Info Review: Majalah Komik Indonesia, Shonen FIGHT!

Discussion in 'Komik-Kartun' started by seis_fleur, 3 June 2015.

  1. seis_fleur

    seis_fleur nomor absen 12 Staff Member

    2.117
    705
    258
    Haloh~ sudah lama saya tak menulis ya. Karena saya sepertinya ampe lupa cara nulis awalan gimana, jadi mulai pake Q&A saja /yha

    Q: Majalah komik? apaan tuh?
    Seperti yang kita tau hampir semua perkomikan di Jepang mempunyai sistem majalah komik, penerbitannya dilakukan dengan menyatukan chapter dari komik-komik yang berbeda setiap edisinya, dan bersambung berjama'ah. Saat jumlah chapter sudah mencukupi satu jilid komik (biasanya nyambung juga ke popularitasnya) barulah diterbitin satu judulnya satu buku penuh.

    Q: kan komik Indo, kenapa namanya SHONEN Fight?
    Kabarnya chief editornya dari Jepang asli. Jadi ya deal with it. Gaya-gaya majalahnya pun sangat mirip sama majalah komik Jepang sana, ada editor line segala macem, sampulnya, dan juga sistem editorialnya sama. Tapi tenang saja, banyak sentuhan-sentuhan Indonesia yang ada di komik-komiknya kok. Oh ya, majalah komik Indonesia bukan hanya ini, ada juga Re: on tapi yg nulis ketinggalan agak jauh jadi ga terlalu ngikutin.

    Q: Ada di toko buku ga?
    Sudah mulai muncul di tanggal 1 Juni kemarin di toko buku terdekat. Bakal terbit dua bulan sekali, jadi edisi dua itu terbit bulan Agustus.

    Q: Ih gambarnya bukan gaya gambar Indonesia!?
    Kamu bacotin apa. yha. bebas.

    .
    .
    WP_20150602_004.
    Ehem. Oke lanjut. Kebetulan saya PO ini demi beberapa komikus lokal yang saya udah tahu sebelumnya, perkembangan komik Indonesia, harga yang lebih murah kalo online order, dan demi temen saya yang ternyata assistant editor (canda, saya PO duluan sebelum tau dia itu staff kok). DAN BENERAN SAYA NEMU NAMANYA DI CREDIT BELAKANG. Ditulisnya sebagai posisi lain sih tapi mirip-mirip lah. Entah kenapa ngeselin.

    SHONEN FIGHT, officially legit
    WP_20150531_014.
    Yak untuk komik seharga Rp50.000,- (jika online order harganya Rp40.000,-), secara cetakan, Shonen Fight worth untuk dibeli, berisi total 10 komik dan diantaranya ada komik yang dapet 5 halaman berwarna (Ghost Loan), dan yang dapet 4 halaman berwarna (Perennium). Kebetulan saya lihat ada yg PO juga dan nerima yang kualitas cetakannya ga begitu bagus, tapi saya terima versi cetakan bagus kok.

    Lalu seperti yang udah dibilang juga, secara gaya majalah dari desain cover segala macem, mirip sama majalah komik Jepang. Ternyata emang yang ngedesain yang orang Jepangnya. Ga masalah, tapi mungkin saya lebih prefer kalo beberapa tulisan bahasa Inggris di sampul diganti jadi Bahasa Indonesia aja. Apalagi beneran ada tulisan Shonen Fight dengan penulisan Jepang (少年 ファイト). Maksudnya di sini adalah tulisan:

    "We are totally legit. TURN UP! Super Line-Up"
    "You will be the witness of the most exciting Manga Magazine in Indonesia"

    Sampai editor line dr setiap judulnya, "Lead off 27-p" "Its killin' it! 27p" "Don't miss it" etc etc.

    Kalo sekilas tanpa ngeliat nama komikusnya, ini mah komik impor biasa.

    Ehem, sepertinya intro-nya sudah terlalu panjang /salahsiapa/ jadi langsung aja ke review komik satu per satu. Diusahakan sih review ini ga nge-spoil banyak, dan saya berusaha ngeliat potensi yang apa adanya di chapter satu dan apa aja yang bisa dikembangkan. Biar dikira ga kritik doang, pura-pura berguna dikit lah, lol. Berdasarkan urutan yang ada di majalahnya aja yak.

    1. GHOST LOAN - Mimi N.
    WP_20150531_015.
    Koro-sensei yang bertemu Kayano dalam kehidupan yang berbeda di alam sana (?)
    Tentang Alina yg punya impian tapi ternyata mati duluan sebelum impiannya tercapai, dan harus menyanggupi kontrak "ghost loan" kalo mau hidup kedua kalinya. Shonen bangeett tapi masih belum ada elemen uniknya. Secara pace/ komposisi cerita dalam satu chapter oke tapi tidak ada sesuatu yang membuat pembaca ingin terus mengikuti ceritanya. Karena pengakhiran chapter-nya bukan cliffhanger, mau ga mau ada sesuatu di tengah chapter yang "wah" terjadi. Sedangkan pertarungan pertamanya masih plain, kalau monster pertamanya emang mau lemah-lemah aja ya berarti harus ada sesuatu yang unik dari kekuatannya Reza/ badge ghost loan-nya.

    Kebetulan tahu komikusnya suka Ansatsu Kyoushitsu, terus ga bisa unseen kalo ada kemiripan style/gaya entah cuman perasaan atau beneran wakakakaka. Pewarnaannya jadi mirip Matsui Yuusei, dan kayaknya garis rambutnya juga...makhluk misterius yang nawarin ghost loan ke protag mirip koro-sensei, Alina itu Kayano berkacamata, dan protag cowok yang feminim /dor/ Ah ini bukan komplain, tapi lucu aja www.

    WP_20150531_016.
    Lelah menjadi guru, koro-sensei pun jadi tukang kredit nyawa orang //dor

    Dan mengingat Mimi N, karyanya sebelumnya adalah komik indie World Inverse. WI pun start nya cukup lambat dan saya sendiri baru merasa seru dan bagus di jilid kedua. Tetapi WI punya poin uniknya yaitu world-building (dan gencarnya baru di jilid dua juga). Sedangkan, secara potensi pengembangannya mau ke arah mana, GL masih kurang terlihat. Entah GL mau lebih ke world-building, character development, atau apa? Plotnya bakal ngalahin suatu musuh, Alina ngejer impiannya, atau apa? Sebenernya dari chapter pertama ini, yang bisa saya harapkan lebih cuman konsep kontrak ghost loan yang masih menjadi misteri.

    2. JAKANOVA - Mage
    Mungkin karena saya suka Lima Menit Sebelum Tayang yang tentang pertelivisian, jadinya bias /eh/

    WP_20150602_006.
    Pengenalannya aja uda febeles banget. Satria gitu.
    Temanya jurnalistik, karakternya seorang jurnalis (narsis) yang saat ini bersama timnya ingin meliput sengketa tanah yang lagi runyam di Jakarta. Kayaknya (ngarepnya sih) bakalan dipenuhi dengan strategi jurnalistik untuk dapetin data, ditambah isu hukum dan politik, tidak menutup kemungkinan isu berat lain seperti ekonomi, sosial, dll. Dan tenang, tema cerita yang cukup berat masih diimbangi komedi dengan karakter utama yang ganteng lucu. Riset dan bagaimana cara komikusnya menggarap riset yang ga cuman dijadiin sekadar data tapi diubah jadi cerita yang seru juga poin plus banget. Latarnya pun sangat jelas di Jakarta dengan adanya busway, jakmania, dan monas dan menyatu begitu saja dengan cerita, jadi ga asal disebut ini "di Jakarta" doang gitu. Ini adalah komik terfavorit saya se-shonen fight ini. Sayangnya secara komposisi cerita itu tanggung banget. Masih belum jelas penceritaan pencarian datanya bakal lebih ke adu strategi, lebih ke drama, atau yang lain? (bisa dibilang genre utamanya belum jelas). Tapi untungnya akhir chapternya masih terselamatkan karena keunikan target narasumbernya diperlihatkan.

    WP_20150531_018.
    Saya juga kok bu.

    Mengingat nama Mage, selain karya yang ini saya pernah beli komik Shangrila-nya. Secara artwork waktu itu udah oke dan sekarang jadi lebih bagus lagi, dan kayaknya dari dulu emang Mage kayaknya jago banget ngeriset dan ngubah itu jadi cerita seru. Seriusan.

    3. JEENIE - Dani Kuswan
    Ceritanya kemungkinan magic-romance-comedy dengan cinta segitiga antara protag, cewek gebetan protag, dan Jin cewek yang kebetulan diselamatkan protag. Ini komik yang paling slow-paced dan masih kurang sekali informasi yang diberikan di chapter pertama untuk menarik pembaca mau mengikuti ceritanya lebih lanjut. Penggambaran sesuatu terjadi terlalu memakan banyak panel, jadilah slow-paced. Sebenernya ga masalah asal kejadiannya memang menarik. Tapi di komik ini banyak scene yang udah saya sering lihat di animanga (tuh, padahal saya wibu kan, cuman tau animanga doang). Cerita? karakter? sihir Jeenie? Belum ada yang spesial. Secara gambar, mungkin lebih baik daripada memberi tone yang cukup detail, sebelum itu tingkatkan kualitas gambar latar atau detail lain. Soalnya tone sedetail apa pun kalo gambarnya juga masih kurang ya ga terlalu guna. dan penggambaran ekspresinya masih ada yang kaku atau ga pas.

    WP_20150602_007.
    Halaman ini paling mewakilkan apa saja yang sudah saya komen di atas.

    Sebenernya kalau mau ke arah mana, bisa dieksplor lagi kenapa cuman protag yang bisa nyelametin Jeenie, kenapa Jeenie bisa terkurung ratusan tahun, tapi tolong, sesuatu yang menarik. Kalo untuk komedi, mungkin referensi dari Jinny oh Jinny bisa dipake //dor

    4. INHERITAGE: INCARNATION OF CHAOS - Mukhlis Nur
    Spin-off dari ios game INheritage: The boundary of existence. Banyak yang bilang karena belum ngikutin inheritage jadinya masih agak bingung, sebenernya, yang udah ngikutin inheritage jg bingung kok wakakakka. Maksudnya, emang misteri yang ditampilkan di chapter 1 tidak begitu berhubungan dengan game, sebuah misteri baru. Yang main game nya mungkin hanya tau setting dasarnya seperti keberadaan yaksha, arca, dll. Bisa dibilang cukup bersahabat dengan pembaca baru.

    WP_20150602_008.
    Hai, Nala.

    Memang sih, kalau dilihat dari kacamata pembaca baru, masih belum ada sesuatu yang spesial. Tapi jika dilihat dari kacamata yang sudah main game-nya, misteri 3 karakter utamanya ini cukup menarik, manusia biasa tapi bisa melihat yaksha (makhluk-makhluk yang ada di chapter 1), seharusnya hanya arca. Sayangnya karakternya masih belum begitu outstanding kecuali bekas luka gedenya. Komposisi cerita juga termasuk lambat, ga banyak yang terjadi, ini juga arahnya bakal ke mana masih kurang jelas. Bakal action, sekadar thriller/horror, atau? Poin plus nya sudah ada beberapa planting atau hint yang memastikan bakal ada perkembangan cerita.

    WP_20150602_025.
    Cukup ngeri di sini. Nice.

    Buat artwork.. entah kenapa belum tahu kata yang tepat tapi mungkin garis karakter sama latar itu nyaru, jadi kelihatannya rame banget panelnya (tahu kok Mukhlis Nur ini illustrator yang udah imba, tapi sayangnya ini komik hitam putih) dan kayaknya banyak panel yang terlalu fokus ke karakter, padahal space-nya bisa dipakai buat ngejelasin latar lebih jelas.
    Semoga Khaula muncul-- tapi kemungkinan kecil sih, toh latarnya di Bandung.

    5. LOST IN HALMAHERA - Maulana Faris
    so short and simple yet so good. Komik gag 4 panel yang menceritakan dua sahabat yang pindah ke Halmahera, Sulawesi, dan kehidupan-kehidupan lucu di sana. Cukup menggelitik, punchline-nya walau masih ada yang ga sreg tapi karena pembawaannya ga kaku, minimal bisa bikin senyum dan ketawa-ketawa kecil sendiri deh di setiap 4 panelnya. Jadinya lucu, in both funny and adorable way.
    WP_20150602_009.
    Ini bukan punchline, tapi suka senyum-senyum sendiri liat panel ini =))
    Sayangnya karena komik 4 panel memang pasti halamannya lebih sedikit dari komik biasa (ya bayangin aja setiap halaman harus ada dua punchline). Lalu masih kurang penceritaan Halmahera-nya, kalau bisa mengeksplor Halmahera lebih jauh, pasti bakal lebih asik.

    Btw, lawakan yang kuntilanak itu debest banget sih wakakakakakak.

    6. PERENNIUM - Kharisma Jati
    Wew sampul dua halaman penuh dengan suasana beratnya dapet banget dari pewarnaannya.

    WP_20150602_010.
    btw, katanya K. Jati cuman pake snowman di sini lho

    Kisah alien yang mendarat di bumi 300 tahun yang lalu, jadilah manusia dan alien hidup bersama, walaupun manusia terhitung lebih rendah. Awalnya bersetting Indonesia masa kolonial dulu (bedanya, kolonial alien bukan Belanda) dan kita punya Chindil sebagai protag misterius kita. Plot twist-nya cukup waw, tapi, plot twist nya malah bikin bingung, kaget juga sih, tapi lebih banyak bingungnya wakakaka. Mungkin taruh spoiler aja kali ya

    Yang agak miss di sini, mungkin sebelum scene Chindil ditusuk, adalah scene si Mama memproyeksikan suasana palsu, dan kata-kata terakhir nya adalah "bagaimana kau bisa tahu kalau kedamaian ini bukan proyeksi semata?" di sini saya kira, kemungkinan plottwist yang terjadi adalah semua/sebagian dari yang sudah diperlihatkan itu cuman proyeksi semata. Pertanyaannya adalah yang mana? Nah, tapi selanjutnya malah plot twist nya memperlihatkan kalau Chindil (dan Martin mungkin), berpindah melintasi waktu. Jadilah kebingungan terjadi. Sedangkan, bahasan-bahasan tentang melintasi waktu itu ada di tengah-tengah, bahkan ga terlalu jadi fokus.

    Intinya banyak informasi yang ga terlalu penting untuk dimasukkin di chapter 1 (saya yakin informasinya semua penting dan kepake sampe akhir cerita, keliatan kok) TAPI apa yang krusial ada di chapter 1 buat hint-hint plot twist malah ngga ada. Plot twist nya bagus sih, tapi untuk memungkinkan semua pembaca kaget (bukan bingung), alur penceritaan informasi juga penting.

    WP_20150602_012.
    da aku mah apa atuh

    Tapi, ini jelas yang paling menjanjikan. Sangat berpotensi jadi masterpiece. Yummy plot twists :9

    7. OH BLOOD! - Cessa
    Yak, seri ecchi di dalam majalah shonen. Ada aja yak wakakaka, tapi unsur ecchi nya itu overall tipe yang misleading/ ga terang-terangan banget sih. Lupa namanya, tapi sebenernya bukan scene lewd, tapi digambarkan secara lewd. Ya ngerti lah ya. Big b00bs tetep ada, tapi bukan tipe yang nge-zoom b00bs, panty-shot dll. Tapi tetep sih, scene ecchi-nya masih bisa banyak ditemui di animanga pada umumnya, tipikal fanservice biasa dan belum ada sesuatu yang original. Ditunggu fanservice originalnya (?).

    WP_20150602_015.
    *setel lagu Astuti
    Bercerita tentang vampir cewek Aidestanti Maskito (Tanti) yang tertarik menggunakan darah protag Kuncoro (Coro) buat risetnya. Cinta antara nyamuk DBD dan kecoak /dor. Penggambaran kekuatan Kuncoro cukup oke, diperlihatkan bukan dengan tulisan tapi diceritakan seiring ceritanya berjalan. Tapi tetep masih belum terlihat poin uniknya. Btw yg scene ngemut jari agak over sih, somehow kayaknya ga bakal sebanjir itu, malah lebay dan agak awkward jadinya (ga tau deh kalo pembaca cowok gimana). Oh ya, Onta is debest friend. Untuk karakter pendukung, dia punya sisi memorable-nya sendiri. Sip. Buat komedinya lumayan lah.

    WP_20150602_016.
    yang merasa terpanggil, mana suaranya?

    Eh? Mana preview ecchi nya? Beli dan lihat sendiri lah.

    8. WINTERNESIA - Dewanto & Izfah
    Bagaimana jika Indonesia mengalami musim dingin? Jakarta tertimbun salju? Winternesia menceritakan bagaimana warga Jakarta yang harus bertahan hidup di keadaan salju udah ampe setengah monas.

    WP_20150602_018.

    World-building nya bagus, dan ini potensial banget jadi tragedi tapi mentok-mentok mungkin cuman drama. Ngarepnya cukup banyak ilmu-ilmu mendaki gunung atau bertahan hidup di musim salju ala masyarakat Indo (?) gitu, tapi ga begitu terlihat di chapter pertama. Setting keadaan yang lagi krisis tersampaikan dengan baik, tapi soal dramanya masih kurang greget. Secara komposisi lumayan, tapi asik juga kalo lebih dijelaskan soal sebab-akibat antara event-- er wait susah jelasinnya tanpa spoiler

    Sebenernya ada beberapa keterkaitan event yang seharusnya menarik,
    -Pemanas mbak sakrie yang mati. ->Loh kok mati? Emang sumber energi pemanasnya kenapa?
    -Ternyata emang sumber energinya ga selalu hidup ->Jadi harus ada yang jaga ->Loh yang jaga mana?
    -Ternyata yang jaga lagi nyariin anaknya yang ilang. Seharusnya yang jagain anaknya siapa? Ke mana anaknya? Tunggu chapter dua.

    Intinya di cerita tengah krisis begini, apa pun kecerobohan atau tindakanmu, sangat berpengaruh ke mana-mana. Itu kan asiknya cerita2 anak gunung/ survival? Rantai antar kejadiannya sebenernya udah ada, cuman ga terlalu difokusin dan penceritaannya datar-datar aja rasanya. Saya juga baru ngeh ada rantai yang menarik pas baca ulang. Semoga ke depannya eksekusinya lebih bagus lagi.

    WP_20150602_017.
    where. is. the. friggin'. car.

    btw entah kenapa langsung ngebayangin si om Haposan nya suaranya macem om Keiji Fujiwara /dor/. Terlalu wibu? suaranya Duta Pi deh :v /dor /yaudasihgabakaladayangngerti

    9. RABBIT VAULT - BebekTerbang
    Bercerita tentang Abby, protag cewek kita yang jadi "kelinci" pencuri di era victorian yang mencuri dari orang-orang kaya buat ngebagiin ke rakyat-rakyat kecil.

    Klise, tapi persoalan justice/evil itu selalu bisa dieksplor tergantung bagaimana eksekusinya. Sayangnya, persoalan itu juga masih ga ada poin plusnya di chapter pertama. Kecuali, jika yang ingin ditonjolkan adalah bagaimana Abby mencuri: trik Abby menyelinap, mencuri, bagaimana dia tertangkap, etc. Tapi sayangnya itu juga belum ada. Lebih asik lagi kalo bener-bener ada mekanisme alat-alatnya, tongkat Abby yang bisa tiba2 panjang (?) itu juga masih ga jelas. Dan kalo misalkan si cowoknya beneran ahli bahan peledak atau semacamnya, asik juga kalo ada suatu combo antara kemampuan Abby dan si cowok untuk ke depannya. Sudah nge-ship Abby dan si cowoknya. Nambah deh satu OTP lokal.

    WP_20150602_022.
    eheheheheh //apa

    Tapi yang di atas itu hanya asumsi, karena saya sendiri juga masih belum jelas fokus ceritanya bakal apa. Trik, tema justice/evil, bahkan romance? (Ngarepnya sih, 3-3 nya /dor)

    Secara artwork, ini paling favorit dari segi konsistensi, hubungan gambar karakter dan latar, penggambaran ekspresi, arsiran, dll. Kayak artwork nya doujin2 lucu gitu /setelah dilihat emang komikusnya doujinka/. Sebenernya sih, sayangnya, scene action-nya malah ga rapi. Scene action/ yang banyak gerakannya ga harus berantakan kok.

    WP_20150602_020.
    Dramatic =/= randomly rough lines

    10. Kalasandhi - Azisa Noor
    Satu lagi komik yang risetnya greget dan diubah menjadi cerita yang seru. Menceritakan vampir yang muncul secara misterius di Batavia dan mematikan manusia dengan keadaan misterius pada masa itu. Karakternya adalah Ratri, cewek yang lagi sekolah kedokteran di tengah era kolonial tahun 1910-an.

    Misterinya orisinil, dan sama seperti Jakanova, riset bagus, ngubah ke cerita bagus, background karakter utama menarik. Secara ide cerita, ini paling bagus! Tapi perlu dipertanyakan, sebenernya ini dimaksudkan jadi horor apa bukan ya? Horornya emang ga kerasa horor, mentok-mentok ya misteri aja. Yang saya tangkep sih emang bukan horror, soalnya kalo horor bakal jadi flaw gede karena tensinya ga dapet.

    WP_20150602_024.
    Kebalikan Inheritage yang terlalu fokus karakter, halaman ini terlalu fokus latar.
    Plot twist nya, mirip masalahnya kayak Perennium mungkin, informasi dalam chapternya masih ga mendukung adanya plot twist di akhir itu. Tante Lien nya ga keeksplor sama sekali di tengah-tengah ceritanya.

    WP_20150602_023.
    can. not. unseen.

    Jadi...???
    • Komikus SF masih ga terbiasa dengan sistem majalah komik, di mana setiap chapter diharapkan sempurna, tanpa terlalu bergantung dengan chapter selanjutnya, tetapi harus terus berhubungan satu sama lain. Susah? Ya iyalah.
      WP_20150602_013.
      Dan akibatnya cukup fatal, sebagian besar masih ga jelas arahnya bakal ke mana, atau poin uniknya apa. Yang lumayan mungkin Kalasandhi, Perennium ama Winternesia aja.

    • Tentang komunikasi visual. Saya juga bukan jurusan dkv gitu sih, tapi saya juga mempelajari, paling ngga logika dasarnya komunikasi visual di kuliah. Yang sebenernya ga mau bahas lebih lanjut karena kebetulan temen saya udah review cukup jelas di sini (bagian artwork). Promo (setidaknya sebagai bentuk special thanks soalnya review ini juga sebagian hasil diskusi sama dia. Hati-hati review-nya nyebelin wakakakakakak.)

    • Lalu harus beri applause sama Jakanova dan Kalasandhi, di mana cerita mereka bakal susah Anda temukan yang mirip di mana pun. Original! /minimal buat saya yang wibu ini. Karena sumber acuan cerita mereka bukanlah karya fiksi lain tapi langsung dari riset sendiri tentang realita sehari-hari (Jakanova), dan sejarah Indonesia (Khalasandi). Tak lupa ditambah lagi pengemasan menjadi cerita dalam komik sangat baik. Sumber itu bisa dari mana-mana kok.

    • Segi artwork, Ghost Loan, Lost in Halmahera, dan Rabbit Vault unggul. Tinggal perapihan dikit lagi aja. Perennium nyaris sih.

    • Secara subjektif, saya stay karena Jakanova, Lost in Halmahera, Perennium, dan Rabbit Vault karena penasaran kelanjutannya atau pokoknya emang bikin nagih deh. Plus Winternesia kalo perkembangan eksekusinya seperti yang saya harapkan di atas. Khalasandi itu bagus, tapi ga begitu bikin penasaran entah kenapa. Lebih asik dibaca maraton secara satu volume penuh dibanding per chapter kayak gini.

    • Next, ada dua komikus baru yang gabung di edisi dua nanti, Hiro Nurhadi dan MasaBodo. Hiro Nurhadi sendiri kabarnya muridnya Sweta Kartika. HYPE. Dan preview komik dari si MasaBodo ngingetin sama Hachiman, wakakakak.

      Makasih yang sudah baca, udah lama ga nulis review serius kayak gini, jadilah panjang dan entah ada yang baca apa ngga. Yawdalahya. Kalau tertarik, jangan lupa dibeli.
     

    Attached Files:

    Last edited: 5 June 2015
    Renzhou, Kuro Nami, mimong and 7 others like this.
  2. Arashi354

    Arashi354 Menghitung waktu.... Staff Member

    640
    276
    138
    Oke pertanyaan...

    Seberapa/10 worth untuk dibeli? 'w'
     
  3. seis_fleur

    seis_fleur nomor absen 12 Staff Member

    2.117
    705
    258
    IMO sih,
    4 judul uda fix banget ngikutin (Jakanova, Lost in Halmahera, Perennium, Rabbit Vault).
    3 menunggu perkembangannya dulu (Winternesia, Inheritage, Khalasandi *spt yg uda disebut di atas, khalasandi sejauh ini kayaknya lebih asik dibeli pas uda satu volume penuh aja)

    jadi 7/10 lah kira-kira.

    Tapi sebenernya bisa disimpulkan sendiri sih, baca dulu aja review-nya.
     
  4. Dejiko

    Dejiko 6 years old Staff Member

    2.326
    547
    253
    saya pinjem punya kak dinda aja boleh nggak?
     
  5. Shirayukin

    Shirayukin adiknya kyousuke natsume Staff Member

    1.209
    467
    271
    bisa beli dari luar gak? ada link buat beli? :(

    paling tertarik sama lost in halmahera, karna aku memang mudah kepincut komik simple comedy =)) apalagi kalau komedi indo
    tertarik perennium sesuai kata seis ww dan 2 yg diambil dr riset langsung
     
  6. seis_fleur

    seis_fleur nomor absen 12 Staff Member

    2.117
    705
    258
    pesan dari editornya sendiri
    [​IMG]
    Jadi, ngga? Ngga.

    hmm. kurang tahu. Ntar kutanya temenku deh.

    Lost in Halmahera bagus tp sayangnya cuman 4 halaman =)))))

    ya,umumnya pada suka perennium walau bnyk yg bingung jg, dan jakanova/khalasandi emang unik sendiri.
     
  7. Dejiko

    Dejiko 6 years old Staff Member

    2.326
    547
    253
    j-jahat... :'(

    kenapa semua masalah di muka bumi ini harus diselesaikan dengan uang? :'(
     
  8. fleurishana

    fleurishana Staff Member

    1.530
    466
    253
    yeaaah~
     
  9. hikikomorikun

    hikikomorikun at Your service, Staff Member

    379
    242
    143
    huiii art ny ga kalah sama shounen jump,,,
     
  10. mimong

    mimong Member

    473
    140
    123
    Lihat cover berasa lagi ngelihat Shaman King

    OH waw!
    review yang bagus~ Aku harap persewaan dekat rumah membeli ini //shot
    Dengan membaca review kamu, aku cuma kepincut Rabbit Vault entah kenapa ahahah. Mungkin. karena. cowoknya. lucu banget tolong shhshshshshsh //stahp

    But yap, aku gak akan tahu kalo tidak baca ini. Mungkin aku akan membelinya *u*
     
  11. seis_fleur

    seis_fleur nomor absen 12 Staff Member

    2.117
    705
    258
    emang sih kalo soal artwork rata2 sih ini uda 100% worth dibeli ahahahah

    komiknya doujinka emng selalu lucu /yha
    karakternya gampang di-ship BWAHAHAH
     
  12. Kuro Nami

    Kuro Nami Unforgivable~

    1.257
    121
    133
    Liat review Ghost Loan, langsung keinget sama Zombie Loan. Tema rada mirip2 sih, soal kematian juga. :eek:

    Dan langsung tertarik Jakanova setelah baca reviewmu Din. :'v
    Tema yang diusung juga nggak banyak yang ngangkat.

    Trus si Kharisma Jati itu...
    Yang komiknya pernah rame di fb itu kan? Karena ada konten 18 plus plus. '-')
     
  13. Sheratan

    Sheratan Parental Advisory Staff Member Uploader Donatur Event Winner VN Development Team Masa Latihan

    3.728
    738
    248
    Wut wut ada komik Indo komersil konten plus plus?
     
  14. seis_fleur

    seis_fleur nomor absen 12 Staff Member

    2.117
    705
    258
    Kuro Nami
    yoi yoi jakanova emg unik gt ahahahah

    soal kharisma jati, sebelumnya, yg ane tau doang sih. dia yg ngurus gambar Anak Kos Dodol Dikomikkin, dan kalo komik fb nya cuma tau God You Must be Joking 'w'

    oh dan ada novel brgambar jg judulnya "17+". *bukan rating, cuma judul

    ane cuma tau it sih ww
     
  15. Odahviing

    Odahviing Member

    523
    22
    73
    soal kharisma jati dia dulu bikin komik 18+ bukan buat umum

    lebih ke arah "pembelajaran" atas lingkungan yg "tidak sehat"

    artworknya emang unique dan bagus

    nah bisa kesebarnya komik dia di FB gara2 anak laknatullah wibusianisme yg nyebar2 buat cari sensasi alay

    ah iya soal Shonen Fight sebenarnya secara content udah bagus,cuman entah kenapa bagi gw winternesia gk mengena "terlalu banyak yg miss dan dialognya yg belum tentu bakal nyaman dan paham di setiap orang"

    lainnya sih mungkin udah ok lah

    yg gw sayangkan beberapa orang bandingin ini sama Re:On aja

    bagi gw Re:On dan Shonen Fight gk bisa dibandingkan satu sama lain karena punya kelebihan masing2 dan mengusung hal yg berbeda meski lapangannya sama
     
  16. seis_fleur

    seis_fleur nomor absen 12 Staff Member

    2.117
    705
    258
    hoo ad yg gt kah ternyata 'w' /soal kharisma jati

    o ya lupa ngomongin soal Sunda nya winternesia yak bwahahah
    ane juga ga ngeh pas awal-awal, padahal komedinya sebenernya lumayan. Tapi buat orang Sunda jadinya mungkin dua kali lipat lbh ngakak--- ya-- hit or miss sih.
    Kalo anak STM ane masih ngerti wakakak.
     
  17. Odahviing

    Odahviing Member

    523
    22
    73
    "terlalu banyak yg miss"

    well gw bilang terlalu banyak yg miss karena awalnya kan mereka jalan2 terus nemu kaset sby dan akhirnya di gep sama preman atau disebut snow raider tapi flownya itu cepet banget loh,tahu2 sok akrab si pamannya eh tapi gw males spoiler nih lol,intinya terlalu cepat flownya sampe beberapa dialog yg sebenarnya "lebih diperlukan" malah gk ada

    " dan dialognya yg belum tentu bakal nyaman dan paham di setiap orang"

    gw ngerti jokes sundanya

    sayangnya itu bahasa kasar :/ dan gk semua yg baca langsung bisa ngerti sunda,apalagi sundanya kasar gitu...
     

Share This Page