Ef: A Tale of Series

Discussion in 'Anime' started by Dejiko, 23 May 2015.

  1. Dejiko

    Dejiko 6 years old Staff Member

    2.326
    547
    253
    [​IMG]
    Type: TV
    Episodes: 12
    Status: Finished Airing
    Aired: Oct 7, 2007 to Dec 23, 2007
    Producers: Shaft, Rondo Robe, Sentai FilmworksL
    Genres: Mystery, Drama, Romance, Seinen
    Duration: 24 min. per episode
    Rating: PG-13 - Teens 13 or older

    Synopsis
    [​IMG]
    Type: TV
    Episodes: 12
    Status: Finished Airing
    Aired: Oct 7, 2008 to Dec 23, 2008
    Producers: Shaft, Sentai FilmworksL
    Genres: Mystery, Drama, Romance, Supernatural, Seinen
    Duration: 24 min. per episode
    Rating: PG-13 - Teens 13 or older

    Synopsis
    PV

    Link VN (saya heran kenapa kak andi nulis genrenya kekerasan)
    https://oniichan.us/threads/ef-a-fairy-tale-of-the-two.2652/
     
    Last edited: 23 May 2015
  2. Dejiko

    Dejiko 6 years old Staff Member

    2.326
    547
    253
    Langsung to the point aja, saya senang tipe cerita begini. Bukan genrenya atau tragedi ceritanya yang saya maksud, tapi adalah ketika sebuah pembukaan cerita dan akhir cerita saling terkait satu sama lain. Ketika itu terjadi, maka kita tahu bahwa penulis cerita telah berpikir secara matang bagaimana ceritanya akan dimulai dan akan berakhir. Bukan seperti penulis yang memiliki ide cerita, menulis dan melanjutkannya with flow, dan menutupnya somehow. (umumnya terjadi pada cerita anime panjang bersinetron yang tidak begitu saya suka.)
    Kita lihat pengaplikasiannya pada anime ini, kuncinya terdapat pada kalimat “sebuah pertemuan yang terjadi kurang dari 45 detik”. Asou Renji mengungkapkan itu pada awal episode 1 dan memberi kesan bahwa itu adalah impresi dia ketika bertemu Chihiro. Tapi ternyata dijelaskan pada akhir episode 12 bahwa ternyata itu adalah potongan naskah novel yang sedang ia kerjakan, base on pengalaman pribadi dia. Dan pada saat itu saya langsung bergumam “Wow!”.

    Anime ini digarap oleh shaft, sebuah perusahaan anime yang unggul akan ilustrasinya dan memiliki sudut tayang yang lebih unik ketimbang kebanyakan penggarap yang lain. Satu-satunya tempat dimana kau akan melihat kota yang memiliki nama Jepang (osawa), bersekolah dengan siswa yang mengenakan seragam sekolah jepang, namun dipenuhi oleh bangunan, jembatan, dan taman ala eropa, yang kosong tak berpenghuni satu figuran pun. Eh, ada sih, cuma di malam natal episode 1 doang.
    Dan jangan lupakan keadaan ekstrim dimana langit bergerak dalam kecepatan luar biasa disaat adegan kebimbangan, langit dan laut yang entah bagaimana menyatu dan melingkar, memfokuskan pada satu objek karakter ditengahnya, juga ketidaklogisan yang terjadi ketika ribuan kunang-kunang hijau muncul di tengah pantai ketika Hirono dan Miyako berdua di pantai.

    Oke, atas alasan itu, saya takkan membahas lebih banyak tentang grafisnya. Sudah ciri khasnya sendiri dan saya suka sesuatu yang unik seperti ini. Oh iya, pada jaman anime ini dibuat (2007), masih belum ada head-tilt.

    Bab 1. Cerita
    Di dalam 12 episode animenya, cerita ini berfokus pada tiga cerita pair (kalau Kyosuke sama Kei juga dihitung). Memang terdengar menekan, tetapi dengan jatah yang sedikit, ia dapat menyajikan cerita yang bagus. Atau mungkin karena porsi cerita yang lebih sedikit pada tiap-tiap pair, anime ini mampu memaksimalkan tiap-tiap ceritanya. Entahlah…

    1.a. ef memories bukan cerita sedih, tapi cerita suram

    Mungkin tampak seperti kisah sedih, tapi jika kita pikir baik-baik, ef berbeda dengan mass-tear-jerking anime seperti clannad dan anohana (saya belum nonton dusta april). Di clannad penonton dihibur dengan kesedihan dari pertengkaran antara saudara, resolve orang tua, kematian heroine, dan sebagainya. Di anohana kita disedihkan dengan episode 12 yang menjadi impact pada seluruh ceritanya.

    Tapi berbeda dengan ef. Tidak ada kisah sedih yang membuat kita benar-benar ingin sedih. Yang ada hanyalah scene yang membuat kita ingin berkata “Oh, God. Why?” atau “Nope, nope, nope, nope…. Nope.” Sambil menjauh dari layar kaca. Terlalu banyak worst reality yang terjadi. Terlalu banyak keadaan dimana karakter dijepit dalam keadaan dimana ia harus memilih jalan buruk dari pilihan terburuk dalam situasi yang sangat buruk. Untuk tipe realis seperti saya (buat yang nggak tau, tipe realis itu ketika kalian bilang piring kaca itu dijatuhin pecah, maka saya yang realis akan berkata kalau hati saya juga sama seperti piring itu. Eh, ngerti gak maksudnya?) menangkap cerita semacam ini secara utuh itu sulit. Kasus yang menggangu terjadi pada Renji yang menyadari apa akibatnya jika ia terlalu berhubungan dengan Chihiro. Pada akhirnya ia mengalami penderitaan karena menyadari bahwa selama ini ia tidak pernah hidup di dalam benak Chihiro, dan hal itu membuatnya depresi. Seandainya Renji mau berpikir secara objektif, ia harusnya sadar bahwa meski ia tidak selalu diingat Chihiro, meski Chihiro yang ia lihat setiap hari mungkin adalah Chihiro yang berbeda, tetapi orang yang ia cintai adalah orang yang sama.

    Jadi inget quote ini:
    Entah gimana nyambung, hahaha…

    Lalu kisah dari Hirono yang menceritakan dirinya yang selalu setengah-setengah dalam melakukan sesuatu. Setengah-setengah dalam pelajaran, pekerjaan, perasaan, dan semua itu dia lakukan karena baginya semuanya penting, semuanya berharga, dan semuanya patut dipertahankan. Sejujurnya ini ngena banget, karena saya pribadi orangnya begini. Saya tahu kalau itu egois, tapi saya tidak ingin kehilangan hal yang berharga dalam hidup saya. Tapi dari cerita ini saya belajar. Mungkin kedepannya saya akan memperbaiki sifat plin-plan saya dan mencoba lebih tegas. Huee….. @_@

    Sekarang saya mengerti kenapa kak andi pernah berkata jangan menjadi Itou Makoto. Itou orang yang tidak dapat menetapkan pilihannya. Ia orang yang setengah-setengah dan akhirnya ia dijadikan setengah oleh Kotonoha. Hahaha….

    Bab 2. Karakter
    Karakter-karakter pada ef memories muncul dengan masalah mereka masing-masing. Bersama dengan itu mereka menjalin hubungan dengan manusia lain dan di dalam masalah seseorang, ternyata terdapat solusi orang lain. Gila, kok saya bisa bikin kalimat keren begini? XD

    Bab. 3. Saya nggak pengen ngetik panjang-panjang jadi saya akhiri saja dulu soalnya agak mentok

    Entah efektif atau tidak saya menulis preview ini sebelum nonton melodies. Tapi saya memang pengen memberi masukan netral pada poin ini sebelum lanjut ke tahap selanjutnya. Overall ini emang cerita yang saya suka dan mungkin saya butuhkan. Untuk apa? Saya sedang nyari ide untuk nulis naskah. Naskah apa? Pokoknya itu. Saya butuh cerita yang bisa menyentuh perasaan semua orang (ceilah) sehingga saya bisa membuat cerita yang membuat diri saya puas.
     
  3. Shirayukin

    Shirayukin (o・∇・o) Staff Member

    1.211
    467
    271
    tonton melodies :)

    salah satu anime romance terbaik menurutku, tapi karena ceritanya yg diangkat dari vn dengan story epik.
    maaf, saya gak suka animasi shaft. tapi satu hal yg saya setuju memang keren jadinya: openingnya yg ganti2 style, plus lagunya juga dibuat beberapa versi: bahasa inggris, jerman, jepang.
     
  4. seis_fleur

    seis_fleur nomor absen 12 Staff Member

    2.118
    705
    258
    Loh shaft toh. Dr dulu tertarik nonton ini cmn ga sempet2.

    Nonton ini dulu br yg melodies ya? Ok :D
     
  5. Sheratan

    Sheratan Parental Advisory Staff Member Uploader Donatur Event Winner VN Development Team Masa Latihan

    3.728
    738
    248
    Memories dulu baru melodies. Dan sangat di sarankan untuk nonton di akhir tahun, terutama untuk melodies. :D
     
  6. Dejiko

    Dejiko 6 years old Staff Member

    2.326
    547
    253
    terus demi apa saya nontonnya di tengah tahun gini, elah sama aja kali :v

    oke, saya sudah nonton melodies. bentar saya ngasih opinion lagi

    Oke, terdapat beberapa upgrade dalam cerita melodies dibandingkan cerita memories.
    Pertama, disamping memiliki cerita sendiri, melodies menjadi cerita penjelas dari beberapa fragment yang kurang dari memories. Jadi disarankan langsung nonton bagian ini setelah nonton memories. 13 jam lebih awal lebih baik.
    Kedua, jika memories memiliki 3 part cerita yang hanya saling berbeda sudut pandang. Melodies hanya memiliki 2 part. Yaitu Yuu-Yuuko dan Kuse-Mizuki. Namun part Yuu-Yuuko dibagi atas 3 bagian. Yaitu masa kecil, masa muda, dan masa sekarang. Jadi melodies punya keunggulan dimana part bukan hanya berbeda atas sudut pandang, tetapi juga ruang dan waktu. Ya, pembawaan ceritanya sendiri sangat random. Terkadang kau melihat masa sekarang. Kemudian masa kecil, terus masa sekolah, terus masa kecil lagi yg nyeritain tentang jam Akane, baru masa sekarang yang udah pada tua semua, kembali ke masa sekolah, dst. Saya tidak bilang itu jelek, malah itu unik dan saya suka sesuatu yang bersifat unik. Well Played Shaft!
    Ketiga, dibandingkan memories yang full tragedi, terdapat adegan sedih di melodies. Di episode terakhir rasanya saya pengen nangis. Andaikan air mata ini tidak beku seperti sekarang, mungkin saya akan menangis. Gila, itu sedih banget.

    “jangan meminta maaf. Aku sudah tidak apa-apa” (kedip-kedip)
    *hiks hiks *merinding

    “tolong jangan melihat kebelakang, teruslah melihat ke depan. Itulah satu-satunya harapanku.”
    *cry a lot

    Keempat, demi apa itu opening episode 8 dibalik (gak penting)
    Kelima, ini penokohan ef secara keseluruhan kayak kagerou. Hampir semua orang yang dikira asing ternyata pernah berhubungan satu sama lain. Dan semuanya dijelaskan di melodies.
    kurang paham maksud saya? begini, Yuu adalah teman masa kecil dari Yuuko. ketika SMA Yuu berteman dengan Nagi dan Kuze. Nagi ternyata adalah kakak dari Hiro. Hiro ternyata teman masa kecil sekaligus kakak-kakakan dari Kei dan Chihiro. Chihiro adalah orang yang diurus oleh Yuu sekarang. dia juga di sukai oleh Renji. Renji memiliki sepupu yaitu Mizuki yang merupakan adik kelas dari Kei dan Hiro. dan ternyata Mizuki ini adalah anak kecil yang dulu bernama Miki yang pernah diurus oleh Yuu dan Yuuko. dan seterusnya...
    Plus 20 poin!

    Overall, awalnya ef nampak seperti cerita romance biasa. Tapi lama kelamaan akan terasa betapa cerita ini begitu deep, betapa hati manusia sebenarnya adalah suatu gumpalan sifat yang sangat fragile yang sebenarnya pula akan mampu diobati oleh perasaan manusia lain. Oleh karena itulah kita harus menyadari bahwa kita disebut makhluk social bukan karena kita saling membutuhkan satu sama lain, tapi karena manusia memiliki hati yang saling mengikat satu sama lain.

    Tambahan terakhir. Ada yg ngerti gak apa maksudnya otowa asli dengan otowa palsu itu? Kenapa satunya di Jepang satunya di Australia? Terus apa aja yang terjadi ketika gempa itu? Kenapa banyak anak yatim piatu? Mungkin yang main VN nya bisa jelasin
     
    Last edited: 28 May 2015
  7. Shirayukin

    Shirayukin (o・∇・o) Staff Member

    1.211
    467
    271
    otowa asli itu kota yg di jepang yg hancur karena gempa, otowa palsu itu tempat di australia yg dibikin sedemikian mirip dengan otowa di jepang setelah gempa. buat nampung org2 dr otowa yg hancur kayaknya?? cmiiw

    banyak anak yatim karena ceritanya fokus ke Yu-Yuuko yg anak panti asuhan.
     
  8. Dejiko

    Dejiko 6 years old Staff Member

    2.326
    547
    253
    tapi kenapa harus jauh-jauh di australia ya? emang di jepangnya sendiri gk ada tanah? trus migrasi orang-orangnya pasti sulit dong
     
  9. Kuro Nami

    Kuro Nami Unforgivable~

    1.257
    121
    133
    Udah dari kapan pengen nonton ini anime. Dan sekarang udah didonlot lengkap, eeh mood nonton ilang lagi. Orz
     

Share This Page