara bersamaan sehingga para preman itu terlambat untuk menyadari. Kami terus berlari dengan kecepatan suara, huehehe hingga kami sampai di tempat yang aman dan menghela napas,saling menatap dan mulai tertawa sekeras-kerasnya.
    -FLASHBACK END-

    “Terus,bukannya kemaren eonni bilang ikut kuis?” Minra berceletuk mengingat aku yang minggu lalu masih semangat untuk mengikuti kuis.
    “Rencananya sih gitu. Tapi mungkin emang bukan takdir kali…”aku menghela napas dalam-dalam.

    -FLASHBACK-
    “Fyuuh.. akhirnya selesai juga nih ff.” Aku menghela napas lega karena berhasil menyelesaikan fanfic berjudul ‘Crazy for SS4 INA’ di akhir batas waktu. Yah, aku membuat ff ini untuk diikutsertakan dalam salah satu lomba yang berhadiah tiket SS4 INA. Siapa tau menang kan? Ff yang bercerita tentang perjuangan (atau mungkin lebih tepatnya kegilaan) yang dilakukan ELF agar bisa bertemu dengan idola sejati mereka,Super Junior. Kulihat jam dindingku, terlihat jelas waktu menunjukkan pukul 23.45.
    “Masih ada waktu 15 menit.” Pikirku. “Kan kata panitia terkahir hari ini, harusnya nggak masalah kan ampe jam berapa aja?” aku tersenyum sendiri.
    Kuraih mouse yang ada di meja. Aku pun menyimpan file ff yang kukerjakan, menghindari hal yang terburuk,dan saat aku akan menekan icon internet,tiba-tiba…
    JLEBB
    Ruangan gelap seketika. Kukutuk P*N, gyaa… kenapa harus mati listrik di tengah proses penentuan hidup dan mati, eh salah di tengah proses nonton atau tidak SS4 INA???
    ‘tenang…’ aku berusaha menenangkan diriku sendiri. ‘biasanya nggak lama koq.pasti sempet..’
    5 menit… *deg-deg an
    7 menit… *hue… nyala dunkz…
    8 menit… *buruan nyala… siapapun petugas yang tadi matiin listrik kukutuk kalian…..
    9 menit… *mulai galau dan bergumam kayak orang demam tinggi nyebutin member suju
    10 menit… *Triing…
    Nyala! Langsung buru-buru nyalain komputer dan mulai ketik disana-sini. ‘fyuuh… akhirnya…’ pikirku. Akhirnya aku pun mulai meng-attach file ff ku. Attach file dimulai…
    50%….. ‘4 menit lagi…’
    75%… ‘3 menit lagi…’
    95%… ‘2 menit lagi… wah cukup kayaknya nih’
    99 %… “1,5 menit… ayo-ayo ayo’
    99%…. ‘1 menit lagi…mulai ngerasa ada yg nggak beres’
    Attach file failed! Please,try again!
    Aku menatap komputerku dalam-dalam. Entah yang mana yang harus kuhancurkan. Kenapa…? kenapa…? salahku apa sebenarnya? Dosa-dosaku itu kan… malak permen dari anak kecil, nyubitin pipi bayi, ngabisin sambel tukang bakso, yang mana yang bikin aku kena kutukan separah ini…?
    -FLASHBACK END-

    “Semangat eon..masih ada waktu seminggu koq” Minra mencoba untuk menyemangatiku.
    “’Tinggal’ seminggu Min”Aku memperbaiki kalimatnya. “Sampai kemarin, aku masih semangat ikut gathering biar bisa dapetin tiket. Aku berangkat subuh-subuh dari rumah biar nggak telat. Tapi…”
    “Tapi apa eon..?”
    “Tapi ya itu.. aku salah tempat. Kamu kan tau aku suka buta arah. 3 jam aku keliling-keliling tetep aja nggak ketemu tempat gatheringnya, pas aku cek lagi, ternyata aku salah mall” aku pun mengakhiri rentetan tragis kisahku.
    “yah,eon.. terus sekarang gimana donk?”
    “Yah, tinggal ada satu jalan.”
    “Apa tuh eon?” tanya Minra semangat.
    “ada deh. Kamu ikut SS4 yang day 1 kan? Kalau gitu kamu ikut yah.” Aku mengajak Minra.
    “Beres eon..” ucapnya sambil mengacungkan kedua jempolnya tanpa menyadari kegilaan apa yang akan kami lakukan.
    *****
    “Yakin nih eon?” Minra bertanya ragu-ragu di belakangku.
    Aku tidak menjawab melainkan hanya memberinya kode agar terus mengikutiku. Yah, hari ini adalah hari pertama SS4 INA. Aku dan Minra sedang berada di MEIS, tempat dimana konser Suju dilaksanakan. Kami bisa berada disini dengan cara menyamar menjadi petugas kebersihan. Ya, pokoknya aku harus bisa bertemu dengan oppadeul.
    Aku mengajak Minra menyelinap berkeliling, siapa tau kami bisa menemukan dimana ruang ganti para personil Super Junior.
    “Hei, kalian berdua!”
    DEG
    ‘yah, ketauan deh. Mati deh!’
    “Kalian mau kemana? Ayo ikut! Bukannya bantu bersih-bersih malah keluyuran”
    Ooh.. ternyata kami berdua disuruh bersih-bersih. Sepertinya penyamaran ini sukses. Hehehe. Kami pun berjalan ke arah panggung. Dan aku pun mulai berpikir ‘tunggu, bukannya biasanya ada latihan dulu yah? Kyaa..jangan-jangan oppadeul lagi pada latihan’
    Aku pun berjalan ke arah panggung dengan riang gembira, tidak bukan berjalan,aku melompat.hehehe
    Tapi ternyata, begitu sampai disana. Tidak ada satupun member Super Junior yang kulihat. Aku hanya melihat sampah yang bertebaran dimana-mana. Aku pun memberanikan diri untuk bertanya kepada salah satu staff disana
    “Maaf, Leeteuk, Kyuhyun, Sungmin atau member Super Junior yang lain kemana yah? Mereka nggak latihan? Kan masih ada day 2?”
    “Hah? Super Junior? Jelas mereka sudah balik ke hotel lha. Ini kan sudah malam. Latihannya dilakukan besok pagi biar mereka bisa istirahat.” Kata staff itu.
    DUEEEENG…
    ‘Oppa….kenapa….?’ aku pun menjerit dalam hati meratapi nasibku yang kian malang
    *****
    Super Show 4 day 2-MEIS
    “Ayo cepet…” aku menarik lengan Minra untuk mengikutiku. Kulihat ada beberapa staff yang berjalan ke arah kami berdua ‘duh gimana nih…? ‘pikirku panik.
    “Kesini eon..” Minra menarikku untuk bersembunyi di salah satu ruangan. Kami berdua masih terus mengintip melalui celah yang ada. Ternyata staff-staff itu tidak menyadari dan terus berlalu pergi. Kami berdua pun berbalik badan dan mencoba untuk menarik napas lega hingga…
    “OPPA!” aku dan Minra menjerit bersamaan dan langsung menutup mulut satu sama lain
    *perhatian: anggap aja ELF & Suju tiba-tiba bisa komunikasi,entah pake bhs indonesia atau korea
    “Nugu? Kalian siapa?” tanya Leeteuk Oppa pada kami berdua.
    “Eh?” Minra menatapku dan berbalik menatap Leeteuk Oppa.” Oppa, kami berdua ELF,kami…” kata-kata Minra terputus karena terdengar ketukan di pintu
    Tok-Tok-Tok
    “Cepat sembunyi.ayo masuk sini” Leeteuk Oppa menyuruh kami berdua bersembunyi ke dalam salah satu lemari. Lemari itu memiliki celah-celah sehingga kami masih bisa melihat dan mendengar apa yang terjadi.
    Ternyata yang mengetuk pintu tadi adalah Siwon Oppa, dia pun mulai memasuki ruangan. Aku hampir saja menjerit jika Minra tidak buru-buru menutup mulutku. Kukatupkan mulutku rapat-rapat. Kami berdua masih terus menatap wajah kedua angel itu,ya the smilling angel dan angel without wings.
    “Hyung, mereka mulai mencarimu. Sepertinya sebentar lagi giliranmu” ucap Siwon Oppa sambil mengedarkan pandangan ke sekeliling. Mungkin dia merasa ada yang janggal. Siwon Oppa memang cukup sensitif untuk hal-hal seperti ini.
    “Ne, arraseo” Leeteuk Oppa pun mengajak Siwon Oppa untuk keluar bersama-sama, meninggalkan kami berdua yang masih berada dalam lemari ini.
    *****
    “Waaah… eonni.. lihat deh. Ini kan baju yang dipake Eunhyuk oppa waktu nyanyi Oppa Oppa bareng Donghae Oppa” Minra melihat dirinya di cermin yang tengah mencoba kostum Eunhyuk Oppa.
    “Iya,iya..” jawabku malas. Ya, Minra adalah seorang jewels. Jelas dia tidak bisa sabar melihat kostum Eunhyuk yang tergantung dengan pasrah. Tanpa sadar ada benda yang menarik perhatianku. Itu kan…?
    Aku langsung menyambarnya tanpa ragu. Ya, itu adalah harmonika yang digunakan Kyuhyun Oppa pada saat solo performance nya. Aku pun mencoba meniup harmonika tersebut. Err…koq nggak ada nada yang keluar yah? Hehehe. Aku emang nggak bakat.
    Tap-tap-tap
    Aku dan Minra berpandangan. Ada seseorang yang kembali dan menuju ruang ganti ini. Minra langsung buru-buru melepaskan baju Eunhyuk yang tadi dicoba dan menggantungnya kembali. Kami berdua pun kembali ke tempat persembunyian kami.
    Ternyata orang yang masuk adalah Kyuhyun Oppa!!! Dia terlihat mencari-cari sesuatu. Aku pun menyadari apa yang sedang dia cari. Harmonika! Aku menatap tanganku takut-takut. Yah, harmonika itu ada disana! Harmonika itu sedang tergenggam dengan manis di tanganku. Eottokhae…
    “Koq nggak ada yah? Kayaknya tadi aku simpan disini deh.” Kata Kyuhyun Oppa sambil memegang ujung meja tempat ia meletakkan harmonika.
    “Apa diambil sama hyung yah?” Kyuhyun Oppa terlihat bingung. Dia pun berjalan keluar ruangan untuk mencari hyung nya.
    Melihat kesempatan yang ada,aku pun segera keluar dan meletakkan kembali harmonika di meja tadi. Tidak lama terdengar langkah kaki yang mulai mendekat. Tapi bukan hanya satu, ada banyak langkah kaki yang terdengar.
    “Kyuhyun-ah, bukan aku. Masa aku jail nyembunyiin harmonika kamu sih? Aku juga tau itu penting buat performance kamu” Eunhyuk mulai mengeluh.
    “Habis, yang paling mencurigakan Eunhyuk Hyung sih” Kyuhyun mengatakan alasannya sambil masuk ke ruangan.
    “Mungkin kamu lupa Kyuhyun-ah” ujar Sungmin mengikutiku
    “Nggak koq Hyung. Aku inget banget. Harmonika itu aku letakkan disi…” Kyuhyun menghentikan kata-katanya.
    “Nah, itu ada.” Kata Sungmin.
    “Tapi tadi…” Kyuhyun masih bingung dengan semua yang terjadi. Jelas-jelas tadi harmonika ini menghilang, lalu kenapa sekarang ada lagi?
    “YAA! KYUHYUN-AH” Eunhyuk membentak Kyuhyun. Kyuhyun pun langsung berbalik menghadapi Eunhyuk
    “Aku tau kamu panik karena kamu pikir harmonika mu hilang. Tapi jangan langsung ambil keputusan bahwa aku yang ngumpetin donk. Masa sampai balas dendam dengan bikin bajuku lecek” Eunhyuk memperlihatkan bajunya yang lecek karena dipakai oleh Minra tadi.
    Aku berpaling menghadap Minra yang buru-buru menekap mulutnya. Dia pasti merasa sangat bersalah. Minra terlihat panik dan mulai bergerak-gerak dengan tidak sabar sambil menggumamkan permohonan maaf. Aku berusaha menenangkannya hingga kami berdua kehilangan keseimbangan dan…
    BRUUK
    Kami berdua jatuh dan keluar dari lemari tempat persembunyian kami. Ketiga oppa yang berada disana hanya menatap kami dengan pandangan heran. Sungmin Oppa adalah orang pertama yang berjalan mendekati kami dan membantu kami untuk berdiri.
    “Gwenchana?(tr:daizobu?)”
    “Ne” aku dan Minra menjawab bersamaan.
    Tidak lama kemudian, masuklah oppadeul, sepertinya semua baru selesai dan akan bersiap-siap untuk performance berikutnya. Kami berdua terkejut dan ingin melarikan diri hingga leeteuk oppa menghentikan kami. Dia pun menjelaskan kepada oppadeul apa yang sedang terjadi. Kulihat oppadeul mengangguk-angguk dan sepertinya bisa memaafkan kelakuan kami berdua.
    “Juisonghamnida(tr:arigatou)” kami berdua membungkukkan badan kami dalam-dalam.
    Kami melihat oppadeul tersenyum kepada kami berdua.
    “Tenanglah, biasanya ELF yang melindungi Super Junior. Tapi sekarang adalah giliran Super Junior yang melindungi ELF” Donghae Oppa mengucapkan kalimat yang begitu manis rasanya.
    “Sudah, tenang saja. Nanti biar kami yang bilang pada staff. Yang penting kalian berdua jangan berisik yah” ucap Yesung Oppa
    “Hyung, gimana kalau kita selundupkan mereka berdua” kata Kyuhyun Oppa
    “eh, selundupkan?” Ryeowook Oppa bertanya-tanya
    “Kita ajak aja mereka berdua ke belakang panggung untuk melihat performance terakhir kita. Hyurin-ssi belum lihat SS4 kan? Cuma lagu terakhir tidak apa-apa?” Kyuhyun Oppa bertanya padaku.
    Aku yang ditanya hanya dapat mengangguk dan tersenyum lebar.
    “Setuju…” Sungmin Oppa menyetujui rencana Kyuhyun dengan senyuman manis.
    “Aku juga. Tidak apa-apa kan membiarkan mereka menonton dari pinggir panggung” Siwon Oppa menebarkan senyum malaikatnya
    “Iya, kasihan kan mereka kalau tidak bisa melihat ketampananku saat menyanyi.” Eunhyuk Oppa pun mulai narsis.
    “YAA! Aku lebih tampan darimu tahu” Kyuhyun Oppa menjitak kepala Eunhyuk Oppa
    “Aiish.. Jinjja. Kalian ini memang nggak malu di depan ELF. Maaf yah, semalem oppa lupa masukin mereka berdua ke dalam satu kandang, jadi kayak gitu deh” Shindong Oppa menjelaskan
    “YAA! Hyung!” Eunhyuk dan Kyuhyun Oppa mulai berteriak
    “Aiish… sudah-sudah. Kalian semua ini. ayo siap-siap.” Ujar Leeteuk Oppa mencoba untuk memisahkan. “Ayo kalian berdua, ikut kami”
    Aku dan Minra berjalan mengikuti Oppadeul ke arah panggung. Kami berdua berhenti di samping panggung. Walaupun tidak bisa melihat dengan jelas,aku merasa senang sekali. Ribuan ELF dalam warna biru safir memenuhi MIES hari ini. Semuanya menebarkan begitu banyak cinta hari ini. Super Junior mulai melakukan performance mereka. Aku hanya bisa menatap mereka semua dalam-dalam tanpa sanggup berkedip. Minra juga memandang dengan terpesona ribuan ELF yang ada disana.
    Tiba-tiba semua member Super Junior berbalik memandang layar. Kami berdua pun ikut menatap layar yang kini sedang menampilkan video yang berisi perjalanan karir Super Junior. Baik Super Junior maupun ELF menjadi satu pada saat itu. Rasa haru memuncak, Oppadeul berbalik ke arah ELF dan mengacungkan microphone masing-masing untuk mengajak semua ELF bernyanyi bersama, tidak terkecuali aku dan Minra. Walaupun kami berada di balik panggung, kami pun ikut bernyanyi bersama dengan oppadeul dan ribuan ELF yang hadir pada hari ini.

    ~gaseumeuro neukkyeoboseyo (Rasakan dengan hatimu..)
    ~nan eolmamankeum geudae-ane inneunji (Seberapa besar aku menempati hatimu..)
    ~geu ipssullo malhaeboseyo (Bicara dengan bibir itu..)
    ~oraejeonbuteo (untuk waktu yang lama..)
    ~nareul saranghaewatttago mari-eyo ( Katakan bahwa kamu datang untuk mencintaiku..)
    [Super Junior&ELF- Urideurui Sarang ’Our Love’]

    “Ne Oppa, ELF datang untuk mengatakan padamu… Saranghae”​

    ctt: ano... sebenernya malu juga sih nge-share disini.. coz rasanya beda genre. tapi biarlah.. walaupun agak nyampah di forum nya Ayano hehe. gomen ne ^^
    mengenang masa lalu. mengingat kegilaan saat masih ELF (fans suju) banget. oke, ampe skrg juga masih nge-fans. tapi bukan hardcore fans.. XD ane nge-gelinding ke akang kibum doang soalnya.
    typo,kesalahan penulisan, eyd. maaf saya g terlalu peduli waktu bikinnya.. haha just for fun.
     
  2. Dejiko

    Dejiko 6 years old Staff Member

    2.326
    547
    253
    kerasa feel drama korea nya. terutama pas lagi imagine terus ngumbar-ngumbar kesialannya. hahaha...

    ELF itu singkatan apa sih??
     
  3. Rie Yukihime

    Rie Yukihime Member

    268
    58
    56
    Ever Lasting Friend. itu nama fandom nya suju.. XD
    teman sampai akhir.. we're not just a fan.. we're friend... XD
     
  4. Dejiko

    Dejiko 6 years old Staff Member

    2.326
    547
    253
    hoo..ya ya. ngerti
     
  5. EsFadhaa

    EsFadhaa Member

    165
    26
    63
    Bikin yang Cassie dong :)
     

Share This Page